Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
part 75


__ADS_3

hari ini Arlando dan Yuna memutuskan untuk kembali ke Jakarta, karena urusan pekerjaannya sudah selesai.


nanti papa dan mama akan kesini lagi kan menemani Lila? tanya Lila penuh kekhawatiran, takut-takut kalau Mama papanya tidak menemuinya lagi.


''tentu saja sayang balas Yuna, mama dan papa pasti pulang kesini, kalau mama dan papa tidak sempat kesini nanti Lila dan nenek main ketempat mama,''


Yuna menciumi bocah 4 tahun itu hingga tertawa terbahak-bahak, mama hentikan geli, tukasnya. membuat semua orang tertawa.


dua jam mereka menempuh perjalanan, Arlando menggenggam tangan Yuna dan mengecupnya!


flashback on


ahhhh, desah Yuna, saat Arlando menekan dua gundukannya.


Arlando terus saja membuai Yuna dengan sentuhan. saat ini mereka sedang berhadapan.


Arlando menyambar bibir Yuna, saat Yuna sudah mulai tersenyum.


Yuna menikmati tautan bibir Arlando yang membuatnya candu, dari mereka baru kenal! padahal sebelumnya Yuna tidak pernah merasakan hal seperti ini, saat dia masih bersama Jacob, Yuna tidak pernah memulai duluan, karena dia merasa malu, tapi entah kenapa semenjak menjalin hubungan dengan Arlando urat malunya dirasa sudah putus, ciuman itu seperti hal yang wajib baginya, apa lagi sekarang Arlando sudah menyentuhnya! sekarang dia seperti wanita mesum yang haus akan belaian.


saat semua penghalang di tubuh mereka sudah tidak ada, Arlando memposisikan tubuhnya mencari posisi yang enak, Yuna pun sudah terbuai menunggu Arlando memasukinya.


Arlando yang sudah mulai memasukinya, menariknya kembali karena gedoran pintu dan panggilan yang tidak henti dari luar.

__ADS_1


"sepertinya Lila ada diluar" ujar Arlando yang konsentrasinya buyar karena gedoran pintu, mengakibatkan miliknya yang tadi tegang dan membesar kembali mengecil dan lemas seperti cakue disiram saus.


sebaiknya kau buka pintunya! ujar Yuna yang moodnya mulai berantakan.


Yuna dan Arlando segera memakai pakaian Mereka, karena gedoran pintu dan panggilan menyebut nama mereka berdua tidak berhenti, walau sudah mereka sahuti dari dalam.


flashback off


sesampainya mereka di rumah, mereka disambut oleh mama Ratna dan papa Farouk.


"sayang Mama kangen?" ujar mama Ratna memeluk putri semata wayangnya. "aku juga kangen mah!," jawab Yuna mengecupi pipi kiri dan kanan mamanya.


hal yang sama juga ia lakukan kepada papa Farouk.


sedangkan Yuna ada di taman belakang bersama Mama Ratna dan bi Mina.


''sayang bagaimana keadaan keluarga suamimu disana? dan bagaimana acara amalnya?'' tanya mama Ratna penasaran karena putrinya itu tidak memberikan kabar sama sekali selama berada disana.


"semua baik kok mom, acara amal juga berjalan dengan baik," ujar Yuna menjelaskan.


"bi Mina, katanya mau nikah ama siapa?" tanya Yuna yang pura-pura bego


"ya sama mbeb lah non, masa iya sama den ganteng!, non mau apa punya madu kaya bibi?" selorohnya yang membuat mama Ratna terbahak-bahak, sedangkan Yuna menatap kesal asisten mamanya itu. kena mental ga tuh

__ADS_1


Yuna mengetuk-ngetuk meja didepannya dan beralih mengetuk-ngetuk kepalanya juga, sambil mulutnya komat-kamit ihhhh amit-amit. ujarnya yang semakin membuat mama Ratna dan bi Mina tertawa terbahak-bahak.


sedangkan Yuna yang ditertawakan memilih pamit kekamar nya dari pada menjadi bahan Bulian mama dan asisten rumah tangganya.


sayang kau mau kemana? tanya mama Ratna menghentikan tawanya.


mau melamar pak Ujang! jawab Yuna sembari mempercepat langkahnya berlalu pergi, mama Ratna yang melihat wajah kesal putrinya itu, melanjutkan tawanya tapi tidak dengan bi Mina, wah__ si non mau nikung bi mina nih, bi mina mengejar Yuna yang berlalu pergi.


"non tunggu" teriak bi Mina, yang tak di hiraukan oleh Yuna


Yuna yang sedang kesal, berpapasan dengan Arlando yang baru keluar dari ruangan kerja mertuanya.


"sayang, kau mau kemana? tanyanya kepada Yuna. belum sempat Yuna menjawab, bi Mina datang!


''non bibi mohon non jangan melamar pak Ujang, dia itu cinta pertama dan cinta terakhir bibi, maafin bibi, tadi bibi cuman bercanda, ga beneran kok.'' mohonnya kepada Yuna.


Arlando yang mendengar itu, tertawa terbahak-bahak, dia merasa lucu dengan bi Mina, yang memohon seperti itu.


den ganteng bukanya bantu Mina bujuk non yuna, malah ngetawain lagi, emang den ganteng mau jadi madunya mang ujang? jelas bi Mina panjang lebar.


"kalau Yuna nya mau ya gapapa bi saya bisa apa!" jawab Arlando yang membuat Yuna dan bi Mina,. kesalll.


"dennn, tega amat ama BI Mina." bi Mina lemas

__ADS_1


sedangkan Yuna langsung pergi menuju kamarnya.


__ADS_2