
Setelah pulang dari jalan-jalan perpisahan yang sangat melelahkan.membuat Nafisya untuk beristirahat sebentar yang akhirnya terlelap hingga sore hari.
"Kak.... Kak.... bangun sayang, udah sore"ucap Mama membangunkan Nafisya
"heheeeemmm,Iya mah"ucap Nafisya mengucek ngucek matanya
"setelah itu sholat dan Mandi ya Kak, yaudah mama keluar dulu"ucap Mama mengusap kepala Nafisya dan berjalan keluar
setelah mama keluar, Nafisya berusaha bangkit mengumpulkan semua kesadarannya dan melihat jam dinding yang ada di kamarnya
"Astagfirullah, udah sore, aku belum sholat Ashar"ucap Nafisya melompat dan berlari menuju kamar mandi.membersihkan diri dan berwudhu.kemudian mengganti bajunya dan melaksanakan Sholat Ashar.
setelah selesai Sholat, Nafisya keluar kamar mencari Mama,
"Mah.... mamaa.... "ucap Nafisya memanggil Mama
"Iya Kak, mama di dapur"jawab Mama
tanpa menunggu, Nafisya pergi ke arah dapur
"Lagi masak ya mah, biar Nafisya bantu"ucap Nafisya
"apa kakak tidak lelah?? "
"Ngak lah mah, fisya udah fresh gini"ucap Nafisya
"Yaudah, tolong kakak potong sayur nya" Nafisya langsung mengerjakan apa yang di suruh mama
"Ohh...iya mah, Syakira mana mah,trus ayah udah pulang mah?"ucap Nafisya sambil memotong sayur
"Syakira ke rumah temannya, dan Ayah mungkin bentar lagi pulang"
"Ohhwww....."
Sambil membantu mama memasak, Nafisya sangat antusias menceritakan masa masa indahnya ketika perpisahan di pantai, berbagai lomba menyenangkan, BBQ di pantai, semuanya Nafisya ceritakan kecuali Yang menyangkut tentang Daniel.
"Asik banget ceritanya"ucap Ayah tiba-tiba datang
"Heheheh..... ayah... "ucap Nafisya berlari memeluk ayahnya ,mama yang melihat kejadian itu hanya tersenyum bahagia
"Nafisya kangen ayah"Ayah membalas pelukan Nafisya sambil mengelus kepala putri sulung
"Ayah juga kangen nak, gimana liburannya Menyenangkan??"ucap Ayah
"Bukan liburan yah, lebih tepatnya perpisahan kls 12"ucap Nafisya melepas pelukannya
"Iya.... iya Kamu yang benar,ayah salah sebut, maklum lah udah tua,yaudah Ayah mau mandi dulu"
"Hehehehe... ayah.... ayah"
Nafisya kembali ke tempat mama yang masih memandang ke arah ayah yang masuk ke kamar.
"Udah mah, mandangnya susulin aja ayah, biar ini kakak yang menyelesaikan lagian cuma tinggal dikit lagi"
"Kamu Kak, ada-ada aja, kalau gitu mama ke kamar dulu ya"ucap mama berlalu pergi
Nafisya yang menyelesaikan acara masak dan menghidangkan makanan di atas meja. tak terasa waktu magrib udah masuk, Nafisya pun pergi ke kamar mandi berwudhu dan masuk kekamarnya untuk melaksanakan sholat magrib. setelah Itu Nafisya tadarusan sebentar, bunyi ketokan pintu membuat Nafisya berhenti tadarusan kemudian keluar untuk membukakan pintu.
"Kakak kamu kapan datang"ternyata Khila yang baru pulang
"jam segini baru pulang, ke mana aja dek,?"ucap Nafisya
"aku nanya dia ehh malah di tanya balik"gumam Syakira
"ke rumah teman Kak, yaudah aku mau bersih-bersih dulu"ucap Syakira malas berdebat dengan kakaknya dan langsung masuk kamar.
