
Setelah Sholat Subuh, Nafisya keluar dari kamar penginapan ingin melihat Sunrise yang sangat Indah dan ingin menikmati udara sejuk di Pantai yang belum pernah Nafisya rasakan. Nafisya keluar sendirian karna teman-temannya masih ngorok.Nafisya berjalan di pesisir pantai, di sana juga udah banyak siswa yang sedang melihat Sunrise, kemudian Nafisya ikut duduk di atas pasir yang kering seperti yang lainnya. Jauh memandang melihat luasnya lautan ciptaan tuhan yang maha Esa dan memandang Sunrise yang begitu Indah kemudian mengambil HP nya untuk mengabadikan dengan memotret , sesaat kemudian tiba-tiba
"Hey.....boleh duduk di sini ngak cantik"ucap 2 orang laki-laki menghampiri Nafisya
"Hhhmmm, maaf.... "ucap Nafisya terpotong
"Udah.... cuma duduk doang masa'ngak boleh "ucap salah satu dari mereka dan langsung duduk di samping Nafisya,yang posisi saat ini Nafisya berada di tengah-tengah.
"Maaf Kak, saya pindah duduk aja ya Kak, ngak baik kalau kyk gini"ucap Nafisya hendak berdiri
"ettttsss mau kemana cantik di sini saja temani kita " menarik tangan Nafisya untuk duduk kembali, Nafisya berusaha menepis dan ingin lari-lari
"Tenang aja kenapa sih kita ini masih satu sekolah beda kelas, ngak akan berbuat macam-macam sama kamu, kalau kamu nurut, jadi santai aja"sambil tersenyum licik
mau tidak mau Nafisya terpaksa duduk diantara dua orang laki-laki tersebut sambil berdo'a kepada Allah untuk di lindungi
"Oh iya kita belum kenalan, kenalkan gw Daniel dan ini teman gw kami dari IPS 5"ucap Daniel menyodorkan tangannya pada Nafisya tapi tak dibalas Nafisya hanya menangkup kedua tangannya.
"saya Nafisya kak"tersenyum paksa dan takut
"Kenapa lho ngak menjabat tangan Teman gw"ucap teman Daniel
"Maaf Kak ngak mahram, saya izin kembali ke penginapan lagi Kak permisi"ucap Nafisya berlari
"hah..... cewek aneh saya semakin tertarik untuk mendapatkannya"ucap Daniel tersenyum licik
"bukankah itu yang jadi MC kemarin kan Bro,kalau ngak salah IPS 1"
"Iyaaaa..... "ucap Daniel berlalu pergi
Nafisya sampai di penginapan ngos-ngosan dan menutup pintu rapat-rapat.
"Kemana aja Sya, subuh-subuh udah ngak ada di kamar"ucap Khila baru keluar dari kamar mandi habis mandi
"Habis dari Pantai tadi Khil, hehehehe maaf pergi tanpa pamitan soalnya kamu masih terlelap ngak enak untuk di bangunin"ucap Nafisya, dia ngak menceritakan yang sebenarnya pada Khila takut nanti khila khawatir
"Yaudah ngak papa, besok jangan pergi sendirian lagi ya Sya bahaya, ayo sana mandi dan bersiap kita hari ini akan ke puncak Kosakora"
"Siap bos.... " Nafisya berlalu mengambil baju dan handuk kemudian masuk ke dalam kamar mandi
****************
Semua Kls telah bersiap berangkat menuju Rute Hari ini yaitu Puncak Kosakora.
Alvan mengabsen semua anggota kls satu persatu, nama yang terpanggil langsung masuk ke dalam bus dan duduk di kursi masing-masing, tidak ada yang membawa barang-barang, hanya membawa tas kecil dan kresek makanan.
Setelah semua lengkap, bu Maya dan Buk Ratna masuk kemudian di susul oleh Alvan, dan Sopir Bus
"Baca do'a sebelum berangkat anak-anak"intruksi Buk Maya
"Baik buk"ucap mereka membaca do'a,Bus pun melaju menuju Puncak Kosakora.
cuma memakan waktu 45 menit perjalanan untuk menempuh jalan menuju puncak kosakora
"Bus ngak bisa naik menuju puncak Buk,jalannya sangat kecil hanya untuk kendaraan motor yang bisa buk, sampai disini saya antar dan nanti akan di jemput di sini juga buk"jelas Pak sopir pada Buk maya.
