
...flashback on ...
tapi siapa sangka! ternyata Melda mempunyai niat lain, dibalik itu semua kenapa dia ingin membantu Lola, tanpa sepengetahuan Lola, Yuna maupun Agnes, ternyata diam-diam Melda sudah lama menaruh hati kepada Jacob pria blasteran indo-australia.
diapun menyusun rencana untuk menyingkirkan Yuna maupun Lola, seusai menikah Yuna langsung terbang ke negara tetangga karena ada masalah dengan bisnisnya disana, hingga meninggalkan Jacob untuk 1 pekan. karena ada kesempatan Melda memulai rencananya tanpa sepengetahuan Lola, Melda mengundang Jacob untuk minum-minum di bar. hingga Jacob mabuk, bukan saja mabuk tapi Jacob sudah diberi obat perangsang dosis tinggi, oleh pelayan yang di perintahkan Melda.
Jacob yang sudah mabuk merasa tubuhnya panas, akhinya dia memutuskan untuk pulang, akhirnya Melda mengantarkan nya pulang tapi bukan kerumah Yuna melainkan ke apartemen milik Melda
kenapa kau tak mengantar aku kerumah? ujar Jacob yang mulai merasa gerah sekali, dan melepaskan kaosnya. Melda hanya tersenyum miring, aku tidak bisa membawamu pulang dalam keadaanmu yang seperti ini! bagaimana kalau mertua mu tau, kalau kau habis minum? ujarnya lagi yang membuat Jacob nampak berpikir, benar juga apa yang dikatakan Melda pikirannya.
setelah sampai di apartemen milik Melda, Jacob yang sudah tidak tahan langsung, membuka seluruh pakaiannya, karena merasakan panas dan terbakar hasrat ketika melihat Melda menggunakan pakaian yang sedikit menerawang, karena gairahnya makin memuncak, tanpa pikir panjang, Jacob menerjang tubuh Melda, dia mencumbunya dengan rakus, Melda pun membalasnya tak kalah rakusnya hingga terjadilah pergulatan panas diantara mereka berdua. tanpa mereka berdua ketahui ada 4 pasang mata yang melihat pergumulan panas mereka.
__ADS_1
mereka adalah Yuna dan Agnes,
Yuna yang melihat suaminya sedang menggahi wanita yang tak lain tak bukan Melda sahabatnya sendiri, sungguh hancur hati Yuna yang melihat dengan mata kepalanya sendiri, suaminya menggauli sahabatnya, yang sedang mendesah dibawah kungkungan Jacob.
sedangkan Agnes sedang merekam merekam adegan dua pasangan bejat itu. setelah cukup bukti Agnes membawa Yuna pergi dari tempat terkutuk itu.
tanpa sepengetahuan Yuna dan Agnes, ada dua pasang mata yang melihat adegan dewasa itu, Lola menitikan air matanya. karena kebodohannya mempercayai Melda si wanita ular, dia mengepalkan tangannya, dan berlalu pergi setelah mendapatkan apa yang dia inginkan.
Yuna yang hanya bisa menangisi nasibnya yang malang. dia memegangi dadanya yang terasa sesak.
kenapa kau lakukan ini padaku?, teriaknya frustasi.
__ADS_1
Agnes langsung memeluk sahabatnya itu! dengan erat Yuna sudahlah jangan menangisi si brengsek itu, kau tidak pantas menangisinya, ujarnya agar sahabatnya itu bisa tenang.
Yuna hanya bisa menangis hingga matanya sembab, Agnes menyodorkan air, agar Yuna meminumnya. setelah sedikit tenang, Yuna langsung mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang!.
"pak tolong ajukan gugatan perceraian ku!" ujarnya setelah panggilan tersambung, besok kita bertemu di cafe dekat kantor ku ujar Yuna, lalu menutup panggilan teleponnya.
apa kau yakin kau akan menggugatnya? tanya Agnes tak percaya.
...flashback off...
Yuna yang sedang tertidur pulas dalam dekapan Huan membuka matanya, Yuna tersenyum melihat ****** dada Huan yang terlihat jelas karena Huan memakai kaos ketat hingga membentuk tubuhnya yang berotot itu, Huan nampak beribu-ribu kali lipat terlihat tampan dengan wajah oriental nya.
__ADS_1