"Siapa Kak? "ucap mama keluar kamar bersama ayah
"Syakira mah, baru pulang dianya"ucap Nafisya menunjuk pintu kamar Syakira yang tertutup
"Biarin aja dia Kak, ayo makan malam"ucap Mama
__ADS_1
"Iya mah, nanti fisya susul"ucap Nafisya kembali masuk ke kamarnya melanjutkan Mengaji yang tinggal beberapa ayat lagi. setelah itu baru keluar kamar. dan menuju meja makan,
"Ayo duduk Kak"ucap Mama
"Iya mah, Ira belum keluar mah?"
"Belum nanti kalau udah selesai pasti bakalan keluar"ucap Mama sambil menuangkan air putih ke dalam gelas
Ayah,Mama dan Nafisya memulai makan malamnya tanpa suara.
"Loh kok udah makan aja, aku ngak di tungguin"ucap Khila datang tiba-tiba dan langsung duduk dengan wajah cemberut
"lama banget, mama sama Ayah udah lapar, masa'nungguin kamu sampai selesai"ucap Nafisya
"Nanti bicaranya Kak, lanjutin aja makannya"tegur ayah yang memang tidak boleh siapapun makan dengan bicara
Mereka melanjutkan makannya kembali hingga selesai, hanya syakira yang belum selesai.
"kalau udah selesai makannya, langsung bawa piring kotor ke wastafel dek"ucap Nafisya berdiri mengumpulkan piring kotor menuju wastafel, sedangkan Ayah dan Mama pergi ke ruang nonton
Nafisya menyusun piring ke rak piring, dan syakira datang membawa piring kotornya
"Cuci langsung dek"ucap Nafisya berlalu pergi
"Iya..... "
"Mah,ayah fisya ke kamar dulu ya"ucap Nafisya pada mama dan Ayah yang sedang menonton tv
"Iya kak"
"lelah juga"Nafisya merebahkan tubuhnya di atas kasurnya sambil membuka hpnya.ternyata ada pesan masuk dari nomor tidak di kenal. Nafisya membukanya
Hy manis
Apa kabar?? gw harap kamu baik-baik saja bila jauh dari gw.
Tidak usah terkejut kalau gw tau nomor kamu dari siapa yang jelas saat ini gw merindukanmu, apalagi 1 minggu ke depan kita ngak bertemu, tapi jangan cemas gw , nanti ketika gw kabarin untuk bertemu, Kamu ngak boleh menolak dan harus ikut.gw yakin kamu masih ingat gw kan, harus ingat ngak boleh lupa, hhmm gue ingatkan kamu jangan coba-coba menjauh dari gw, jangan khawatir apalagi takut, gw ngak akan menyakiti wanita gw, gw harap kamu paham, dan sekali lagi gw ingatkan jangan berani memberontak dan menolak gw, karna gw bisa saja berbuat nekat.yaudah itu dulu aja pesan gw, sebenarnya banyak sih yang mau gw omongin tapi ngak lewat ini. Bye manis. jangan lupa istirahat.good night
Nafisya membaca semua pesan yang daniel kirim dengan perasaan campur aduk yang ngak bisa di jabarkan
"Astagfirullah Ya Allah masalah apa ini Ya Allah, lindungilah hamba mu ini Ya Allah"ucap Nafisya memegang dada.
