
hei juga nona, Huan membalas sapaan Yuna, silakan di nikmati nona, ujar Huan lagi, dan di jawab "terimakasih" oleh Yuna sambil melemparkan senyuman termanisnya!. Huan juga membalas senyum Yuna tak kalah manisnya hingga jantung Yuna serasa meraton 10kilo, bayangin aja cape ga tuh.
setelah pengantar makanan pergi, Yuna sudah ingin menyantap makanannya, yang terlihat sedari tadi menggoda imannya untuk di cicipi, Yuna hendak menyilangkan kakinya, tp di urungkan, melihat pak Ujang masih berdiri di tempatnya semula. kenapa pak Ujang masih berdiri di sini?, ujar Yuna heran, karena biasanya pak Ujang langsung pergi, setelah apa yang diinginkan majikanya itu terpenuhi!.
""non,, pak Ujang memasang wajah memelas, agar menarik simpati sang nona. ada apa pak? ujar Yuna bingung dengan tingkah laku sang sopir. non jangan pisahkan pak Ujang, dengan neng Minah yah!, karena neng Mina itu separuh napas bapak, ujarnya lebay . Yuna mulai paham maksud pak Ujang. bapak makan aja dulu!. ujar yuna memerintah, tapi tak di hiraukan oleh pak ujang, hingga Yuna merasa kesal dengan tingkah sopirnya itu yang menurutnya seperti anak-anak, yang terperangkap di tubuh pria paru baya. pak saya udah lapar nanti keburu dingin makanannya! bapak tau kan saya ga suka makanan yang sudah dingin kecuali es, ujar Yuna mengusir pak Ujang.
"tapi pak Ujang kekeh tidak mau pergi sebelum Yuna menarik keputusannya, bukan sekali ini saja Yuna mengancam seperti itu,sudah sering kali, Yuna mengancam, dan ancamannya bukan kaleng-kaleng, Yuna akan melakukan apa yang sudah di ucapkannya, Yuna sosok wanita yang tegas dan berwibawa walau kadang kala sok imut!. "pak!" Yuna mendelikan matanya yang besar itu. seakan ingin melahap, pak Ujang hidup-hidup. pak Ujang bergidik ngeri, dia berfikir akan vatal keadaanya kalau dia menentang anak majikannya itu, pak Ujang langsung kabur meninggalkan Yuna.". yang sudah mengeluarkan tanduknya.
"di dapur heboh!." cantik, seksi, bohay, mana bening lagi tuh cewek, kaya aer PAM! ujar joko. tapi sayang!. makannya rakus!, selorohnya lagi. kalau gua jadi pacarnya_ hemm pasti gue bakalan mati muda ga kuat bro.... nanggung makan dia!, bisa-bisa beras emak gua abis. bisa kena gampar gua, mak gua yang tenaganya uah kaya samson. seloroh Ali sambil terkekeh. hingga merekaa tergelak semua , gila tuh cewek, cantiknya ga ketulung udah kaya bidadari turun dari pohon durennya pak Somad wanginya!, pirman menghirup udara yang seperti wangi duren itu tapi hanya di yang menciumnya, karena yang lain tidak mencium bau apapun, selain bau apa sedang mereka masak. bilang aja loh kalau pengen makan durennya pak Somad pake acara kalo malem ngendap-ngendap udah kaya maling nungguin duren jatuh , ujar joko kepada pirman.
__ADS_1
kalau ga elu nikahin aja anak gadis pak Somad, biar loe puas makan duren gratis. seloroh Huan sesekali menimpali candaan yang tak berpaeda, wahhh ngajak ribut luh, pirman menggulung lengan bajunya seolah-olah dia pakai baju berlengan panjang, pada pirman hanya memakai kaos oblong dengan lengan pendek,seolah. Seperti orang yang mau mengajak berkelahi, itu tak lepas oleh pengelihatan teman-temannya, mereka tergelak melihat aksi konyol pirman. elo pada, emang mau, sahabat loe yang tampan ini nikah ama ondel-ondel, pirman protes tidak terima karena Huan menyuruhnya menikahi ondel-ondel betawi itu, nanti apa kata dunia pirman yang ganteng dan berkarisma dapetnya kaya begonoan. mereka tertawa hingga wajah mereka terasa kaku dan perut mereka keram. itulah keseruan ketika mereka berkumpul dan pemilik warung makan juga tidak melarang mereka, selagi Mereka mampu dan tidak mengecewakan pelanggan boleh-boleh aja pikir si bos tempat Mereka bekerja, apa lagi .mereka masih punya hubungan keluarga dengan si pemilik. mereka mengobrol sambil berkerja.
gue pikir dia bawa rombongan buat makan-makanan sebanyak itu gatau nya buat dia sendri,! sahut Ali yang baru datang dari mengantar pesanan pak Ujang
pak Ujang akhirnya memesan makanan karena dia butuh tenaga untuk menahan kekejaman dunia.pak Ujang tralu mendramatisir keadaan. padahal Yuna hanya memisahkan mereka hanya sehari, benar-benar lebay nih pak Ujang
Yuna begitu lahap menyantap hidangan didepanya dengan gayanya yang urakan!. yuna tipe orang yang masa bodo, kalau suka ya bilang suka, kalau tidak suka kasih ke kucing aja. pikir yuna dari pada mubasir.
tidak ada setengah jam, makanan itu sudah berpindah ke dalam perut kecil Yuna!. yuna pun beranjak dari duduknya untuk mencari sang sopir, baru Yuna mau menurunkan kakinya sang sopir datang menghampirinya, bpk udah makan ? tanya Yuna sedikit menyesal karena berkata tidak baik pada sang sopir, Alhamdulillah sudah non, jawab sang sopir.
__ADS_1
Yuna melangkahkan kakinya menuju kasir, pak ujang melihat bekas makan majikanya, dia geleng-geleng, punya majikan, ko bumbas. lalu pak Ujang berlalu pergi menyusul Yuna.
setelah pengunjung pergi, Huan dan Ali membereskan bekas makan Yuna, Ali.. geleng-geleng, melihat semua hidangan yang ada semua tandas, membuat dia bergidik ngeri membayangkannya!. tuh cewek keturunan buto ijo kali yah? makanan buat dua orang, porsi kuli, tandas tak tersisa bung! . seloroh Ali lagi
tapi ko tulangnya ga dimakan, ujarnya Sambil terkekeh. mana enak, tulang kan keras, Ujar Huan menyahuti keusilan Ali. kalau di kunyah yah.. keras, suruh telen aja, biar merem melek merem melek dah!. celetuk Ali tak ma kalah.
Huan juga bingung badan sekecil itu kenapa makanya begitu banyak!.batin Huan
sudah lah! ayo cepat bereskan, ujar Huan memberi tau. karena sedang rame-ramenya pengunjung, karena sudah memasuki waktu makan siang. mereka harus gerak cepat. iya iya, sahut Ali kesal, Ali mengerucutkan bibirnya, loe ga asik. ujarnya lagi lebay. Ali meninggalkan Huan sambil menggertu. yang mana malah membuat Huan terkekeh. atas tingkah sahabatnya itu.
__ADS_1