Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
part 82


__ADS_3

dia hanya bisa meratapi nasibnya yang tidak seberuntung teman-temannya.


pak Yanto tak bisa berbuat apa-apa untuk putrinya karena dirinyapun tidak mampu melakukan apapun semenjak mengalami kelumpuhan.


''papa,, Fitri memeluk ayahnya dengan sangat erat, sebenarnya dia sudah tidak sanggup menjalani ini semua, tapi mengingat janin yang saat ini dikandungnya dia harus tetap hidup.


''aduh-aduh drama Korea apa lagi ini?'' tanya bu Fatma yang melihat suami dan anak tak berguna nya itu sedang menangis dan berpelukan.


''mama kenapa bicara seperti itu?'' ujar Fitri karena mamanya itu tak bersimpati sama sekali dengan kehidupannya dan juga ayahnya.


bu Fatma bukanya menjawab dia malah pergi! karena tak ada gunanya bicara dengan orang lumpuh dan anak tak berguna


Dian yang sedang mandi di kagetkan dengan kemunculan Rizal yang tiba-tiba sudah ada di dalam kamar mandi.


Rizal menelan Salivanya melihat tubuh polos Dian.

__ADS_1


''sedang spa kau disini?'' tanyanya tanpa menutupi tubuh polosnya.


Rizal tak menjawab tapi dia malah mendekati istri kakak iparnya. Rizal langsung menyambar tubuh polos Dian, Dian yang awalnya melawan, sekarang hanya diam karena mendapatkan sentuhan dari Rizal, setelah puas memberikan sentuhan-sentuhan kecil Rizal menjalankan aksinya dan mereka melakukannya di kamar mandi.


Dian yang beberapa Minggu ini tidak mendapatkan kepuasan dari suaminya, karena suaminya sedang bertugas di luar kota, gairahnya yang dia tahan kini bisa tersalurkan oleh adik iparnya. semenjak. saat itu mereka selalu melakukannya, dimana pun, jika rumah lagi sepi tapi tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang melihat kelakuan bejat mereka.


''Yuna Arlando bisa papa bicara?'' tanyanya dengan wajah datarnya


''iya pah ada apa? apa ada masalah?'' tanya Yuna


papa Farouk melemparkan sebuah map diatas meja! ''maksud kalian apa?'' tanyanya papa Farouk menahan emosi. sedangkan Mama Ratna hanya bisa menahan tangisnya.


''pah aku bisa menjelaskan semua ini! ini semua tidak seperti yang Daddy dan mommy bayangkan.''


''cukup Yuna apa kamu pikir pernikahan itu untuk main-main? hingga kamu mempermainkan pernikahan mu? jawab papa Yuna apa papa dan mamamu punya salah? hingga kau tega menyakiti hati kami?'' isak papa Farouk sambil terus memegangi dadanya yang terasa sesak.

__ADS_1


Yuna yang melihat kekecewaan mendalam di mata sang papa, bersimpuh dan memohon ampun kepada sang papa hingga air matanya mengana sungai.


''Daddy maafkan kami! memang awalnya kami menikah, karena perjanjian tidak ada cinta di dalamnya, tapi semenjak kami tinggal bersama dan saling mengenal, perasaan itu mulai tumbuh, ada rasa ingin saling memiliki, jadi kami memutuskan untuk memulai rumah tangga kami dari awal,'' ujar Arlando angkat bicara.


''jangan berusaha menutupi kebohongan kalian dengan kebohongan lagi! apa kalian pikir Daddy dan mommy mu akan percaya dengan ucapan kalian berdua?'' .


''mom, Dad! bagaimana caranya agar kalian bisa percaya? kalau yang kami katakan semua itu benar!.'' Yuna mencoba meyakinkan kedua orang tuanya..


''buatkan kami segera cucu baru kami akan percaya! perintahnya


''tapi Dad?'' ucapan Yuna terpotong, saat Arlando menyanggupi permintaan kedua mertuanya.


''Bagus! sebaiknya sekarang kalian bersiap-siap nanti jam tiga pesawat kalian akan take off.''


Yuna Dan Arlando tak mengerti maksud Daddy-nya apa? ''pesawat untuk apa Dad?'' tanya Yuna bingung karena mereka tidak mempunyai rencana untuk terbang kemanapun.

__ADS_1


''tentu saja untuk kalian pergi berbulan madu! bukanya kalian sudah menyanggupi akan memberikan Daddy dan mommy cucu?'' jawab papa Farouk mengingatkan.


''cepat kalian berangkat!'' usir Mama Ratna.


__ADS_2