"Kak..... "ucap Syakira berteriak menyelonong masuk ke kamar Nafisya tanpa permisi
"Astagfirullah al'azim Syakira, kamu kagetin aja, bisa baca salam atau permisi kek,jangan nyelonong aja"ucap Nafisya kaget dan langsung menyembunyikan Hp nya di bawah bantal
"Lagian sih, malah ngelamun,ada apa hmm? baru juga pulang jalan-jalan senang-senang, kok sekarang kayak ada masalah gitu"ucap Syakira duduk di kasur Nafisya
"Ngak ada apa-apa kok, kamu ngapain di sini?? "
"emang ngak boleh ke kamar kakak sendiri, aku ke sini tuh mau dengarin cerita kakak, ketika di sana, gimana asik ngak? "
"boleh lah dek, kakak kangen tauk sama kamu walau suka nyeselin sih"ucap Nafisya merangkul adiknya
"nyeselin tapi kok ngangenin "ucap Syakira
" dasar......kamu, penasaran atau mau tau cerita kakak nih"ucap Nafisya
"Kedua-duanya, ayo cepat cerita"
"ettss tunggu dulu, mau dengarin apa mau tau aja"
"cerita aja kali kakak, ngak usah belit-belit gitu napa sih"ucap Syakira kesal
"ya jawab dulu atuh"
"aku mau dengarin, penasaran, ingin tau semuanya dah puas, ayo cerita"ucap Syakira
"heheheheh, iya... tunggu dulu sabar atuh"ucap Nafisya mengambil nafas
"Cihhh dasar payah"gumam Syakira
__ADS_1
Malam itu Nafisya dan Syakira menghabiskan waktu untuk menceritakan kenangan Nafisya di Pantai dan jalan-jalannya yang menyenangkan membuat Syakira ingin juga merasakan betapa senang dan bahagianya Nafisya dan teman-temannya itu.
*****************
Pagi ini setelah sholat subuh Nafisya kembali tidur, tadi malam yang tidur sangat larut karna bercerita dengan Syakira, mereka saling bercanda, tertawa, dan sesekali Syakira menjahili kakaknya.
Begitu juga Syakira yang bangun kesiangan padahal dia harus sekolah dan membuatnya tergesa-gesa untuk pergi ke sekolah.
Nafisya bangun pukul 10 pagi, kemudian pergi ke kamar mandi dan bersih-bersih, setelah itu keluar terlihat Mama dan Ayah yang sudah rapi.kemudian Ayah keluar untuk menghangatkan mesin mobil
"Mama sama Ayah mau kemana, udah rapi banget"ucap Nafisya duduk di ruang tamu
"Begini Kak, mama sama ayah mau ke rumah bibi mu di Bandung, kemungkinan 2 hari di sana, atau paling cepat besok pulang,"
"Loh kok mendadak banget mah, memang ada acara apasih mah di rumah bibi?"
"Iya sayang, kemarin malam bibi Nelfon mama, katanya mau aqiqah Adam, trus mama harus bantu acaranya sayang"
"Adam?? bukannya Adam udah umur 3 tahun kok baru di aqiqah? "ucap Nafisya heran
"Iya apa salahnya, itu terserah bibi mu mau kapan anaknya di aqiqah"
Ayah pun masuk ke dalam rumah
"Mah udah siap semuanya, ayo kita berangkat nanti macet di jalannya"ucap Ayah
"Udah yah, itu tas nya yang mau kita bawa"tunjuk mama pada tas yang mungkin berisi perlengkapan mama dan Ayah.
"Nak jaga rumah ya, jaga diri baik-baik, jaga adikmu dan jangan bukakan pintu untuk siapapun yang datang kecuali temannya kamu, ayah dan mama ngak akan lama di sana, kalau mau keluar pagi atau siang saja, ngk boleh malam-malam apalagi perempuan, hati-hati dirumah ya"ucap Ayah mengusap kepala Nafisya
"Iya baik Ayah, mama dan Ayah juga hati-hati ya, selamat sampai tujuan"
"Yaudah kami pergi dulu"ucap mama
Nafisya menyalami ayah dan mama secara bergantian dan mengantar kedua orangtuanya hingga masuk mobil
Nafisya pun melambaikan tangannya kepada kedua orang tuanya, hingga mobil ayah keluar dari pagar. kemudian Nafisya menutup kembali pagar rumahnya dan masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu rumahnya
"Apa yang mau aku lakukan sendirian di rumah, sangat membosankan kan"ucap Nafisya berbaring di kamarnya
"Yaudah aku mau menonton aja"ucap Nafisya keruang menonton dan mengambil beberapa cemilan di di dalam kulkas tapi hanya tinggal sedikit cemilan
"Aduhhh cemilannya tinggal dikit lagi, nanti aku beli lagi deh ke Swalayan"ucap Nafisya mengambil cemilan itu dan membawanya untuk menemani Nafisya menonton.tidak sampai setengah jam, Nafisya sudah merasa bosan apalagi cemilannya udah habis.
