
"Sayang abang nggak bisa ngantarin Fisya untuk fisioterapi hari ini, jadi Mama yang ngantarin Fisya ya"ucap Zayn saat Nafisya memasang dasi Zayn
"Hemm.... ngak papa kok bang, Fisya juga ngerti kok"
"Yaudah ayo kita sarapan"ucap Nafisya saat selesai memasang dasi Zayn
Keduanya menuju ruang makan, disana telah tersedia sarapan pagi yang sudah disiapkan Nafisya.Mereka sarapan pagi dengan hening hanya detingan sendok dan garpu yang terdengar.
setelah selesai Nafisya mengantar Zayn menuju pintu depan apartemen.
"Hati-hati ya bang"ucap Nafisya mencium tangan Zayn
"Iya sayang kamu juga hati-hati ya,
Hari ini adalah jadwal Nafisya untuk fisioterapi, Zayn tidak bisa mengantar Nafisya karna jadwal mengajarnya padat dari pagi terpaksa Nafisya pergi diantar oleh Mama Anita.
"Mana ruangan dokternya nak?" ucap Mama Anita memegang tangan Nafisya yang berjalan menggunakan tongkat di lengannya.
"Itu mah"tunjuk Nafisya pada ruangan dokter Rudi
Mama Anita dan Nafisya menuju ruangan dokter Rudi
"Assalamualaikum"
"Wa'alaikumsalam.. masuk"ucap dokter Rudi
Mama Anita dan Nafisya duduk berhadapan dengan dokter Rudi
"Selamat pagi Bu dan Fisya"ucap dokter Rudi tersenyum ramah
"Pagi dokter,tumben ngak diantar Zayn?"ucap Dok Rudi
"bang Zayn ngajar pagi dok,lagian fisya sama mertua Fisya"
"Ohh.... jadi ibuk mamanya Zayn"ucap dokter rudi tersenyum pada mama Anita
"Iya dokter"ucap mama Anita
"Baiklah langsung kita mulai saja untuk fisioterapi hari ini ya Fisya"ucap Dokter
Seperti biasa Melakukan Fisioterapi diruangan Khusus, Mama Anita setia menemani Nafisya hingga selesai.
setelah selesai Nafisya dan Mama Anita keluar dari rumah sakit Khusus Untuk pengobatan tulang.
Didalam mobil
"Setelah ini Fisya mau kemana nak?"ucap Mama Anita yang duduk disamping Nafisya
"Hemmm..... pulang aja deh ma"ucap Nafisya
"Gimana kalau kita jalan-jalan dulu, belanja ke mall atau makan kek? "ucap Mama
"Yaudah deh Ma,Fisya ngikut mama aja deh"
"Oke baiklah sayang"ucap Mama tersenyum senang sambil mengusap lengan Nafisya
"Pak kita ke mall ya"ucap Mama pada sopirnya.
Nafisya dan Mama Anita masuk ke mall terbesar yang ada didaerah itu untuk berbelanja dan shoping, apalagi Mama Anita adalah ibu-ibu sosialita yang mengoleksi barang-barang mewah.
"Fisya mau beli apa sayang?"ucap Mama Anita yang terus mengenggam tangan Nafisya yang berjalan dengan bantuan tongkat ditangannya.
"ah...tidak usah deh mah, mama aja yang berbelanja"tolak Nafisya halus
"Ngak bisa gitu dong sayang, ayo kita pilih gamis yang bagus untuk fisya"ucap Mama Anita
"Nanti bang Zayn marah gimana mah"ucap Nafisya
__ADS_1
"ngak dong sayang, ini ngak ada sangkut pautnya dengan Zayn, mama yang mau beliin Fisya, lagian juga sejak menikah dengan Zayn pasti Fisya belum pernah diajak berbelanja sama Zayn Kan"ucap Mama Anita, mau tidak mau Fisya mengikuti Mertuanya.
