Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
part 38


__ADS_3

seminggu sudah berlalu, akhirnya hari yang di tunggu kedua mempelai pun tiba.


semua keluarga sedang sibuk, menyambut tamu yang datang. tim MUA sedang sibuk mendanai Yuna. "apa sudah selesai?! ujar mama Ratna, karena pengantin pria sebentar lagi akan datang, sebentar lagi Tante" ujar Mila, karena yang mendandani Yuna adalah Mila karyawan nya sendiri, karena salon milik Yuna, mencakup wedding organizer, jadi Yuna menggunakan jasa miliknya sendiri.


sedangkan Agnes, yang menggantikan posisi Yuna sebagai WO.


rombongan pengantin pria sudah tiba, Huan di apit oleh ibu Rina dan Om zaki, karena ayah Huan sudah lama tiada.


Huan terlihat sangat tampan, dengan balutan baju adat berwana putih gading.


mereka disambut, oleh keluarga mempelai wanita. dan dibawa menuju tempat untuk melakukan akad nikah, semua keluarga sudah berkumpul, disana! karena sesuai kesepakatan mereka hanya mengundang keluarga dan orang terdekat. karena acara hanya di hadiri kerabat akhinya acara pun segera di mulai.


dengan gugupnya Huan menuju altar tempat ijab kabul akan dilaksanakan, padahal bukan pertama kali ini dia melakukannya, tapi tetap saja dia merasa nervous, saat papa Farouk menjabat tangannya.


"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara/ananda Huan Arlando bin Almarhum Arman Yusuf dengan anak saya yang bernama Anabella Maharani Sanjaya dengan mas kawin berupa emas seberat 5 gram dan seperangkat alat solat dibayar tunai."

__ADS_1


"Saya terima nikahnya dan kawinnya Anabella Maharani Sanjaya binti Farouk Mahara sanjaya dengan mas kawin tersebut, dibayar tunai".


bagaimana saksi sah


mereka serentak mengucapkan kata sah sah sah . lalu membaca doa


بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْكَمُاَ فِيْ خَيْرٍ“


Baarakallaahu laka, wa baarakallahu ‘alaika, wa jama’a bainakuma fii khaiir.Artinya: “Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu, semoga Allah juga menganugerahkan barakah atasmu, dan semoga Dia menghimpun kalian berdua dalam kebaikan.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibn Majjah).( sumbernya dari mbah google ya.)


lalu mama Ratna membawa Yuna duduk bersama Huan yang sudah sah menjadi imamnya.


lalu mereka menandatangi surat nikah, yang menandakan mereka sudah sah sebagai suami istri,baik agama maupun negara.


ibu Rina memeluk haru putranya begitupun dengan paman, bibi, Om, dan keluarga yang lain.

__ADS_1


begitupun keluarga Yuna memeluknya dan memberi doa, semoga ini pernikahan Yuna yang terakhir. hingga maut yang memisahkan mereka.


akhirnya mereka berdua duduk di pelaminan, menyalami semua keluarga yang datang, dan sahabat Huan yang koplak juga turut hadir, karena paman abdul hari ini libur berjualan. karena keponakannya itu? hari ini menikah dan dia pun tak menyangka ternyata istri keponakannya itu dari kelurga konglomerat.


hei bro selamat yah, tuh kan gue udah bilang, tuh cewek naksir loe, mereka terkekeh, ujat Jojo


awas jatah makan loe, ntr di Mbat juga, bisa kurus kering loe, seloroh Ali, karena Ali ingat betul, cewek yang di nikahi sahabatnya itu, kalau makan kaya tuyul kesurupun, dan merekapun tergelak, Yuna yang mendengar itu hanya berdecak, yang membuat mereka kembali tertawa.


"hello sayang, selamat yah semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah, dan langgeng sampai kakek dan nenek", ujar Agnes lalu di amin kan, oleh Mereka semua.


setelah semua tamu sudah pada pulang kini hanya tersisa keluarga Huan dan keluarga Yuna, sedang berbincang, sedangkan si pengantin baru sudah masuk ke kamarnya.


Yuna yang sedang melepaskan perhiasan yang ada di tubuhnya, merasa kesulitan untuk melepaskan reseliting bajunya, kenapa sulit sekali, Huan yang melihat itu segara menghampiri Yuna, dan membantu Yuna untuk melepas reseliting nya.


dengan pelan Huan melepaskannya hingga terlihat punggung putih Yuna. untuk menetralisir kegugupannya, apa kau mau mandi duluan ujar Yuna, karena dia tidak tau harus berkata apa.

__ADS_1


"tidak aku mau keluar sebentar menemui ibu dan yang lain, kalau kamu mau mandi, kau bisa mandi duluan", ujar Huan setelah susah payah membuka resleting Yuna yang nyangkut.


lalu Huan beranjak keluar untuk menemui keluarganya, sedangkan Yuna masih dengan kegugupannya.


__ADS_2