Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
part 61


__ADS_3

acara yang digelar kliennya sudah selesai, dengan hasil memuaskan,Yuna sungguh proposional, dalam menjalankan tugasnya sebagai wedding organizer, kliennya merasa puas akan hasilnya.


"Mira, saya akan mengambil cuti dan kamu handle semuanya untuk beberapa hari ini."


"siap Miss!, tapi miss Lola dan Miss Agnes belum kembali.


kenapa belum kembali, kemana mereka?, tanyanya kepada sang asisten


Miss Agnes sedang mengurusi klien yang dari luar pulau, sedangkan Miss Lola berada di kota B. jawabnya, karena tidak mungkin dia mengurusinya sendiri, walaupun di kantor banyak orang.


apa sedang ada masalah disana? tanyanya penuh selidik, karena setahunya dia sudah menyelesaikan permasalah disana, dimana seorang wanita menuntut salonnya, dan mencemarkan nama baiknya. dan mengancam akan menutup salon miliknya bila tida mau ganti rugi.


apa kabarnya wanita itu?, tanya Yuna dengan senyum meledek pada orang yang sedang diingatnya. semoga saja dia tidak bertemu aku lagi, bila sampai dia memperlihatkan wajah jeleknya itu dihadapan ku lagi, ku pastikan rambut lurusnya itu, akan aku bikin jadi kribo.


"tidak Miss, hanya saja hampir seminggu ini Miss Lola sering kesana!." bukanya suaminya Miss juga berada disana?, apa Miss juga akan menyusul kesana?, karena Miss Lola juga sepertinya menyukai suami bosnya, tapi kata-kata itu tidak keluar hanya nyangkut di tenggorokannya saja. bila itu sampai keluar bisa tamat riwayatnya.


"apa Miss mau saya menghubungi Miss Lola, agar kembali kekantor pusat?," sebenarnya Mira dan stafnya yang lain, lebih senang kalau Lola tidak berada si kantor pusat, kalau ada wanita itu riweh, sebenarnya Miss Lola orangnya baik! tapi entah mengapa, mereka merasa tidak nyaman, tidak seperti jika mereka bersama Yuna dan Agnes, walau keduanya galak tapi nyaman.


tidak usah, biar aku yang menghubunginya!, jawab Yuna tegas dan berlalu pergi.


Arlando boleh ga aku mampir kerumah mu, tanya Lola, saat mereka tidak sengaja bertemu, bukanya tidak sengaja memang Lola, sudah menyuruh orang untuk memata-matai Arlando, pertemuan ini juga bukan kebetulan, tapi memang sudah direncanakan.


"tentu saja ayo", jawab Arlando


sesampainya di rumah, Arlando mengajak Lola masuk dan berkenalan dengan bu Rina dan kebetulan disana juga ada Yanti, yang semenjak dia mengetahui jika Arlando berada di kota B, dia langsung mengambil cuti, berharap bisa mendapatkan cinta pria itu lagi.


kenalkan saya Lola Tante, teman Arlando, Lola memperkenalkan diri, dengan suara lembut dan wajah bak malaikat, membuat bu Rina terpesona, akan wanita didepannya, sedangkan Yanti melihat tidak suka. dasar caper, gumamnya dalam hati.

__ADS_1


akhirnya mereka duduk di ruang tamu, mengobrol ringan, sedangkan Arlando sedang membersihkan tubuhnya karena sudah lengket seharian berada di proyek.


Zaskia datang bersama Lila. karena Zaskia sempat membawa Lila ke cafenya." mama", teriak bocah 4 tahun itu, langsung berlari memeluk Yanti, Lola melihatnya sedikit kesal.


tapi dia harus bisa menyembunyikan wajah kesalnya dengan senyuman yang biasa dia tampilkan, dan orang pun tak akan menyangka kalau dalam senyum nya, wanita itu sedang mengumpat.


, Bu panggil Zaskia! pada ibunya, yang baru saja mengangkat jemuran, karena hujan mulai turun degan kilatan petir.


ada apa? tanya bu Rina pada Zaskia, sepertinya ada tamu, siapa bu? tanyanya lagi sambil menaruh jemuran kedalam bak.


