
Setelah bersungkema dengan para orangtua dan juga Kakak Ayana.
Kemudian keduanya juga diberi ucapan selamat dari keluarga besar, kerabat dan juga teman-teman.
Kini Ayana dan Kelvin sedang berada di kamar untuk mengganti pakaian mereka, di kamar Ayana yang berada di lantai atas.
Kedua keluarga besar dan kerabat lainnya sedang menikmati makanan yang telah di sediakan di meja dan kursi yang telah di sediakan juga.
Termasuk Nafisya dan Zayn mereka duduk salah satu meja, untuk menikmati makan berdua saya,sesekali bercanda tawa.
"Buka mulutnya, Abang suapi?"ucap Zayn menyodorkan sendok yang berisi makanan di depan Nafisya
"Ihhh....malu dilihatin orang"ucap Nafisya malu-malu tapi tepat menerima suapan Zayn.
"Maaf mengganggu, Sya aku gabung dengan kamu ya malas makan sendiri ngak ada teman"ucap Mita datang tiba-tiba membawa piring berisi makanannya.
"Boleh ya Pak Zayn"ucap Mita sedikit canggung dan diangguki oleh Zayn, walau dihatinya kesal tiba-tiba orang menggangu nya saat makan berdua dengan sang istri.
"Abang Dini mau makan bareng Abang?"ucap Diana menghampiri meja Zayn
"Yasudah kesini"ucap Zayn
Dini langsung berlari menghampiri Zayn dan duduk diatas pangkuannya, Nafisya yang melihat itu mengirim tersenyumnya, sedangkan Zayn sudah menghembuskan nafas kasar.
"Ayo gabung makan sama Kita sekalian Kak Diana"ucap Nafisya ramah
"Tidak usah kakak ipar"ucap Diana. kemudian berlalu pergi.
"Siapa Sya?"bisik Mita
"Adik sepupunya Abang Mit"ucap Mita manggut-manggut
"Dini duduk di kursi sini, kalo kamu begini Abang jadi kesulitan makan"ucap Zayn terpaksa tersenyum.
"Iya Abang"ucap Dini manyun turun dari pangkuan, Zayn dan duduk di sebelahnya.
"Kakak Ipar, Abang aku juga ingin gabung makan dengan kalian"ucap Diano datang dengan membawa makanan. Zayn benar-benar kesal sekarang, tadi Mita, setelah itu Dini sekarang Diano, tidak bisa makan dengan tenang dia.
"Ck.... dah penuh"ucap Diano kesal
"Ngak kok Kak, ambil aja kursinya satu lagi kita makan sama-sama aja"ucap Nafisya
Diano menarik satu kursi untuk di gabungkan satu meja dengan Zayn dan, Nafisya.
"Geser dikit Mit, supaya kursi Kak Diano bisa masuk"ucap Nafisya yang langsung di lakukan oleh Mita dengan senang hati.
Bagaimana tidak dari kemarin dia begitu penasaran dengan Diano, bahkan selalu memperhatikannya dari jauh, tapi sekarang entah takdir baik apa yang berpihak dengannya bisa berdekatan begini dengan Diano, si cowok tampan, humoris dan murah senyum.
Mereka semua menikmati makanan masing-masing, Mita selalu melirik Diano yang duduk di sampingnya membuat yang dilirik merasa risih.
Sedangkan
__ADS_1
Dikamar pengantin sepasang suami istri yang baru sah itu merasa canggung dan gugup.
"Hemmm,,, gantilah pakaianmu duluan"ucap Kelvin membuka suara
hhmmm.... Iy...iya Kak"ucap Ayana gugup kemudian melangkah mengambil baju gantinya dan menuju kamar mandi.
Kelvin sedikit bernafas lega dan berusaha menetralkan jantungnya yang berdetak begitu cepat saat bersama Ayana tadi.
Sekitar 15 menit Ayana keluar dari kamar mandi yang pakaian santainya masih menggunakan jilbab sorong
"Sekarang Kak Kelvin yang ganti baju Kak"ucap Ayana ,Kelvin yang duduk di ekor ranjang langsung menoleh ke sumber suara.
"Ah,,,, iya Ay"ucap Kelvin menuju koper yang terletak di dekat pintu masuk untuk mengambil pakaiannya, saat melewati Ayana Kelvin mengangguk yang tersenyum menghilangkan gugupnya,kemudian masuk ke kamar mandi.
