
ayo papa sebaiknya kita pergi dari rumah penuh maksiat ini! ajaknya menatap nanar rumah yang dia tinggali sedari kecil rumah dimana ibunya menghembuskan nafas terakhirnya.
''apa kau sudah menemukan bukti yang aku minta?'' tanya Jacob kepada orang suruhannya.
''maaf tuan kami belum bisa menemukan bukti yang anda minta, karena orang-orang yang anda curigai, mereka memiliki alibi.'' terangnya membuat Jacob yang awalnya hanya menatap pada jendela membalikan badannya menatap orang suruhannya.
''maksudmu apa? mereka memiliki alibi? kalau bukan mereka lalu siapa? apa ini murni kecelakaan?'' tanyanya sambil mengeraskan rahangnya tak percaya dengan laporan anak buahnya.
''sepertinya ada orang lain, yang memiliki dendam pribadi dengan korban.''
ini adalah potongan-potongan rekaman cctv yang kami ambil dari salah satu hotel tempat diadakannya pernikahan sahabat korban.
pria itupun memutar rekaman video cctv yang dia dapatkan, ''perbesar'' perintahnya
''Dia,, setelah melihat seseorang yang dia kenal didalam potongan video. ''berani sekali dia bermain-main dengan ku.'' teriaknya sambil melempar kan vas bunga yang ada di atas meja.
__ADS_1
''ada satu lagi tuan,'' pria itu pun memberikan sesuatu yang membuat Jacob membelalakkan matanya.
''Marco'' setelah melihat orang yang juga dia kenal. benar tuan dia tuan Marco kakak dari nona Mira.
Marco adalah orang yang dijebloskan ke penjara oleh papa Farouk, karena ketahuan korupsi menggelapkan uang perusahaan.
Marco juga selalu menyabotase, keuangan perusahaan hingga perusahaan mengalami kerugian dan hampir bangkrut bukan itu saja dia juga hampir memperkosa Yuna kalau saja waktu itu Jacob terlambat datang, nasib Yuna akan berakhir wasalam.
''apa anda mengenal nya tuan?'' tanyanya karena melihat ekspresi tuanya yang terkejut.
''iya aku mengenal nya, tapi orang ini sedan berada di penjara!'' seingatnya
''dan sepertinya kedatangan nona Mira, untuk menuntut balas kematian kakaknya dan juga ada motif lain selain hanya menjadi asisten nona Yuna dan ada yang sedang diincarnya juga. jelas Han yang memang ikut menyelidiki kasus kematian Yuna.''
nona Melda dan nona Lola mereka hanya di jadikan kambing hitam untuk mengelabui anda dan , sebaiknya anda harus hati-hati tuan karena orang yang anda hadapi adalah wanita licik yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya dia juga punya banyak relasi yang siap menjalankan perintahnya.
__ADS_1
''Mira boleh aku minta Salinan berkas salon yang ada di kota C? ujar Zaskia mengejutkan Mira yang sedang menerima telpon.
'' Miss Zaskia sejak kapan anda berada disini?'' tanyanya panik takut-takut jika Zaskia mendengarkan obrolannya dengan orang di sebrang sana.
"barusan! maaf aku tidak mengetuk pintu dulu, tadi aku melihat pintu tidak ditutup jadi aku langsung masuk!" ujarnya memberi alasan sambil tersenyum.
Mira yang mendengar itu sedikit lega karena Zaskia tidak mendengar apa yang dia bicarakan kepada orang yang tadi sempat dihubunginya.
"seharusnya aku yang meminta maaf karena aku tidak mengetahui kedatangan anda" balasnya sambil mencari berkas yang Zaskia minta, sementara Mira mencari berkas.
mata Zaskia menyusuri ruangan milik Mira ada satu yang membuatnya tertarik sebuah foto yang terhimpit majalah walaupun tak terlalu jelas, tapi Zaskia bisa melihat foto yang ada Mira didalamnya, bersama seorang pria.
"Mira apa dia kekasihmu?" saat foto itu sudah ada ditangannya
Mira yang mendengar langsung menatap kearah Zaskia tidak suka dan langsung merebut foto yang ada ditangan Zaskia.
__ADS_1
"ini Miss berkas yang anda minta" ujarnya "bukan__ itu kakakku, apa ada lagi?" tanyanya karena dia ingin cepat Zaskia keluar dari ruangannya.
Zaskia yang melihat mimik wajah Mira langsung pamit pergi. setelah keluar dari ruangan Mira mimik muka Zaskia yang tadi tersenyum berubah menjadi datar dan dingin dan tangannya pun terkepal erat hingga kuku-kukunya menancap.