
...Kamu adalah jodoh yang Tuhan pilih untuk ku...
...Kita memang ditakdirkan untuk selalu bersama...
...Dimulai dari persahabatan, berujung di pernikahan...
...Banyak drama-drama kehidupan yang telah kita lalui...
...Pernah diriku putus asa bila cinta ini bertepuk sebelah tangan...
...Jarak pernah memisahkan kita...
...Kesalahpahaman pernah membuat kita pecah...
...Bahkan maud pernah meneror ku untuk meninggalkanmu...
...Tapi Tuhanlah yang tetap mempersatukan kita...
...Dalam ikatan suci sebuah pernikahan...
...Sekarang aku bahagia...
...Dirimu telah ku miliki untuk selamanya...
...Karena kamulah...
...Jodohku selamanya...
Resepsi pernikahan Albern dan Wileen digelar sangat mewah. Kerabat, teman dekat, rekan kerja berdatangan. Beberapa rangkaian bunga dari para fans mempercantik halaman gedung tempat resepsi di selenggarakan.
Kabar resepsi pernikahan Albern dan Wileen yang berkesan mendadak, membuat gempar seluruh jagat maya. Membuat semua orang terkejut tak terkecuali para fansnya yang sangat antusias ingin datang juga ke resepsi pernikahan mereka.
Wileen tampil sangat anggun di balik layar kata siaran televisi. Albern tak kalah tampan dari banyaknya pria yang hadir di acara resepsi pernikahan.
__ADS_1
Kali ini yang menjadi mc adalah Bian sahabat Albern. Sebelumnya adalah Dion pada ijab qobul mereka kemarin. Sengaja Albern memilih Bian, karena Dion terlalu ceplas ceplos tidak tahu tempat.
Nyatanya Albern salah. Bian sama saja seperti Dion, tidak jauh beda ceplas ceplosnya. Seperti yang sedang dia ucapkan saat ini. Membuat Albern berasa ingin menenggelamkan diri ke dalam lautan saat itu juga.
"Para hadirin yang terhormat, bapak-bapak dan ibu-ibu yang saya hormati. Saya selaku mc di acara resepsi mas Albern dan mbak Wileen siang hari ini ingin membacakan perjalanan kisah cinta antara Albern dan Wileen yang sangat mengharukan."
Mata Albern membola, ketika melihat buku hariannya berada di tangan Bian. Ingin mengambilnya namun tamu-tamunya menghalangi dia untuk melangkah.
Bian mulai menceritakan ringkasan singkat dari buku diary Albern. Membuat si empunya menahan malu dan menggenggam erat jemari tangan istrinya.
"Bagaimana dia bisa mendapatkan buku harianku, yang?" bisik Albern kepada istrinya. Wileen menggeleng karena dia juga tidak tahu.
Tetapi melihat para tamu undangan bertepuk tangan serta banyak juga di antara mereka yang terharu. Membuat Wileen menepuk punggung suaminya.
"Mbak Wileen, mungkin ada beberapa kata yang ingin disampaikan kepada suami tercinta," ucap Bian.
Wileen tersenyum hendak melangkah mengambil microphone. Menarik tangan suaminya agar mengikutinya. Albern yang masih malu pun mencoba menetralkan dirinya.
Aku sangat mencintaimu, suamiku. Terimakasih atas perjuanganmu selama ini. Kamu adalah lelaki terbaik di dalam hatiku setelah papaku.
Begitu banyak hal yang kita lalu saat dulu kita menjadi sahabat.
Kini, aku benar-benar masih tidak menyangka bahwa sahabatku sendiri adalah jodohku.
puja dan puji syukur tidak pernah habis ku ucapkan kepada Tuhan.
Karena Tuhan telah memberimu kekuatan untuk bangkit dari semua masalahmu. Aku sangat bahagia memiliki suami sepertimu. Yang selalu sabar, selalu memperjuangkan cintanya untukku.
Kamu adalah jodohku dari dulu dan selamanya.
Suara tepukan tangan yang sangat meriah menambah kebahagiaan dua pasutri muda yang saling berpelukan.
Albern mengecup bibir istrinya, tidak peduli ribuan mata sedang menyaksikan siaran langsung di televisi masing-masing. Banyak juga yang hadir di lokasi, mengabadikan moment sweet mereka dalam bentuk photo.
__ADS_1
****
5 tahun kemudian
Suara jeritan dua anak laki-laki dan perempuan membuat seisi rumah menjadi ramai. Albern dan Wileen dikaruniai 2 anak kembar sekaligus yang sangat nakal.
Albern meminta kepada anak-anaknya agar masuk ke dalam kamar mereka. Karena hari sudah semakin larut, besok pagi mereka harus bangun pagi dan berangkat bersama-sama ke sekolah.
Setelah memastikan anak mereka sudah tidur. Albern memeluk istrinya yang sedang memberesi seluruh mainan anak-anaknya yang berserakan di lantai.
Dari arah belakang Albern tiba-tiba memeluk Wileen dan memberi kecupan di leher Wileen. Membuat Wileen merasa geli sekaligus bahagia karena kemesraan mereka berdua tidak pudar oleh waktu.
"Sayang. Bagaimana kalau kita program bayi lagi? Dua anak kita sangat nakal, ayo kita bikin satu lagi yang gak nakal, yang!!"
Albern berbisik tepat di telinga Wileen. Dia sengaja melakukannya karena bagian itu adalah bagian sensitif istrinya. Wileen membalikan badanya, menatap suaminya.
"Kamu ya, enak saja bilang bikin-bikin. Yang mau mengandung lagi siapa? Dua anak cukup seperti program keluarga berencana, dua anak cukup. Jadi gak ada nambah anak lagi, Aleen dan Aleena sudah cukup," protes Wileen.
Albern langsung membungkam mulut cerewet istrinya dengan ciumanya. Mau punya anak lagi atau pun tidak, itu hanya alasan Albern saja yang ingin bercocok tanam dengan istrinya.
Ciuman Albern semakin dalam hingga Wileen pun tidak mampu memprotesnya lagi. Ciuman Nya terlepas berpindah ke leher Wileen. Semakin turun dan semakin turun. Hingga membuat keduanya tanpa sadar telah berada di ranjang kamar mereka berdua.
Suara hujan yang cukup deran, seolah berlomba-lomba dengan suara ******* keduanya. Dinginya malam berubah menjadi kehangatan karena tubuh mereka berdua saling menyatu. Seperti hati keduanya yang semakin menyatu dari hari ke hari.
Kisah ini memberitahu, bahwa jodoh sempurna adalah sahabat kita sendiri. Yang telah mengenal kita, membuat kita menjadi diri kita sendiri dan menerima kelebihan dan kekurangan kita.
Baik Wileen maupun Albern tidak pernah menyangka. Akhirnya mereka bisa berjodoh selamanya, menjadi suami istri yang paling bahagia. Dan dengan adanya Aleen dan Aleena, memperlengkap kehidupan rumah tangga mereka.
Terimakasih telah membaca kisah Albern dan Wileen. Baca juga kisah-kisah lainya di novelku yang lain. Mampir juga di novel terbaruku yang tak kalah seru.
Silahkan mampir di karya terbaruku teman-teman. Terimakasih sudah menjadi pembaca "Jodohku selamanya" 🙏🏽
__ADS_1