"Iya baik pak"ucap buk Maya
"Anak-anak kita sampai di sini di antar sama pak sopir, kita akan berjalan kaki menuju puncak,sekarang boleh turun semuanya"
"Alvan tolong bantu teman-teman untuk turun dengan tertib"sambung buk Maya pada Alvan
__ADS_1
Alvan berdiri didekat pintu Bus untuk menertibkan, Buk Maya dan Buk Ratna turun duluan, kemudian siswa yang berada di bangku depan sampai bangku belakang. Begitu juga dengan kls lainnya harus berjalan menuju puncak kosakora
setelah semuanya turun, mereka mulai berisik
"kok sampai sini sih, trus kita harus jalan ke puncak, capek tauk,gw ngak biasa jalan kaki panas dan melelahkan"ucap Irma si mulut tajam
"masih jauh puncaknya ngak sih"
"kalau gini lebih baik aku di pantai aja tadi"
"Lagi mager nih"
"Kenapa harus jalan sih"ucap mita
"Trus pake apalagi coba, kamu ingin di gendong sama Andi,tuh bilang sana"tunjuk khila pada Andi
"kamu ya khil ,Andi mulu yang dibahas sana aku"ucap Mita
"kamu sih pake nanya, kamu pikir aja sendiri mana bisa bus naik kalau jalannya kecil gitu"ucap Khila
"udah - udah jangan berdebat lagi, kita ikuti saja"ucap Nafisya
"Anak-anak kita akan berjalan menuju puncak kosakora, ibuk harap kalian jangan berpencar, haruslah bersama-sama, untuk menghindari sesuatu yang tidak kita inginkan."ucap Buk Maya
"ngak harus teman sekelas kan buk, boleh teman beda kelas?? "
"Boleh saja, tapi takutnya nanti kls kita akan berpencar dan membuat Alvan kesulitan untuk mengumpulkan kalian semua, tapi jika nanti bisa berkumpul dengan lainnya maka di perbolehkan"jawab buk Ratna
"Baiklah kita mulai berjalan menuju puncak kosakora" Buk Ratna dan Buk Maya berjalan duluan di depan dan diikuti oleh anggota IPS 1,namun ada juga yang berjalan dengan teman kelas lainnya.
Nafisya,Khila,dan Mita berjalan bertiga pegangan tangan dan sambil bercerita bercanda gurau. dibelakangnya Alvan, Andi dan Arga.seperti mengawasi ketiga cewek tersebut.
Dipertengahan perjalanan menuju puncak tampak semua siswa udah lelah dan ngak kuat lagi untuk melanjutkan perjalanan.
"Ngak jauh lagi kok palingan 1000 kaki lagi baru kita sampai"
"apaah.......jauh itu buk, kami udah lelah buk, berhenti sebentar dulu buk"
"Iya buk capek buk"
"istirahat sebentar buk"
"Baiklah kita istirahat sebentar, tapi jangan ada yang duduk menjauh dari teman-temannya"ucap Buk Ratna
semua anggota kls IPS 1 berehat sebentar, sedangkan siswa yang lain ada yang udah sampai, ada yang masih di bawah, ada yang udah menuju ke puncak.
Nafisya, Khila dan Mita duduk berdekatan.Nafisya sedang buka tutup minum tapi kesulitan.Alvan dan teman-teman yang duduknya tidak jauh dari mereka berinisiatif menolong
"Mau di bantuin ngak"ucap Alvan
Khila, Mita dan Nafisya langsung melihat ke arah Alvan
dengan ragu Nafisya menyodorkan botol minumnya dan di bukakan oleh Alvan, Khila hanya melihat perlakuan Alvan pada Nafisya
"Makasih kak"ucap Nafisya canggung
"cieeee..... cieeee fisya malu-malu,dibantuin Kak Alvan"cerocos
"Iihhh.... apaan sih mit, ngak juga kali"ucap Nafisya meminum minumannya
"kamu mau juga aku bantuin beb, sini"ucap Andi
__ADS_1
"ihh ogah!! siapa juga yang ingin bantuan kamu"ucap mita mendelikkan matanya ke arah Andi
semua orang yang mendengar ucap mita dan Andi tertawa,termasuk Khila yang terlihat tertawa paksa.
setelah beristirahat sebentar IPS 1 kembali berjalan menuju ke puncak. Diperjalanan Khila agak banyak diam,namun masih berbicara. hingga sampai di atas puncak.
