
"nyonya"!, teriak bi Mina memangil sang majikan.
ada apa sih bi? teriak-teriak kaya ada didalam hutan aja.
nih nyah liat, bi Mina memperlihatkan sebuah video, yang di mana pemeran wanitanya, sang putri semata wayangnya, mama Ratna merebut paksa ponsel bi Mina.
eleh-eleh, romantis bener anak gadis gue jadi nih dinikahin seloroh mama Ratna sambil mengembangkan senyumnya.,
"nyah". bukanya romantis itu singkatan rokok makan gratis yah, canda bi Mina, yang langsung mendapat toyoran mama Ratna.
Reno yang sudah kembali bekerja, setelah beberapa Minggu libur akhirnya sudah mulai berkerja, tak biasanya Reno banyak diam, tak seperti biasanya dia sepert itu, beberapa kali ponselnya berdering tapi Reno mengacuhkannya.
Reno ponsel loe tuh bunyi, ceper angkat berisik tau. ujar salah satu teman yang berkerja seruangan dengannya.
alih-alih mengangkat, Reno malah mematikannya. sorry Sayang aku ga bermaksud mengacuhkan mu, aku hanya belum siap, gumamanya pelan.
loe nelponin siapa? gue liat dari tadi loe kesel aja bawaannya, pasti loe lagi nelponin cecodot itu yah?, ujar Yuna penasaran.
iya, tapi dia ko ga angkat-angkat telpon dari gue, gue kan khawatir.
emang udah berapa lama loe ga teleponan?, tanya Yuna Dengan suara sedikit meledek
udah mampir 3 Minggu Yun, dia ga ngasih gue kabar, Agnes sungguh merasa sedih dia tak mengerti kenapa sang pujaan hatinya, jangankan menelpon bertukar kabar lewat chat juga kaga, padahal statusnya lagi online.
Yuna ikut prihatin, di usapnya punggung sang sahabat, pasti dia punya alasan sendiri, kenapa dia tak menghubungi kamu, atau mengangkat telpon dari kamu, ujar Yuna menguatkan dan memberi pengertian agar sahabatnya itu tidak salah faham dan berpikiran yang tidak-tidak.
__ADS_1
gimana kalau kita pergi ke mall?. ajak Yuna
mau ngapain ke mall? ini jam kerja, bisa-bisa potong gaji dah gua, seloroh Agnes yang membuat dua sahabat itu tergelak bersama.
gitu dong gue seneng liat loe kaya gini. ujar Yuna
lalu mereka pergi berdua menuju mall.
sesampainya didalam mall, mereka segera menyerbu barang yang mereka tuju, Yun loe mau beli apa? ujar Agnes sambil meneliti sekeliling.
ayo ikut gue, Yuna menarik lengan Agnes, dan Agnes pun mengikuti langkah Yuna.
mereka pun berbelanja dengan kalapnya, apa yang mereka sentuh langsung di bungkus. Yuna kemarin kan loe udah beli bikini, ko sekarang beli lagi.
nes cari makan yuk perut gue udah keroncongan nih minta diisi. ujar Yuna sambil mengusap perutnya.
ke resto cepat saji aja, ayo capcuss, Yuna langsung menarik lengan Agnes dengan tidak sabaran, lalu mereka cari tempat duduk.
Yuna mengantri pesanannya dan tanpa sengaja dia melihat orang yang dia kenal dengan seorang wanita.
" mbak-mbak". pelayanan memanggilnya, karena Yuna tak kunjung mengambil pesanannya. oh ya maaf.
lama amat sih, ujar Agnes kesal. loe ga liat antri panjang, ujar Yuna menjelaskan.
Yuna memandang kearah dimana orang yang dia kenal sedang asik bercengkrama.
__ADS_1
Agnes mengikuti arah pandang Yuna, Agnes hanya tersenyum, samperin aja, ga usah diliatin doang, ga guna tau, ujar Agnes sedikit memanas-manasi.
Yuna melirik tak suka pada sahabatnya itu, lalu dia pun bangkit dari duduknya.
mau kemana loe? ujar Agnes penasaran
mau buat drama romantis dulu, jawab Yuna dengan mengedipkan sebelah matanya.
Agnes yang nampak sudah mengerti, berkata, jangan buat malu gue, gue mau pertujukan drama yang bagus, bukan drama ecek-ecek.
Yuna melangkahkan kakinya, sambil mengangkat kedua ibu jarinya menunjukan kearah Agnes.
"Agnes". hanya terkekeh, melihat aksi yang akan dibuat sahabatnya. dan dia pun siap dengan ponselnya dan membuka kamera siap- siap akan merekam
Yuna menghampiri meja, yang nampak pria dan wanita yang terlihat akrab sedang bercengkrama.
sayang kau disini, Yuna menghampiri mereka, terlihat sang pria sedikit terkejut, begitupun wanita yang ada di depanya.
hei kau disini?, tanya Huan. iya aku sedang makan dengan Agnes, dia siapa? tanya Yuna.
oh kenalkan dia dosen di universitas tempat aku mengajar.
Yuna mengulurkan tangannya Anabella kekasih Arlando, wanita itu tampak terkejut, tapi dia segera menyembunyikan keterkejutannya, aku Mariska teman kerja Arlando. Yuna melihat itu ingin tertawa, Huan hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, karena dia tau pacar kontraknya sangat usil.
oke sayang sebaiknya aku kembali ke mejaku karena Agnes sedang menunggu, lalu Yuna pamit, dan mengecup singkat bibir Huan, Huan hanya mematung dengan serangan tiba-tiba Yuna yang tanpa aba-aba, melihat semua itu Mariska hanya bisa mengepalkan tangannya di bawah meja, setelah selesai mengecup bibir Huan Yuna langsung mengusap bibir Huan dengan ibu jarinya, lipstiknya nempel ujar Yuna dengan manja , silakan kalau kalian ingin melanjutkan obrolannya! sayang aku tinggal dulu yah jangan nackal, ujar Yuna sambil bergelayut manja di lengan Huan. "iya". jawab Huan singkat.
__ADS_1