
...sedikit🔥🔥🔥...
akhirnya karena tak tahan dengan aksi Arlando Yuna pun melenguh. Arlando membalikkan tubuh Yuna dan mengukungnya, akhinya sekarang mereka saling tatap.
Arlando mengecup bibir Yuna lembut, Dan tangannya berpindah membuka 3 kancing baju Yuna bagian atas, lalu dia meremasnya tanpa melepaskan tautan bibir mereka, Yuna mendesah tertahan.
"aku belum solat Ashar," bisiknya ke telinga Yuna, sambil bangun dari atas tubuhnya membuat Yuna memukul pundaknya karena kesal Arlando mengerjainya. "nanti kita lanjut lagi!" bisik Arlando sambil mengerlingkan matanya
malam harinya, setelah lama berbincang dengan anggota keluarga, Arlando dan Yuna segera masuk kedalam kamar.
ponsel Arlando berdering, tanda ada panggilan masuk. setelah melihat siapa yang menelepon dia langsung mengangkat nya.
''siapa yang telpon?" Yuna terlihat kepo, karena prianya itu berbicara dengan serius. entah dengan siapa dia berbicara.
"besok pagi aku akan berangkat ke kota J, karena ada sesuatu yang aku harus kerjakan." jelasnya
__ADS_1
"kau Taukan besok ada acara disini? apa kau tak bisa mengundurnya?" tanyanya sedikit kesal
"aku akan mengusahakan segera pulang sebelum acaranya di mulai, ok!" janjinya
"Arlando! boleh aku bertanya sesuatu? ujarnya membuat mata Arlando terbuka lagi karena beberapa saat yang lalu pria itu baru memejamkan matanya.
hemm Arlando yang tadinya terlentang, memiringkan tubuhnya menghadap Yuna .
"apa " jawab nya setelah tubuhnya berhadapan dengan Yuna, tangannya sambil mengelus-elus pipi Yuna yang halus.
"iya, katanya di sedang bertugas di kota ini selama seminggu!" jawab Arlando jujur, karena memang itu yang di ucapkan wanita itu, saat beberapa kali mereka bertemu
''apa kau menyukainya? maksudku apa kau punya perasaan padanya?'' jawab pertanyaanku dengan jujur, ucapnya lagi.
''maksudmu apa?, apa kau ingin menuduhku selingkuh?'' tanyanya sedikit tak percaya dengan ucapan wanita yang ada dalam pelukannya.
__ADS_1
''mungkin saja? karena aku dan kau hanya menikah diatas kertas!,'' ucapnya lagi semakin kesal.
Arlando tak menjawab, dia hanya menyapukan ujung lidahnya ke bibirnya. tidak tau harus menjawab apa lagi, karena wanitanya itu terus bicara tiada henti, akhirnya Arlando membungkam bibir Yuna dengan bibirnya.
"aku menginginkanmu sayang!" bisik nya, yang membuat tubuh Yuna menegang saat Arlan menyapukan lidahnya ketlinga nya.
. Arlando menyapu hingga leher, Yuna hanya bisa memejamkan matanya menikmati sentuhan lawannya.
ahhh... Yuna melenguh saat Arlando menyapu gundukan nya dengan L dan berhenti di puncaknya. dia menggelinjang seperti cacing kepanasan yang siap dipatuk oleh seekor burung.
setelah membentang kan kakinya dan menekuk sedikit, Arlando mengusap ehem yang sudah basah, membuat si empu makin menggelinjang. dan membenamkan kepalanya Arlando di kedua tonjolan miliknya.
arlan menaikan tubuhnya menatap wajah Yuna yang merasa puas, dengan apa yang sudah dia buat tadi di bawah sana, arlan mengesekan anu nya yang tadi tertidur, hingga terbangun, membuat Yuna memekik.
Arlando yang sudah mengantongi ijin dari Yuna, memulai aksinya, di mulai mengentakan miliknya tapi meleset, dia mengulanginya hingga tiga kali, baru anu miliknya bisa singgah di sangkar milik yuna.
__ADS_1
Yuna meneteskan air matanya, menahan sakit! arlan yang melihat itu langsung mengecup kening Yuna, dia merasa haru, dia tidak menyangka bila dia orang pertama untuk Yuna, "terimakasih, terimakasih", ujarnya bangga sambil memaju mundurkan pinggulnya agar terbiasa dengan ehem barunya.