"Alhamdulillah akhirnya sampai"ucap Nafisya
"Yeyeyey...... udah sampai, uuuhh indahnya dari atas sini"ucap Mita merentangkan kedua tangannya dengan senang.
semua siswa udah mulai berpencar mencari teman-temannya sendiri dari kelas lain, mereka udah lupa apa yang diucapkan buk Maya dan buk Ratna sebelumnya.
Nafisya, Khila dan Mita mereka masih bertiga dan tidak berpisah-pisah, beda halnya dengan Alvan yang udah ditarik-tarik kesana kemari oleh para cewek yang menggilainya untuk di ajak berfoto bersama.
"Khila ,Fisya kita ke sana yuk kayaknya lebih indah dan ngak terlalu banyak orang di sana"ajak Mita dan diikuti oleh 2 sahabatnya itu
"Wahh benar di sini lebih leluasa untuk kita selfi"ucap Khila menepis rasa cemburunya pada Nafisya, karna mau bagaimana pun Nafisya adalah sabahatnya orang yang selalu ada selama 3 tahun ini untuknya, tidak mungkin baginya membenci Nafisya hanya karna rasa cinta pada seseorang yang belum tentu mencintai
"Ayo khil, kita harus mengabadikan momen kita si sini"ucap Mita
mereka mulai mendekat untuk selfi dengan gaya yang berbeda-beda.
"sekarang coba kamu fotoin aku sendiri khil, ini HP ku"ucap Mita mulai bergaya
1...2 ...cekrek..... cekrek
"ni udah, kamu yang fotoin aku lagi"ucap khila memberikan HPnya pada Mita
mereka berdua asik berfoto dan mengabaikan Nafisya yang berdiri agak jauh dari keduanya, hanya melihat kedua temannya bahagia, tapi tiba-tiba tangan Nafisya di tarik seseorang
"Eeehhh.... lepasin siapa kamu"ucap Nafisya menepis tangan seseorang itu
Nafisya ingin berteriak namun mulutnya langsung di bekap dari belakang menggunakan tangan.
"tenang cantik, jangan berteriak seperti itu, ini aku yang tadi pagi, apa kamu masih ingat"bisik daniel tepat di telinga fisya yang tertutupi jilbab syar'i.
"hummm...."Nafisya memberontak, Daniel melepas tangannya di bibir Nafisya kemudian Nafisya mendongkak kebelakang melihat Daniel yang tersenyum ke arahnya
"kamu!!! mau apa kamu, jangan ganggu saya, saya mohon"ucap Nafisya memelas
"Tenang saja cantik, saya tidak akan apa-apain kamu jika kamu jangan memberontak dan berusaha melawan saya"
"saya mohon Kak, jangan cari masalah Kak, saya akan menghargai jika kakak menghargai saya, jangan pernah sentuh saya Kak, tolong mengerti lah kak"ucap Nafisya
"Ayo ikuti saya maka semua akan baik-baik "
"maaf Kak saya tidak bisa, saya harus bersama teman-teman saya kak"
"apakah saya harus menggunakan cara yang kasar agar kamu nurut"ucap Daniel mulai kesal
"Nafisya....... "
"Fisya .......kamu dimana "
"jangan buat kita panik Fisya, jangan main petak umpet segala fisya"
"Nafisya keluarlah, kita cemas dan khawatir fisya"teriak Mita dan Khila mencari Nafisya
"itu teman saya Kak, saya harus menemuinya Kak"
"Kali ini kamu saya lepas, temui lah mereka,jangan pernah coba-coba kamu bilang pada siapapun, jika itu sampai terjadi bersiaplah saya akan melakukan hal yang tidak kamu inginkan "ucap Daniel memperingati Nafisya, kemudian Nafisya berlari meninggalkan Daniel dan menemui teman-temannya.
__ADS_1
...****************...
Beri like dan komentarnya dong readers, karna itu sangat berharga buat menambah semangat author