Mama Anita memilihkan barang-barang untuk Nafisya.
"gimana ini sayang baguskan?, Fisya suka?"ucap Mama Anita memilihkan untuk Nafisya
"Iya suka Mah"ucap Nafisya mengangguk.
"ini gimana sayang"
"Yang ini"
"Bagus kan"Mama Anita yang pilihkan semua barang untuk Nafisya, sedangkan Nafisya harus menurut tanpa menolak, bukannya ngak suka atas pilihan mama tapi menurutnya mama Anita berlebihan Fisya merasa tidak enak hati dengan mertuanya itu.
"Tas nya mau yang mana?"ucap Mama Anita
"Udah ya mah,ini udah semua udah lebih dari cukup"ucap Nafisya pada keranjang belanjaan yang isinya semua barang-barangnya yang dipilihkan mama, pelayan pun sudah kelelahan sepertinya.
"Ini aja deh, warna hitam netral"ucap Mama Anita mengambil Tas branded warna hitam
"Barang untuk mama Ngak ada, kenapa untuk Fisya semua"
"Barang mama udah banyak sayang dirumah, sesekali mama beliin untuk mantu mama"ucap Mama Anita menggenggam tangan Nafisya mengikuti pelayan yang membawa belanjaan mereka menuju kasir.
"Fisya duduk disana dulu ya nak, mama mau bayar belanjaan kita dulu"ucap Mama Anita
Nafisya duduk di kursi yang tak terlalu jauh darii Kasir, menunggu mama Anita membayar belanjaannya.
"Fisya!!!Fisya!!"teriak 2 orang gadis yang datang menghampirinya
"Astagfirullah al'azim, Astaga Khila?Mita?ngangetin aja, hampir copot nih jantungku "ucap Nafisya mengelus dadanya melihat dua orang sahabatnya itu.
"Hehehhe.... Maaf"ucap Keduanya cengir kemudian duduk disamping Nafisya.
"Kamu ngapain disini Sya?"ucap Mita sambil melihat disekelilingnya .
"Aku ngak sama bang Zayn, tapi sama mama Anita tuh disana"ucap Nafisya menunjuk mama Anita yang antrian di kasir.
"Ohhh.... habis belanja ya?"selidik Khila
"Iya seperti yang kamu lihat Khil, Mama Anita Royal banget"ucap Nafisya
"Syukur dong Sya, dapat mertua begitu, kalau aku jadi kamu pasti udah bahagia loncat-loncat, dapat mertua baik, royal, kaya lagi, nikmat mana lagi yang kamu dustakan Sya"Ucap Mita sok bijak.
"Hehehhehe..... Iya Alhamdulillah Mit, aku bersyukur sama Allah, kamu bijak juga ya Mit,"ucap Nafisya tersenyum bangga.
"elehhh... sok bijak kali Sya, belajar dari mana kamu?"cibir Khila
"ah.... kamu ngak asik deh Khil, selalu meremehkan aku, ngak tau aja kalau Mita ini orang yang bijak bicara dan berprilaku"Ucap Mita melambung tinggi
"alah..... ngak usah besar kepala kali"ucap Khila menjintak kepala Mita.
"Auwwww sakit tau"keluh Mita
"Eehh..... stop, udah jangan bertengkar deh kalian, malu dilihatin sama orang lain, kebiasaan banget, kalo ada aku pasti bertengkar mulu ,padahal kalo berdua aja, akurnya minta ampun"ucap Nafisya menengahi.
"Ada.... Khila?........"ucap Mama Anita menunjuk Mita karna tidak tau namanya.
"Mita Bu"ucap Mita mengerti dijawab senyuman oleh Mama Anita
"Mama"ucap Khila menyalami Mama Anita begitu juga Mita.
"kok Khila ada disini sayang?"ucap Mama Anita
"Khila tadi cuma main aja Mah ke mall sama Mita,"ucap Khila
"Iya bu"tambah Mita
__ADS_1
"Khila Mau belanja atau beli apa gitu?"
