
keesokan paginya Yuna terbangun, melihat sekelilingnya, apa dia tidak pulang?, gumamnya. tapi ada baju kotornya, apa dia sudah berangkat?, tanyanya pada diri sendiri.
lalu Yuna langsung membersihkan diri, setelah selesai Yuna menuju lantai bawah untuk sarapan,.
bi apa suamiku sudah berangkat? tanyanya pada bi Mina.
iya non tadi pagi-pagi sekali den ganteng sudah berangkat! ujar bi Mina, yang di angguki oleh Yuna.
loe kenapa Yun?, muka lecek kaya ga di setrika, canda Agnes meledek sahabatnya itu.
sialan loe muka gue cantik gini dibilang lecek! ujarnya kesal. Agnes malah terkekeh.
loe kenapa sih Yun? tanya Agnes serius!. gue ga tau nes, kenapa dengan diri gue!, dan Yuna pun menceritakan tentang masalahnya.
gila loe!. Agnes tak habis pikir dengan Yuna, yang bisa berbuat seperti itu!. trus menurut loe, gue harus gimana? tanya Yuna. ya loe harus minta maaflah, dia memang suami kontrak loe, tapi loe jangan kaya gitu, bagaimana pun dia itu suami sah loe, awas nanti loe jatuh cinta beneran. ujar Agnes menasehati
tanpa mereka sadari ada sepasang telinga, yang mendengarkan obrolan mereka.
trus semalem suami loe ga pulang? tanyanya lagi
__ADS_1
kata bi Mina sih pulang, tapi ga tau jam berapanya, tadi pagi gue bangun dia udah ga ada. ujarnya lemas
loe udah unboxing blom? tanya Agnes, dengan tertawa geli. sialan loe, Yuna melemparkan bantal sofa ke muka Agnes.
tanpa.mengetuk pintu Lola masuk keruangan Agnes!. nes ini ada produk dari wf, katanya harus di revisi ulang. kalian lagi membicarakan apa kayanya serius banget? tanya Lola kepo.
bukan apa-apa ko Lola, ujar Yuna tak bersemangat. owh yah Yun semalam aku ketemu ama suami kamu!, Lola sambil ikut bergabung duduk. Yuna menoleh, dimana? tanya Yuna penasaran.
lalu Lola memperlihatkan video yang ada di ponselnya. di mana Huan sedang memasangkan helm dan Mariska ikut naik ke atas motor Huan.
Yuna yang melihat itu, berusaha biasa saja walaupun kini hatinya sedang terbakar, owh itu Mariska teman suami gue ujar Yuna menjelaskan, walau dia tidak yakin, wanita itu teman atau kekasih Huan.
tapi akrab banget yah kaya sepasang kekasih, pancing Lola mengompori. Agnes yang melihat situasi, semakin panas, akhirnya angkat bicara, bukanya Arlando sama loe juga kaya gitu, sindirnya kepada Lola, Lola yang merasa disindir hanya terkekeh.
Mira, tolong siapkan keberangkatan saya sore ini juga. ujar Yuna tegas.
Mira yang mau protes pun mengurungkan niatnya karena melihat kode dari Agnes, agar dia diam tak membantah, Mira siapkan 2 tiket ujar Agnes. yang khawatir dengan keadaan sahabatnya itu.
tapi Miss untuk keberangkatan nanti sore, sudah tidak ada kursi lagi, hanya tinggal keberangkatan pukul 9 malam dan besok pukul 7 pagi. ujarnya
__ADS_1
Yuna hanya bedecak, lalu melangkah pergi!, pesankan tiket untuk besok pagi saja, ujar Agnes memberi solusi. baik Miss saya akan persiapkan. ujar Mira mematuhi.
aku khawatir dengannya! ehh.. dia malah asik boncengan dengan wanita lain, dasar suami kontrak sialan, gerutunya penuh emosi. sambil menutup pintu dengan sangat kasar, Agnes dan Mira yang mendengar itu terlonjak kaget, hingga mereka mengelus dadanya, tapi tidak dengan Lola, dia hanya tersenyum penuh kemenangan sambil melipat tangannya di bawah dadanya. aku ga akan biarkan kamu bahagia, gumamnya yang hanya dia sendiri yang mendengar.
sedangkan Huan sedang sibuk membantu ibunya, membereskan apa yang mau di bawa karena hari ini, keluarga Huan akan kembali ke kampung halaman.
nak apa kamu sedang ada masalah dengan istrimu? tanya ibu Rina kepada Huan yang terlihat tidak bersemangat.
tidak ada bu! Huan menghampiri ibunya dan memeluknya. lalu dia tersenyum,.
"baiklah kalau kamu tidak mau cerita Dengan ibu, tidak masalah, hanya ibu ingin kalian berdua kalau ada masalah bicarakan baik-baik, jangan di pendam. yang nantinya akan menjadi pemicu banyak masalah". ujar sang ibu menasehati.
apa semua sudah siap? tanyanya, karena waktu sudah menunjukan pukul 10 siang. akhirnya mereka semua meninggalkan rumah yang beberapa bulan ini mereka tempati.
"assalamualaikum, mom ko belum berangkat?walaikum salam, acaranya di undur!. sayang tumben ko telat pulangnya?, tanya mama Ratna, yang tak biasanya anaknya itu datang telat. "banyak kerjaan mom", besok aku akan berangkat ke Singapore! jawab Yuna. mom aku keatas dulu, baru Yuna mau menaiki anak tangga.
mama Ratna memanggilnya lagi, "Yun tadi siang keluarga suami kamu kesini, pamit katanya mau menetap di kampung!, Arlando ijin sama mama buat nganterin ibunya pulang, katanya di akan tinggal beberapa hari disana!. apa Arlando sudah ngomong sama kamu?" tanya mama Ratna
iya mom dia udah bilang ke Yuna! jawab Yuna bohong, padahal dia tidak tau kalau hari ini keluarga suaminya itu akan pulang.
__ADS_1
jadi suami kamu ga bakalan nganter kamu besok? tanya mama Ratna, yang menangkap kebohongan di mata anaknya, mama Ratna memegang tangan Yuna dan membawanya duduk di sofa ruang keluarga.
kalau kamu ada masalah dengan suamimu selesaikan dengan baik-baik, sekarang kamu sudah dewasa bukan anak kecil lagi, jadikan kegagalan mu yang dulu buat pelajaran, jangan sampai itu terulang lagi. mom percaya Arlando suami yang baik. ujar mama Ratna menasehati, mama Ratna bukanya tidak tau masalah apa yang tengah terjadi di rumah tangga anaknya, mama Ratna hanya tidak ingin ikut campur, karena Yuna sudah dewasa, dia pasti tau yang baik dan yang tidak baik.