Jodoh Yang Tak Di Sangka

Jodoh Yang Tak Di Sangka
Bab 15


__ADS_3

_Ada dua hal yang begitu setia menjadi pendamping hidup yaitu tawa dan air mata_


...----------------...


Saat tiba dirumahnya,Nafisya langsung masuk kamar ,dan mengganti bajunya,kemudian merebahkan dirinya diatas kasur untuk menghilang penat.Adzan Zuhur pun berkumandang.Nafisya bangkit dari tidurnya menuju kamar mandi untuk berwudhu.setelah itu masuk ke kamar lagi untuk melaksanakan sholat Zuhur.


selesai Sholat Zuhur Nafisya keluar kamar untuk mencari sang mama yang tidak terlihat sejak Nafisya pulang sekolah tadi,


"Mama kemana ya,kok dari tadi ngak ada"monolog Nafisya,kemudian terus mencari mama,hingga ke kamar mamanya,ternyata mama sedang tidur,mungkin udah lelah bersih-bersih rumah,Kemudian menutup pintu kamar mamanya kembali


"Cuaca hari ini sangat panas,sepertinya minum milky grentee dan vanila original pasti segar"ucap Nafisya membayangkan


kedua minuman itu sampai ke kerongkongannya


kemudian dia masuk ke kamarnya mengambil uang dan kunci motor,juga merapikan sedikit penampilannya dengan menggunakan gamis dan hijab syar'i.


Disaat dalam perjalanan menuju cafe untuk membeli minuman yang diinginkannya tiba-tiba..


"Astagfirullahul'azim,kenapa bisa kempes sih"ucap Nafisya turun dari motornya dan memeriksa ban motornya


"Ya Allah gimana ini,mau minta tolong kesiapa ya?"ucap Nafisya melihat kesekelilingnya banyaknya kendaraan yang berlalu lalang,dan tidak ada yang menawarkan sedikit bantuan,terpaksa Nafisya mendorong motornya sampai menemukan bengkel.


Dari kejauhan terlihat ada mobil mewah yang sepertinya akan menawarkan bantuan kepada Nafisya,terlihat ketika mobil itu mendekati Nafisya yang sedang mendorong motornya.seseorang yang didalam mobil tersebut menurunkan kaca mobilnya.


"kenapa dengan motornya mbak"ucap seorang pria tersebut


"Ban motor saya kempes mas"ucap Nafisya yang fokus mendorong motornya secara perlahan dan diikuti juga dengan mobil mewah itu


"Butuh bantuan kah mbak,sepertinya mbak udah capek mendorong motornya"ucap pria tersebut yang belum melihat wajah Nafisya karena terhalang oleh jilbab Syar'inya


"Alhamdulillah Ya Allah ,masih ada orang baik yang mau bantuin saya....,Saya butuh bantuan mas,bisakah bantu saya"ucap Nafisya langsung melihat ke arah pria yang menawarkannya bantuan.Mereka sama-sama terkejut ternyata.


"Maa Sya Allah kak Alvan toh ,orang baik hati yang mau bantuin fisya"ucap Nafisya kagum dan tak menyangka.kemudian Alvan turun dari mobilnya menghampiri Nafisya


"Hehehe,kamu ada-ada aja dear,jika kita melihat orang yang butuh bantuan,kita sebagai manusia wajib membantunya bukan"ucap Alvan terkekeh pelan dan bijak


"Hehehe,kak Alvan benar"ucap Nafisya ikut terkekeh pelan


"Hhmm,gimana cara membawa motor kamu ya dear,setau aku masih jauh lagi bengkelnya dear "ucap Alvan berpikir


"Aku juga ngak tau kak,kalau masih jauh bengkelnya,capek dong aku dorongnya"ucap nafisya


"oh gini dear,biar aku yang cari tukang bengkelnya,trus aku bawa kesini untuk menambal ban motor kamu"ucap Alvan dengan idenya


"Boleh juga tu kak,tapi aku ngak merepotkan kak alvan kan!"ucap Nafisya tak enak hati dengan alvan


"Ngapain kamu merepotkan aku,kan aku sendiri yang mau bantuin kamu,Yaudah dear,kamu tunggu disini dulu,biar aku cari tukang bengkelnya"ucap Alvan segera naik mobil untuk mencari tukang bengkel.