"Yanti, dan teman kakakmu! jawab ibu.


Zaskia tolong kamu buatkan minuman buat mereka, ibu mau solat asar dulu sudah azan.


sayang nama kamu siapa?, tanya Lola kepada bocah 4 tahun itu.


namanya Lila, jawab Yanti cepat, dia tidak senang melihat Lola seperti ingin mendekati Lila, agar bisa mendapatkan perhatian Arlando.


Lola menarik sudut bibirnya, dan berkata! bukanya kau itu mantan istri Arlando kenapa ada disini?, jangan bilang kau hanya ingin dekat dengan putrimu, tapi dibalik itu punya maksud terselubung, ujarnya tak mau kalah, sambil tersenyum puas karena sudah men skak mat wanita didepannya


Yanti mengepalkan tangannya, karena wanita didepannya membuatnya geram, hingga hawa panas pun menyelimuti ruang tamu yang dihuni dua wanita yang tidak memiliki urat malu.


ehemm, Arlando berdehem, untuk mengusir kecanggungan, terus terang saja dia merasa canggung berada diantara dua wanita didepanya, dan mendudukan bokongnya


Arlando seperti memiliki dua istri, karena kedua wanita itu seperti anak kecil berebut mainan, Lola dan Yanti berebut perhatian Arlando, dengan memuji atau berkata halus kepada putri semata wayangnya.


papa, Lila duduk di pangkuan sang papa dan berceloteh, hingga mengabaikan dua wanita yang beberapa menit lalu bersitegang.

__ADS_1


tak berapa lama Zaskia membawa minuman dan cemilan diatas nampan dan menyuguhkannya, saat Zaskia mengangkat kepalanya pandangannya tertuju pada wanita didepannya, Zaskia mencoba mengingat karena wajah wanita didepannya seperti tidak asing.


beberapa detik kemudian Zaskia ingat siapa wanita di depanya itu.


karena ditatap oleh Zaskia, Lola tersenyum hei, sapanya


Zaskia yang baru sadar dengan tindakannya langsung menyahuti hei juga. silakan di nikmati lalu berlalu pergi sambil menggerutu. dalam hati, kenapa kakak ku punya teman dan mantan istri yang sifatnya hampir sama.


ada ketukan dari luar, padahal sedang turun hujan.


saat Arlando akan berdiri untuk membukakan pintu Zaskia menghentikannya, biar aku saja kak yang membukakan pintu.


Zaskia pun melangkahkan kakinya menuju pintu depan, betapa terkejutnya dia melihat siapa yang datang, Zaskia hanya menganga melihat wanita cantik di depannya, dengan tubuh basah kuyup.


Lan siapa yang datang? tanya bu Rina


"entahlah Zaskia sedang membukakan pintu!" jawab Arlando tidak tau.


"biar ibu yang lihat," ujar bu Rina karena melihat Zaskia hanya berdiri di depan pintu, dan tak kunjung masuk dan siapa hujan-hujan begini datang bertamu.


"ibu duduk saja biar aku yang liat" bu Rina hanya manggut-manggut, dia duduk menemani Yanti dan Lola.


"de siapa yang datang", tanya Arlando yang membuat Zaskia tersadar.


betapa terkejutnya saat melihat siapa yang datang, "Yuna,, pekik Arlando melihat wanitanya basah kuyup dan memanyunkan bibirnya tanda dia lagi kesal, Zaskia cepat ambil handuk dan air. perintah Arlando yang langsung di kerjakan oleh Zaskia.


Arlando memperhatikan Yuna intens, dari ujung rambut hingga ujung kaki, mana alas kakimu? tanya Arlando karena wanitanya itu bertelanjang kaki, dan kakinya pun tak berupa kaki karena kaki Yuna sudah berbalut dengan tanah,

__ADS_1


"disana" tunjuknya dengan jari lentiknya, benar saja sepatu Yuna teronggok menancap ditanah yang lembek karena diguyur hujan , Arlando hanya menggeleng-gelengkan kepalanya tak habis pikir dengan wanitanya.


padahal ada jalan bagus kenapa wanitanya itu malah.


__ADS_2