
Fitri yang sedang tertidur harus terbangun karena haus, dia terus berjalan menuju dapur untuk mengambil minum, saat melewati kamar kakaknya dia mendengar suara, yang sangat dia kenal, ''apa kak Fahmi sudah pulang? tapi kapan kakak pulang? kalau dia pulang pasti menghubungiku?'' tanyanya dalam hati, tanpa ingin tahu lebih lanjut Fitri melanjutkan niat awal yang ingin pergi ke dapur untuk mengambil air minum.
Fitri yang hendak kembali ke kamarnya menghetikan kakinya, saat melihat seseorang yang keluar mengendap-endap dari kamar kakak iparnya!
''Rizal sedang apa dikamar kak Dian? malam-malam begini? dan apa yang mereka lakukan?'' Fitri melihat Dian yang mengantar Rizal hingga depan pintu kamar kakaknya, dan menciumnya,
sedangkan Dian dan Rizal tidak tau jika dua pasang mata sedang menatap mereka dari kegelapan dengan mengepalkan kedua tangannya.
''sayang terima kasih'', ucap Dian mengecup sekilas bibir Rizal, sebaiknya kau segera kembali ke kamarmu sebelum ada yang melihat kita! ujar Dian yang takut perselingkuhannya di ketahui orang rumah.
pagi harinya.
mereka sarapan bersama tidak ada satupun yang membuka obrolan saat sarapan.
''kak apa kak Fahmi sudah datang?'' tanya Fitri membuka obrolan.
__ADS_1
''belum, kakakmu katanya dua minggu lagi akan pulang!'' jawab Dian yang memang dia sudah tau kapan suaminya itu akan pulang.
owh kirain sudah pulang? soalnya semalam aku mendengar ada suara pria didalam kamar kaka! pertanyaan Fitri membuat Rizal dan Dian tersedak berbarengan. minum kak Dian Rizal ujar Fitri datar.
apa benar itu? ada suara pria di kamarmu malam-malam? dan apa kamu selingkuh dari Fahmi? membuat Dian makin terbatuk-batuk.
''ti-tidak ko mah, demi tuhan aku ga selingkuh dari mas Fahmi, mungkin Fitri salah dengar!'' ujarnya berkelit, apa Fitri sudah mengetahui perselingkuhan ku dengan Rizal? batinnya
bagus kalau kamu memang ga berselingkuh!, dan kamu Fitri kalau bicara jangan asal tuduh! kalau orang dengar bagaimana? ujar bu Fatma.
iya mama dan kak Dian, maaf yah Fitri bukanya nuduh kakak, soalnya Fitri denger kakak lagi ngomong sama laki-laki semalam, Fitri pikir itu kak Fahmi yang sudah pulang? ujar Fitri menjelaskan, walau hatinya sangat kesal dengan kedua orang munafik didepannya.
sedangkan pak Yanto hanya diam saja, karena hanya itu yang dia bisa, karena semenjak dirinya terkena stroke, kehadirannya tidak ada yang perduli, hanya putri bungsunya itu yang slalu mengurusi kebutuhannya, sedangkan bu Fatma, enggan untuk mengurusnya.
karena bu Fatma suka sekali keluyuran tidak jelas, sekarang gayanya pun seperti anak muda, dia selalu menemui seorang pemuda di sebuah kosan tak jauh dari tempatnya, entahlah siapa pemuda itu hingga terdengar gosip miring jika bu Fatma berselingkuh dengan brondong.
__ADS_1
Zaki yang sedang berkunjung di kedai makan langganannya, tak sengaja melihat Bu Fatma dengan seorang pemuda, siapa pemuda yang bersama si gentong? batinnya
''sorry bro telat!" ujar Irwan yang baru datang.
zaki tidak menghiraukan ucapan temannya, dia malah fokus memperhatikan bu Fatma dan lelaki yang terlihat mesra bersamanya.
Irwan yang merasa dirinya diabaikan, mengikuti arah pandang zaki.
kenapa loh ngelihatin orang yang lagi pacaran? tanyanya hingga Zaki menoleh menatap temannya.
maksud loe apa? pacaran! mereka pacaran? tanyanya penasaran akan ucapan sahabatnya.
menurut loe? mereka ibu dan anak gitu? tanya Irwan
mungkin! jawab Zaki Ambigu tidak mungkin dia bilang kalau kenal dengan Bu Fatma, dan bilang pria itu bukan anak atau keponakannya.
__ADS_1
mungkin apa? mungkin dia itu selingkuhan nya? tanya Irwan sembari terkekeh, karena ucapan temannya itu
asal loe tau zaki! itu cowok namanya Kevin, dia ngekos, di jalan xx, dia itu sukanya daun tua, terkenal suka jalan sama Tante-tante, udah banyak korbannya, jelas Irwan panjang lebar membuat Zaki menganga.