"Lebih baik baca Novel aja deh, bosan apa yang mau di lakukan,"gumam Nafisya mematikan tv dan kembali ke kamarnya mengambil buku Novel untuk di bacanya. Tak terasa Azan Zuhur berkumandang, sebagai umat muslim Nafisya melaksanakan kewajibannya, setelah itu bersiap-siap pergi ke Swalayan.
"cuacanya sangat panas"ucap
Nafisya sambil mengendarai motornya menuju Swalayan yang lumayan agak jauh dari rumahnya.Tiba di Swalayan Nafisya masuk dan memilih makanan yang mau dia beli, setelah membayar kemudian keluar dari Swalayan,
"Alhamdulillah dapet juga yang mau dibeli "Nafisya sambil melihat kantong kresek belanjaannya, setelah itu kembali menaiki motornya untuk pulang ke rumah, saat di tengah perjalanan, ada sebuah mobil yang yang melaju tidak sesuai aturan jalan sehingga akibatnya tak sengaja menabrak motor Nafisya hinga Nafisya jatuh dan terpental-pental
sipengendara mobil pun terkejut saat menabrak orang di depannya, Si pengendara langsung keluar mobil melihat dan menolong orang yang ditabraknya, semua orang berkumpul melihat kejadian itu
" Aduh kasian sekali gadis ini"bisik orang-orang
"Tolong saya untuk mengangkat tubuhnya ke "ucap Zayn tergesa-gesa mengangkat tubuh Nafisya tanpa melihat wajahnya karna penuh dengan darah dan di bantu oleh 2 orang lainnya dan di bawa ke dalam mobilnya Zayn
"Biar saya yang mengurus gadis ini, terimakasih bantuannya"ucap Zayn berlalu dan masuk ke dalam mobilnya untuk membawa Nafisya Ke rumah sakit dengan perasaan takut, cemas dan menyesal.
Tiba di rumah sakit Zayn langsung minta tolong para Perawat untuk mengeluarkan Nafisya dan membawanya Ke IGD,Zayn pun terus mengikuti langkah para perawat tersebut hingga tiba ruangan
"Maaf pak, anda bisa tunggu diluar"ucap salah satu perawat tersebut, dokterpun masuk ke dalam ruangan Nafisya.Dan Zayn duduk di Kursi tunggu dengan gelisah.
"Apa yang aku lakukan, kenapa bisa begini, masalah baru datang lagi"ucap Zayn mengusap kasar wajahnya frustasi.untuk menenangkan dirinya dia pun menelepon Mamanya untuk menyuruh ke rumah sakit, sang mama pun terkejut tapi tak langsung bertanya, karna mama tau anaknya lagi ada masalah terlihat dari cara bicaranya, Mama pun langsung menuju rumah sakit diantar sopir.
Tak lama sesudah Itu mama berjalan cepat mencari-cari anaknya, jujur saja mama Anita sangat cemas saat ini, dari kejauhan Mama pun melihat Zayn yang duduk dengan wajah yang tertunduk dan langsung menghampirinya
"Ada apa nak, apa yang terjadi, apa kamu sakit, kenapa di rumah sakit? "ucap Mama memborong pertanyaan untuk Zayn
Zayn pun mendongkak kan kepalanya melihat mama dan langsung memeluk mama,mama pun mendudukkan tubuhnya di sebelah anaknya sambil mengusap punggung Zayn.Zayn masih setia memeluk sang mama, karna mama lah yang bisa menenangkan Zayn saat ini.
__ADS_1
...****************...