Nafisya menunggu di pinggir jalan yang teduh,karna cuaca yang cukup panas.Sambil menunggu Alvan sampai ,dia membuka hpnya dan mencari aplikasi Al-qu'an lalu membacanya.


sekitar 30 menit,Alvan pun sampai dengan membawa tukang bengkel yang akan menambal ban motor Nafisya.


"Assalamu'alaikum dear,ini orang yang mau menambal ban motor kamu"ucap Alvan menghampiri Nafisya dengan membawa tukang bengkel


"Wa'alaikumussalam kak,Oh iya silahkan pak,itu motor saya"ucap Nafisya menunjuk motor


"Baik neng"ucap tukang bengkel tersebut menuju motor Nafisya.


Kini tinggallah Nafisya dan Alvan


"Ohh...iya, dear kamu tunggu disini atau pergi bersamaku,soalnya ini akan memakan waktu lama"ucap Alvan


"Hhhmm,emannya kak Alvan mau kemana? mau pulang ya ?dan berapa lama biasanya kalau menambal ban motor bocor kak?"ucap Nafisya banyak tanya dan berat hatinya jika Alvan harus pulang.


"aku ngak pulang kok,aku cuma bawa kamu aja keliling,kalau kamu mau! biar ngak bosan disini nungguin dan biasanya sih kalau menambal ban bocor itu bisa1 jam bahkan bisa lebih"ucap Alvan meyakinkan Nafisya


"ohhww....,lama dong kak,hhhmm kalau gitu aku ikut kak Alvan aja deh"ucap Nafisya menunduk


"Oke dear,yaudah ayuk"ucap Alvan menuju mobil dan diikuti oleh Nafisya,lalu alvan membukakan pintu mobil untuk nafisya


"Eehhh... kak ngak usah biar aku aja kak"ucap Nafisya ngak enak hati


"ngak papa dear,ayo masuk"ucap Alvan tersenyum ke arah Nafisya dan Nafisyapun masuk dengan tersenyum malu atas perlakuan Alvan.kemudian alvan juga masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobil.

__ADS_1


Didalam mobil Alvan memutar lagu Istikharah Cinta,lagu yang sering didengar Alvan ketika teringat dengan Nafisya,


Sejak waktu itu dimana Nafisya menasehati Alvan tentang Sholat dan sampai sekarangpun Alvan tidak pernah meninggalkan Sholatnya dan selalu menyelipkan Nama Nafisya dalam Do'anya.


Didalam mobil mereka hanyut dalam mendengarkan bait-bait lagu yang mewakilkan perasaan mereka.


"Hhmmm Dear tadinya kamu mau kemana toh?"ucap Alvan memecah keheningan


"oh... Aku mau ke cafe kak,membeli minuman segar kak"ucap Nafisya


"oohhww,kalau begitu kita kesana aja sekalian,aku juga mau minum,"ucap alvan sesekali melirik ke arah Nafisya


"Ok kak,aku ngikut kak Alvan aja"ucap Nafisya fokus kedepan


Alvan melajukan mobilnya menuju cafe terdekat ,tak membutuhkan waktu lama merekapun sampai


Alvan turun dari mobil dan diikuti oleh Nafisya.


"Ayo dear kita masuk kedalam"ucap Alvan dan di angguki oleh Nafisya


Alvan menuju meja dan kursi yang dicafe yang agak tersembunyi,sehingga ngak banyak pengunjung yang melihatnya.


Nafisya terus mengikuti alvan dari belakang hingga alvan duduk dikursi.Nafisya juga ikut duduk dikursi didepan Alvan


"Kak kita minumnya disini,kenapa ngak dipesan aja kak,ngak enak lho kak minum berduan disini"ucap Nafisya


"Ngak papa ,aku juga sekalian makan dear,lagian kita ngak berdua banyak orang disini tuh..."ucap Alvan menunjuk pengunjung cafe tersebut.


