Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
part 10


__ADS_3

mereka jadi bahan giba, ada banyak mata menatap mereka. Lili membisikan sesuatu ke telinga Yuna. dan di jawab anggukan oleh Yuna. Yuna hendak melangkah pergi, tapi sebuah tangan mencekalnya!mau kabur kemana kamu?, sungut wanita itu kesal dengan tingkah Yuna!, yang hendak meninggalkannya, padahal dia sudah beberapa kali datang ke salon untuk menemuinya,baru bertemu dia mau pergi begitu, pikir wanita itu. lalu yuna berbalik, melihat telapak tangan wanita itu mencengkeram tangannya dengan sangat kuat!.


karena sudah tidak ada yang harus di bicarakan mangkanya saya pergi, lagian saya tidak suka mengurusi hal yang tidak penting seperti ini, "Time is money", kalau anda ingin melaporkan saya silahkan. saya akan ikuti permainan anda, Yuna balik menggertak. sambil tersenyum licik, wanita itu hanya menganga mendengar ucapan yuna. karena wanita itu tidak di beri kesempatan untuknya bicara, Yuna selalu memotong perkataan wanita itu. dengan berani dan arogan, Yuna melepaskan cekalan wanita itu dengan tangan kirinya dengan pelan. owh, yah saya lupa?. silakan menghubungi pengecara anda, siapa tau anda butuh, kalau anda belum mempunyai pengecara, saya bisa bantu carikan, dan mungkin kau harus mengatakan Goodbye untuk tas branded dan Berliana anda. itupun kalau tas dan Berlian anda original bukan KW mungkin cukup tapi kalau KW lain lagi ceritanya, satu lagi tangan anda sangat kasar untuk seorang wanita, lihat tangaku merah karena iritasi, ujar Yuna tak berperasaan, lalu di mengenakan kacamata hitam yang bertenger sedari tadi di atas kepalanya. lalu berbalik berlalu pergi meninggalkan wanita itu, yang sedang menahan amarah!.


pak antar nyonya ini keluar. Lili memerintah.


silakan nyonya! ujar scurity sopan. wanita itu melenggang pergi dengan wajah merah padam, malu bercampur malu, karena jadi pusat perhatian.

__ADS_1


apa Ibu Anabella akan memperkarakan wanita itu? tanya Lili,. tentu saja, tuntut dia dengan kasus pencemaran nama baik dan denda 1milyar, sebaiknya cepat hubungi pengecara kita. ujar Yuna tegas.


baik Bu saya akan segera menghubungi pengecara kita. ujar Lili, ternyata nyonya muda lebih kejam dari nyonya Agnes. batin Lili


assalamualaikum, pintu di ketuk dari luar iya walaikum salam! jawab wanita paruh baya sambil membuka pintu, maaf mau cari siapa? tanya Rina ibunda Huan. saya Reno bu teman Huan, Huan nya ada bu?, owh, temannya Huan, ada!, mari masuk. iya, terimakasih bu, jawab Reno, sebentar ya, ibu panggil dulu orangya.


lama ga ketemu kayanya loe tambah sukses aja?, ujar Huan memuji Reno. Alhamdulillah LAN, ucap Reno. gue denger bini loe pergi setelah loe bangkrut?, Huan tersenyum kecut. sorry bro, bukan maksud gue ikut campur masalah pribadi loe, mendingan loe lupain aja Yanti, Huan langsung menoleh mendengar ucapan Reno, maksud loe apa Ren? Huan tak mengerti maksud Reno, apa loe tau sesuatu, desak Huan agar Reno menjawab. Reno menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya kasar.

__ADS_1


Reno mulai bercerita. gue penah liat orang yang mirip ama istri loe, jalan bareng pria tua Bangka, gue pikir cuman mirip, jadi gue biarin dia pergi. kedua kalinya gue ketemu lagi, gue panggil buat mastiin itu benar istri loe atau bukan, pas gue panggil dia nengok, tapi dia langsung pergi gue ga bisa ngejar dia, karena dia sudah naik mobil mewah.


dimana loe ketemu dengan Yanti?. tanya Huan dengan menahan sesak di dadanya. di Bali waktu gue liburan ama cewek gue. jawab Reno. yang sabar Bro


Reno mengusap punggung Huan memberi kekuatan.


"papa,, Huan mengangkat kepalanya yang tadi tertunduk, Lila berhamburan memeluk sang papa!. papa kenapa nangis? tanya Lila sedih, om papa aku di apain sampai nangis, sayang papa ga nangis, dan om Reno ga ngapa-ngapain papa, ujar Huan menjelaskan, papa ga bohong kan? ucap Lila di jawab anggukan Huan.

__ADS_1


kamu cantik banget sih, Reno sangat gemas dengan tingkah lucu Lila. LAN gue pulang dulu, ni nomor kontak gue kalau loe butuh apa-apa lo hubungi gue, kalau gue bisa pasti gue bantu. ujar Reno.


__ADS_2