Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
part 92


__ADS_3

karena pendidikan dan ilmu agama yang minim, akhirnya Kevin terjebak, di lembah hitam dan menjadi simpanan Tante-tante yang haus belain.


Dian yang selalu eksis di Dunia Maya, tak sengaja melihat unggahan salah satu followernya disosmed.


Dian membelalakkan matanya memastikan kalau dia tidak salah lihat ''mama Fatma? sentaknya membuat Fahmi yang ada disampingnya kaget.


''mas, lihat ini mama kan? tanyanya memastikan.


Fahmi yang penasaran dengan ucapan istrinya, mencoba duduk makin merapat. ''mana mama?'' tanyanya penasaran. dan benar saja betapa terkejutnya Fahmi melihat ibunya sedang diarak warga.


''kurang ajar berani sekali mereka memperlakukan mamaku seperti itu, seperti sedang menangkap maling. ujarnya tak terima dan bangun dari duduknya.


Fahmi yang hendak pergi dihentikan Dian, mas mau kemana? aku ikut , akhirnya Dian dan Fahmi pun pergi menuju tempat dimana ibunya yang sedang diarak.

__ADS_1


''tapi pak, mungkin ini hanya salah paham, tidak mungkin mama saya menjalin hubungan dengan pemuda ini?'' tunjuknya kepada Kevin, karena itu mustahil terjadi mengingat mamanya itu sudah tua, bagaimana bisa dia menjalin hubungan dengan pemuda seumuran dengannya. batinnya


''maaf nona anda boleh saja tidak percaya! itu hak anda, tapi kenyataan tetap kenyataan bahwa ibu anda tertangkap basah oleh warga sedang melakukan zina.'' ujar kepala desa yang menjelaskan permasalahan menimpa warganya.


Fitri yang tak percaya begitu saja menghampiri ibu Fatma yang sedari tadi tertunduk enggan menatap wajah putrinya.


''mah ini semua cuman salah paham kan?, ini tidak benarkan? jawab mah jangan diam saja!, ibu Fatma hanya diam tak mau menjawab pertanyaan putrinya.


Fitri yang tak mendengar jawaban mamanya, hanya bisa menangis! ''jadi ini semua benar mah?, mama menghianati papa dengan pemuda ini?'' jawab mah kenapa mama diam saja, teriaknya sambil terisak Om Zaki yang tidak tahan melihatnya menangis langsung merangkulnya.


Zaki hanya bisa mengelus pundaknya memberikan kekuatan agar Fitri bisa lebih tenang tidak terbawa emosi.


''Fitri kumohon tenang lah!'' pinta Zaki karena Fitri berteriak histeris.

__ADS_1


sedangkan di luar Fahmi sedang mengamuk kepada warga yang sudah mengarak ibunya ke balai warga


brengsek kalian semua! berani sekali kalian, menyakiti mamaku! amuknya melempari warga dengan kursi plastik yang ada di balai desa.


warga yang tak terima perbuatan Fahmi, mulai mengeroyoknya, terjadilah baku hantam didepan kantor balai desa. Dian hanya bisa teriak-teriak minta tolong karena suaminya dikeroyok warga hingga babak belur.


hentikan teriak kades yang melerai pertikaian warganya yang sudah tersulut emosi.


''ada apa ini?'' tanyanya penuh dengan tekanan, ''kalian itu bukan anak kecil lagi, kalau ada masalah sebaiknya diselesaikan secara baik-baik!. kamu siapa berani sekali membuat kekacauan di sini?!'' tunjuknya kepada Fahmi.


Fahmi yang tak terima pun, membalas pertanyaan orang berpengaruh di tempat mereka, ''saya anak dari wanita yang sudah kalian dzolimi! wanita paruh baya, yang seharusnya kalian lindungi tapi malah kalian menghina dan menyakitinya'' ujarnya sambil menunjuk-nunjuk kepada warga.


warga yang sudah tenang, kini emosinya tersulut kembali, mendengar ucapan Fahmi.

__ADS_1


''dasar anak tukang zina,'' ujar warga yang mulai hilang kesabaran!


Fahmi yang tak terima hinaan warga tentang ibunya, mengepalkan tangannya dan berjalan menuju orang yang sudah menghina ibunya. lalu meninjunya dan perkelahian pun tak terelakkan.


__ADS_2