"Hhmm,yaudah kak alvan makan aja disini,aku pesan minumannya ,lalu aku tunggu dimobil kak Alvan aja ya "ucap Nafisya beranjak dari duduknya


"Loh..kenapa begitu dear,kamu ngak mau temanin aku makan ya dear?"ucap Alvan sedih,


Nafisya tidak tega melihat alvan begitu,lagian kan cuma menemani Alvan makan aja,itu pun ngak bedua ,karna banyaknya pengunjung dicafe tersebut,ya walau alvan memilih tempat duduk yang agak tersembunyi karna pasti Nafisya ngak akan nyaman jika ada banyak mata yang melihatnya


"Yaudah kak,aku temanin kak Alvan makan"ucap Nafisya pasrah dan langsung disambut Senyuman hangat oleh Alvan


kemudian Alvan memanggil pelayan cafenya


"Kamu mau pesan apa dear?"ucap Alvan ketika pelayan cafenya menanyakan pesanan mereka


"Aku chocolate milkshake,ice blend coffe,spagheti aglio olio, "ucap Alvan dan dicatat oleh pelayan cafe


"kamu mau makan apa dear?"ucap Alvan pada Nafisya


"aku ngak makan ,kak Alvan aja yang makan"ucap Nafisya


"Oke mbak kentang gorengnya 2 sama cake red velvet 2,itu aja mbak.."ucap Alvan dan pelayan cafe meninggalkan mereka


"kak Alvan lapar banget ya? banyaknya makanan yang kak Alvan pesan"ucap Nafisya bingung


"Hehehe Ngak juga dear....,kita kan makannya berdua"ucap Alvan terkekeh pelan mendengar pertanyaan nafisya


"Ya Allah kak,kan aku udah bilang ngak tadi,aku jadi ngak enak deh sama kak Alvan"ucap Nafisya


"Ngak papa,kita nikmati aja ,ngak boleh nolak rezeki lho dear"ucap Alvan


"Iya...iya kak alvan"ucap Nafisya tak tau harus jawab apa lagi


"Ohh iya,kamu pesan minuman kok banyak juga dear,memangnya bisa habis 3 minuman sekaligus ya?"ucap Alvan menahan tawa


"ihhh... ngak lah kak itu aku minumnya satu disini, 2 nya aku bawa pulang,hhhmm..mungkin aku minum 1 lagi dirumah dan 1 nya untuk mama"ucap Nafisya cengengesan memperlihatkan giginya


"haahhaha,kamu polos juga ya dear"ucap alvan tertawa pelan


"iihhhh...kak Alvan jangan ketawa dong,emang ada yang lucu"ucap Nafisya cemberut


"iya..kamu lucu dear,hehehe,jangan cemberut gitu dong nanti cantiknya hilang lho"ucap Alvan kembali tertawa pelan


"kak Alvan jangan ngeledek aku dong kak,aku kan jadi malu"ucap Nafisya malu


"iya...iya maaf atuh dear,ternyata begini ya dear sisi lain dari kamu"ucap Alvan tak menyangka ternyata Nafisya orangnya asik,supel dan malu-malu tapi mau.


Dari kejauhan ada seseorang yang memperhatikan mereka.

__ADS_1


Pesanan merekapun datang


"Ayo makan dear"ucap Alvan memulai memakan makanan ya


Nafisya belum juga menyentuh makanan yang dipesan Alvan tadi,dia cuma minum milky greentea miliknya


"Kok belum disentuh makananya dear,mau kak Alvan suapin"ucap Alvan terkekeh


"Iihhh...ngak...ngak...kak Alvan ada-ada aja deh "tolak nafisya dengan mata melotot


"Jangan gitu dong matanya,kak Alvan takut ngelihatnya"ucap Alvan sambil tertawa


"Biarin kak Alvan ngaco kalau ngomongnya"ucap Nafisya cemberut


Merekapun menyantap makanan yang telah dipesan tadi,dan sesekali Alvan memperhatikan Nafisya Makan sambil tersenyum bahagia.


