Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
part 26


__ADS_3

Agnes yang melihat sahabatnya berjalan menujunya, langsung menyimpan ponselnya sambil tersenyum puas.


kayanya tahun ini loe yang bakalan dapet piala Citra. untuk pemeran wanita terbaik, ujar Agnes yang di balas senyuman licik Yuna.


lalu mereka pun melanjutkan makanya, yang sempat tertunda karena drama yang dibuat Yuna.


malam harinya di kediaman Yuna. Yuna merutuki kebodohannya, karena sudah mencium Huan di depan umum, kamu memang bodoh Yuna bodoh, rutuknya sambil memukul pelan kepalanya sendiri. nanti apa yang akan di pikirkan pria itu tentang dirimu, pasti dia pikir kamu itu murahan, gerutunya menyesali perbuatannya, sambil mengusap-usap bibirnya sendiri. sambil tersenyum dan sepersekian detik Yuna tersadar, kenapa kamu jadi se-mesum ini Yuna, rutuknya lagi.


sayang ayo cepat turun, makan malam, pangil sang mama.


iya mom aku akan segera turun. sahut Yuna dari dalam kamar.


Huan pun tak beda jauh dengan Yuna, dia berbaring di atas ranjangnya yang kecil itu, sambil mengusap lembut bibirnya dengan jari telunjuknya. apa yang sedang kau pikirkan Huan gumamanya. tanpa dia sadari dia tersenyum tipis.

__ADS_1


"sayang", apa ada yang kau pikirkan? tanya Melda kepada sang suami, setelah dia duduk di atas ranjang tidak kenapa memangnya? ujar Jacob, yang seperti sedang memikirkan sesuatu, yah semenjak pulang dari kantor sang mertua, pikiran Jacob seperti terganggu, ingatannya tertuju pada dua gundukan yand ada di balik baju sang sekretaris sang papa mertua, sayang dengan genit Melda menggoda sang suami, Jacob yang kala itu menginginkan pelepasan.


dia langsung menyambar tubuh mungil sang istri, dan menindihnya, dengan gairah yang sudah tak tertahan Jacob langsung ******* bibir Melda dengan rakus, Melda pun tak tinggal diam, dia membalas ciuman itu penuh hasrat, semakin lama semakin panas dan semakin dalam, akhirnya penyatuan itu pun terjadi, Jacob menggoyangkan pinggulnya seirama, hentakan demi hentakn hingga mereka terbang ke Nirwan.


kekuatan Jacob tidak perlu di ragukan lagi bila diatas ranjang mangkanya banyak wanita yang mengatri untuk menghabiskan malam panas di atas ranjang bersamanya.


sayang kau benar-benar luar biasa, Melda merasa terpuaskan jika melakukan hubungan intim dengan Jacob, mangkanya dulu dengan segala macam cara dia lakukan agar bisa mendapatkan Jacob, hingga dia menjebaknya.


pagi pa, ma, ujar mereka serentak. ayo cepat sarapan. ujar mama


"mah,, besok lusa papa akan berangkat ke London, ujar papa Jhon.


apa ada masalah pah? ujar mama Mona, sambil menautkan alisnya.

__ADS_1


ada sedikit masalah dengan proyek kerjasama kita dengan pihak sana! ujar papa menjelaskan.


biar Jacob saja yang berangkat ke sana, agar dia bisa membantu papa mengelola perusahaan, ujar mama memberi keputusan. karena mama Mona yang bisa memberikan wewenang.


papa terserah mama saja kalau itu sudah menjadi keputusan mama, ujar sang papa! yang sebenarnya sedikit kecewa karena dia tak jadi berangkat ke London, yang berarti dia tak bisa bersenang-senang dengan sekretaris seksinya. papa Jhon hanya bisa tersenyum kecut.


Jacob yang melihat itu menarik sudut bibirnya, tanpa mereka ketahui.


baiklah kalau itu sudah menjadi keputusan mama!. aku akan berangkat ke sana, sayang kau juga ikut kan. ujar Jacob basa basi, dia tau jika istrinya itu tak akan ikut, karena istrinya sedang ada kontrak kerjasama.


maaf sayang aku tidak bisa ikut!, kau tau kan aku ada pemotretan, ujar Melda merasa tak enak sambil menggenggam tangan Jacob, Jacob membalas genggaman tangan Melda mengusap dengan lembut. lalu mengecup singkat punggung tangan Melda.


mama Mona yang melihat itu sangat bahagia, beda dengan papa Jhon. dia menatapnya jengah, pintar sekali menantu ku ini berakting, kenapa dia tidak menjadi aktor saja. gumamnya.

__ADS_1


__ADS_2