Setelah Kelvin selesai, kini keduanya sama-sama duduk di ekor ranjang,saling diam dan membisu.
tok tok tok
"Ay ajak suamimu makan dulu, di tunggu keluarga di bawah"ucap Mama Anita
"Iya Kak"jawab Ayana dari dalam
"Kak ayo kita makan dulu, keluarga udah nunggu kita di bawah"ucap Ayana
"Ayo Ay"ucap Kelvin, dengan ragu Kelvin menggenggam tangan Ayana.Ayana terkejut dan tersenyum malu pada Kelvin.
Mereka menuruni tangga menuju meja makan, benar saja di sana ada para orangtua kedua pasangan dan Kakak-kakak Ayana beserta suami mereka.
"Mari nak bergabung"ucap Mama Kelvin
keduanya berjalan mendekat,kemudian duduk bersebelahan.
Mereka menikmati makan bersama sebagai keluarga besar yang baru.
"Nanti malam akan di adakan repsesi kalian berdua"ucap Mama Aurora
"Iya mah, sesuai yang Ay inginkan kita mengadakan di sini saja"ucap Ayana
"Terserah kamu Ay, yang penting kamu dan suamimu bahagia"ucap Mama
"Kakak heran dengan mu, kenapa tidak diadakan di hotel saja?"ucap Kak Ani
"Mau gimana Ani, itu maunya di sini juga ngak kalah meriah nanti malam"jawab Kak Ana
Mereka semua terkekeh pelan mendengarnya.
"Terimakasih buat keluarga Aurora, kami pamit pulang dulu, nanti malam kami akan ke sini lagi "ucap Mama Kelvin
"Ya bu,terimakasih kembali ,kita sudah menjadi keluarga sekarang,jadi jangan sangkan-sungkan"jawab Mama Anita
"Mama dan Papa kembali pulang dulu"ucap Orang tua Kelvin
__ADS_1
"Iya mah, Pah,"ucap Ayana dan kelvin menyalami tangan orangtua mereka bergantian.
Mama aurora dan Kakak Ayana berjabat tangan dengan besan mereka.
Setelah mama dan papa kelvin pulang. Ayana dan kelvin di suruh beristirahat di kamar mereka untuk persiapan diri saat acara repsesi nanti malam.
_
Di sisi lain
Zayn dan Nafisya juga berjalan ke kamar mereka yang juga ada di lantai atas untuk beristirahat sebentar, saat melewati kamar Tante Ayana.
Zayn berhenti
"Kenapa berhenti di depan pintu kamar tante Bang?"ucap Nafisya
"Sabar bro, tahan jangan lakukan sekarang, masih ada waktu nanti malam"goda Zayn dari luar kamar.
"Abang!!!"ucap Nafisya mencubit kecil pinggang Zayn.
"Sialan lho bro, jangankan melakukan begituan, gw aja udah gugup duluan"kesal Kelvin menyamperin Zayn dan membuka pintu kamarnya.
"Sekarang mungkin gugup, nanti malam malah gas keun"ucap Zayn mengulum senyum kemudian berlalu begitu saja tanpa melihat ekspresi kaget Kelvin.
"Heheheh... maaf Ya Kak Kelvin"ucap Nafisya tidak enak hati dengan Kelvin karna ulah suaminya itu.
_
Malam harinya
Semua keluarga telah bersiap-siap untuk menyambut acara repsesi pernikahan Ayana dan Kelvin yang ada di adakan di halaman luas kediaman rumah Mama Anita dengan tema outdoor.
Tak kalah meriah WO terbaik telah menyulap halaman luas itu dengan dipenuhi bunga-bunga, lengkap dengan ada panggung untuk musik, ada juga singgasana untuk pasangan pengantin, meja dan kursi untuk para tamu serta catering makanan dan minuman.
Tamu undangan mulai berdatangan.
Pasangan pengantin sudah siap turun dari lantai atas,Ayana mengandeng tangan suaminya, dengan langkah pelan Kelvin membantu sang istri untuk menuruni tangga.
Ayana dan Kelvin berjalan keluar rumah diikuti oleh keluarga besar mereka.
"Pasangan pengantin kita telah berjalan menuju singgasana mereka, beri tepuk tangan yang meriah"ucap Mc
Tepuk tangan dari para tamu undangan dan alunan musik melodi membawa pengantin untuk naik ke singgasana mereka.
Ayana dan Kelvin saling melempar senyum pada tamu undangan.
Zayn dan Nafisya berjalan di belakang pengantin, diikuti oleh Diano dan Diana, dan keluarga lainnya termasuk Jeni adiknya Kelvin.
...****************...
Jangan lupa dukung ya readers
__ADS_1