Setelah makan


"Gimana dear udah kenyang"tanya Alvan


"Alhamdulillah kak,makanannya aja banyak pasti kenyang lah kak,bisa-bisa gendut aku kalau kayak gini kak"ucap Nafisya polos


"heheheh,ngak bakalan gendut juga kamu dear,kan cuma hari ini doang ngak setiap hari"ucap Alvan cekikikan mendengar ucapan Nafisya


"Hehehehe,iya juga ya kak"ucap Nafisya terkekeh


Mereka pun berdiri dan menuju kasir untuk membayar makananya.Nafisya membawa 2 minumannya.


"Berapa semuanya mbak"ucap Alvan pada kasirnya


"Biar aku aja yang bayar kak"ucap Nafisya maju kedepan meja kasirnya dan Alvan hanya tersenyum melihatnya


"Total semuanya 300 ribu mbak"ucap mbak kasirnya pada Nafisya dan membuat Nafisya terkejut pasalnya dia cuma punya uang 100 ribu,Alvan yang melihat Nafisya mematung ditempat, Dia tersenyum dan langsung membayar menggunakan kartu card miliknya


"Yaudah dear kita pulang"ucap Alvan berjalan duluan dan diikuti oleh Nafisya yang hanya menunduk malu.


Didalam mobil


"kak maafin fisya,kak alvan yang harus bayar semuanya,nanti kalau ada uang,pasti fisya ganti uang kak Alvan"ucap Nafisya merasa bersalah dan malu


"Heii.. dear,ngak papa ,anggap aja aku yang traktir kamu dear,ngak usah dipikirin"ucap Alvan tersenyum


Didalam perjalanan mereka sama-sama diam ,tidak ada yang membuka bicara,mereka hanyut dalam pikiran masing-masing.Tak lama merekapun sampai dimana motor Nafisya ditambal.


"Gimana pak,udah selesai"ucap Alvan menghampiri tukang bengkelnya


"Udah mas,ternyata bannya masuk paku"ucap Bapak itu


"Ohhhww,begitu ya pak,jadi berapa yang harus saya bayar pak"ucap Nafisya


"hhhmm,50 ribu aja neng,termasuk uang jalan saya"ucap Bapak


"ini uangnya pak"Nafisya memberikan uangnya


"Ngak usah ,biar aku aja yang bayar ,Ini pak ,langsung antarin ke alamat rumah teman saya ya pak"ucap Alvan membayar 100 ribu


"Oohh,Baik mas,Terima kasih banyak ya mas,neng"ucap Bapak berbinar dan Senang langsung mengendarai motor Nafisya melaju ke alamat rumah Nafisya


"Kak kenapa kak alvan yang bayar,aku masih punya uang lho,dan kenapa motor aku diantarin sama bapak-bapak tadi"ucap Nafisya ngak enak sama Alvan


"Ngak papa dear,Biar kamu aku antarin pulang ,yaudah dear..ayuk"ucap Alvan berjalan menuju mobilnya dan dikuti oleh Nafisya


"Kak aku ngak enak sama kak Alvan,kakak Alvan terlalu baik banget,nanti akan aku balas semua kebaikan kak Alvan "ucap Nafisya menunduk


"Heheheh,kamu bisa aja dear,aku ikhlas lho nolongan kamu,"ucap Alvan senang


mereka pun sampai dirumah Nafisya,terlihat sudah terparkir motor fisya didepan Rumahnya.Nafisya turun dari mobil Alvan.


"Kak makasih banyak ya kak,hanya itu yang bisa fisya ucapin,kalau ngak ada kak Alvan,ngak tau gimana nasib Fisya,Maaf fisya ngak bisa bawa kak Alvan mampir,ngak baik dilihat tetangga "ucap Nafisya


"Iya dear sama-sama,aku juga sekalian mau pulang"ucap Alvan


"Hati-hati dijalan ya kak"ucap Nafisya dan diangguki oleh Alvan

__ADS_1


Alvan melajukan mobilnya dan Nafisya masuk kedalam Perkarangan rumahnya.


...****************...


__ADS_2