Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
part 17


__ADS_3

"Lan,, gimana kerjaan loe, apa loe masih bolak balik kampung, secara anak loe masih di rawat disini? ujar Reno ingin tau. gue udah pindah kerja disini, rencananya gue juga mau memboyong adik-adik gue kesini, biar mereka sekolah disini. ujar Huan. terus loe rencana mau ngajar lagi? ujar Reno penasaran. iya gue ngajar lagi tapi bukan di sekolah melainkan universitas xx, jadi dosen di sana, ujar Huan. hebat loe bro gue gak nyangka, gue punya temen orang hebat, Reno sangat kagum dengan Huan. Huan mengambil magister(S2) jalur beasiswa otaknya yang encer itu, mampu membawanya seperti sekarang ini.

__ADS_1


loe tumben ngajak gue ketemu, apa ada sesuatu?tanya Huan penasaran, karena Reno tidak akan minta bertemu kalau itu tidak penting. "owh yah, hampir gue lupa", tadinya gue mau nawari loe kerjaan, yang bayarannya menggiurkan, karena gue pikir mungkin loe tertarik, ujar Reno. kerjaan! kerjaan apa emangya? tanya Huan penasaran. lalu Reno mengisyaratkan agar Huan mendekat dengan jari telunjuknya yang iya goyangkan, Huan mengikuti keinginan Reno dengan mencondongkan tubuhnya mendekat kearah Reno, Reno pun sama melakukan seperti apa yang Huan lakukan mereka hanya terhalang oleh meja, lalu Reno membisikan, jadi "kekasih kontrak" sambil tersenyum puas setelah mengucapkan itu, tentu saja sukses membuat mata dan mulut Huan menganga lebar.

__ADS_1


lalu Reno kembali ke posisi semula, begitu juga Huan yang sudah sadar akan keterkejutannya. gimana loe mau ga? orangnya butuh malam ini, soalnya bonyok (bokap nyokap) dia pengen ketemu kekasih anaknya malam ini, tutur Reno sambil menyeruput kopinya yang hamir dingin. apa tuh cewek ga punya kekasih sampai dia mau mengontrak seseorang untuk di jadikan kekasih kontrak, ujar Huan heran, Reno hanya mengedipkan bahunya tanda dia juga tak tau. yang gue tau dia itu udah dua kali jadi janda. Huan yang juga sedang menyeruput kopinya pun hampir saja tersedak , mendengar penuturan temannya itu. pelan-pelan bro Reno terkekeh kecil melihat temannya tersedak, akibat ulahnya. sialan loe, Huan mengumpat

__ADS_1


"udah dapet orangnya, trus cowok gue minta loe transfer ke rekening nya", ujar Agnes. buat apa gue transfer kontrak kerja aja blom dibuat, celetuk Yuna. Reno minta duit buat make over tuh cowok, katanya tuh cowok giginya runcing kukunya panjang harus di potong sekalian buat beli kostum buat ntar malem nemuin mertua, ujar Agnes panjang lebar dengan senyuman liciknya, gue kerjain loe yun, karena udah ganggu kerjaan gue batin agnes . tuh orang apa vampir, pake gigi runcing kuku panjang segala, pacar loe ga bener nih, jangan-jangan dia bawa dedemit lagi! bukanya orang?, Yuna merasa dirinya di kerjain. trus jadi ga ni, kalau ga gue batalin? Agnes sudah mulai kesal dengan teman sablengnya ini. tanpa pikir panjang akhirnya Yuna menyetujui, karena waktunya sudah mepet, dia mau cari kemana lagi pikir nya. ok ok gue setuju, lalu Yuna mentransfer sejumlah uang, ke rekening Reno, yang baru di kasih Agnes tadi. bilangin ke cowok loe jangan sampe kuku panjang ama gigi runcingnya nancep di leher mulus gue, bila perlu pangkas habis tanpa sisa. gue pergi dulu, Agnes hanya tertawa terbahak bahak mendengar ocehan Yuna, sebelum pergi Yuna memberikan surat kontrak kerja itu kepada Agnes, loe ga mau nemuin orangnya dulu apa? ujar Agnes, ga gue harus ke salon gue ambil berkas, ujar Yuna sambil berlalu pergi.

__ADS_1


Reno melihat ada notifikasi masuk, transfer sejumlah uang dari Yuna, bae banget... ni bos, Lan ayo pergi? kemana? ujar Huan, ikut aja dulu, Huan pun mengikuti Reno, lalu masuk kedalam mobil milik Reno, loe bawa motor ga, engga motor gue ada diparkiran rumah sakit. sesudah sampai di parkiran mall.

__ADS_1


__ADS_2