"Ngak deh mah"ucap Khila
"udah ditawarin malah nolak"ucap Mita yang mengundang gelak tawa.
"Yaudah kalo gitu, ayo kita makan dulu, pasti semuanya udah pada lapar"ucap Mama Anita
"Belanjaan mama tadi mana?"ucap Nafisya
"Udah dibawa ke mobil sayang"ucap Mama Anita.
mereka berjalan menuju resort yang ada dimall itu untuk makan siang.
Nafisya, Khila dan Mita sangat menikmati makanan mereka, mungkin udah lapar kali ya.
Setelah makan siang diresort mereka semua berjalan keluar mall.
"Makasih banyak ya bu udah bayarin makan siangnya"ucap Mita
"Heheheh... Iya nak"
"Ohh... iya Khila mau pulang sama mama atau gimana?"
"Ngak deh mah,mama pulang aja sama Fisya Khila masih ingin refleksing dulu"ucap Khila
"Anak-anak muda emang begitu, yasudah mama dan Fisya pulang duluan ya"ucap Mama Anita masuk ke dalam mobil. sedangkan Nafisya masih bicara dengan 2 sahabatnya
"Mit, Khil aku pulang duluan ya, kalian hati-hati jangan keluyuran,ingat itu girls"ucap Nafisya
"heheheh... baik Fisya cantik, kami mau senang-senang dulu,lagian masih single bebas,heheheheh"ucap Khila
"ah... jangan bilang begitu dong Khil, kasian Fisya, kan dia harus ngurusin abang kamu juga, itu makanya dia ngak bebas seperti kita"ucap Mita.Khilapun tertawa mendengarnya.
"Ihhhh.... kalian malah ngejek aku, biarin begini aku udah halal lho, ngak seperti kalian"ucap Nafisya mengulurkan sedikit lidahnya keluar pada 2 sahabatnya itu.
"Sudah ah... malas aku ladenin kalian berdua, bye... sampai jumpa lagi"ucap Nafisya masuk ke dalam mobil. kedua temannya melambaikan tangannya pada Nafisya seiring berjalannya mobil yang ditumpangi Nafisya dan Mama Anita.
"Fisya kita kerumah mama aja ya nak"ucap Mama Anita
"Bang Zayn gimana mah?, nanti dia pulang Fisya malah ngak ada di apartemen"
"Zayn pasti tau kok sayang"ucap Mama Anita tersenyum.
30 menit mobil mereka sampai di rumah Mama Anita yang besar, mewah,dan juga elegan.
"Pak tolong bawakan belanjaannya ke kamar Zayn"ucap Mama Anita
Nafisya keluar dibantu mama Anita, kemudian beriringan masuk ke rumah.
"Fisya sayang mau istirahat di kamar tamu atau kamar Zayn?"ucap Mama Anita
"di kamar tamu aja deh mah"ucap Nafisya
"aduuh.... belanjaannya udah ditaruh sama Pak ujang di kamar Zayn"ucap Mama
"Ngak papa mah, nanti sama bang Zayn aja Fisya dikamarnya, ngak enak Fisya masuk-masuk aja ke kamar bang Zayn"ucap Nafisya
"Zayn kan suaminya Fisya, tapi Yasudah terserah kamu aja sayang, mari mama Antar ke kamar tamu supaya Fisya istirahat"ucap Mama Anita
"Ngak usah mama Fisya bisa sendiri kok, mama istirahat aja di kamar mama"ucap Nafisya tersenyum.
"Yakin sayang?"mama Anita memastikan
"Yakin ma"ucap Nafisya lalu berjalan menuju kamar tamu, kamar yang sering ditempatinya bersama Zayn saat awal-awal nikah dulu jika dirumah Mama Anita.
...****************...
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak da guys