
Arlando datang dengan membawa kaos kaki, karena dirumahnya tidak ada sandal lantai. dan memakaikan nya pada kaki Yuna, Yuna sangat terkejut dengan tindakan Arlando.
begitupun dengan kedua wanita yang sedari tadi memandangi keromantisan mereka. tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa. hanya bisa mengumpat wanita di hadapan mereka.
setelah selesai mengenakan kaos kaki Arlando duduk di samping Yuna, dan Yuna pun menyandarkan kepalanya di bahu pria di sampingnya, Zaskia masuk melewatinya.
"sayang," panggil Yuna manja!
"iya, ada apa?" jawab Arlando
"sayang kamu harus marahin adik kamu!," pintanya agar menghukum Zaskia, zaskia yang di panggil namanya hanya bisa, bengong apa salah dia sampai-sampai kakak iparnya itu menyuruh kakaknya menghukum dirinya.
"apa yang di perbuat Zaskia?" tanya Arlando heran, karena adiknya itu tidak melakukan kesalahan apapun, kenapa istrinya menyurunya menghukum adiknya.
"apa kau tadi tidak liat, tadi aku diluar kehujanan dan kedinginan, tapi adikmu tidak menyuruhku masuk, malah membiarkan aku menunggu diluar", adunnya sambil membenamkan wajahnya di dada Arlando.
Zaskia menelan Salivanya mendengar ucapan kakak ipar lakcnatnya, yang pintar sekali bersilat lidah
maaf kak, tadi aku terkejut, dan tidak menyangka kalau kakak ipar akan datang kesini, jawab Zaskia tidak mau disalahkan.
__ADS_1
adikmu pintar sekali mencari alasan! gerutunya
kau sudah makan?, tanya Arlando mengalihkan pembicaraan, agar wanitanya itu berhenti bicara.
Yuna menggeleng, tanda dia blom makan.
apa kau makan sekarang? tanyanya lagi
baiklah kalau kau memaksa!, Yuna bangkit langsung menuju dapur.
Arlando tersenyum dengan tingkah Yuna sedangkan Zaskia gemas sekali melihat kakak iparnya itu.
Yuna menatap sekeliling, ini kamarmu?, tanyanya, karena kamar suaminya itu kecil dan sempit tapi rapih, hanya ada kasur tanpa ranjang yang tergolek dilantai, sebuah lemari kecil dan meja kerja. hanya itu tak ada sofa atau AC, bahkan kamar mandi pun di luar .
iya, ini kamarku! maaf kamarnya kecil. Yuna hanya diam tak menanggapi.
dia mendudukkan bokongnya di kasur, lumayan gumamnya.
...sedikit panas🔥🔥...
__ADS_1
kau tak ingin menjelaskan sesuatu?, kenapa kau tak memberi kabar?, tanyanya mulai kesal dan langsung berdiri hendak pergi, tapi terlambat Arlando sudah memeluknya dari belakang.
Yuna memberontak ingin melepaskan diri, tapi kalah tenaga Arlando sama sekali tak bergeming, dia membalikkan tubuh Yuna agar menghadapnya.
kini mereka saling berhadapan dan menatap satu sama lain, bahkan entah siapa yang memulai duluan bibir mereka sekarang saling menempel.
Yuna memejamkan matanya, menikmati aroma mint napas pria didepannya, Arlando mencium lembut bibir wanitanya, Yuna pun membalasnya, dia membuka mulutnya, kesempatan itu tidak disia-siakan, oleh Arlando dia melesatkan lidahnya mengabsen setiap rongganya, ciuman yang tadinya lembut, berubah menjadi ciuman yang menuntut.
mereka saling menghisap dan menyecap, hingga nafas Yuna terengah-engah, baru Arlando melepaskan ciumannya agar Yuna bisa bernapas, Arlando ******* tiap inci wajah wanitanya, hingga ketelinga dan turun ke leher putih wanitanya.
tangannya pun aktif bergerilyankemana-mana, hingga daster Yuna pun tersingkap, Arlando menuntun Yuna ke atas tempat tidur tanpa melepaskan ciuman mereka, Arlando meremas satu gundukan kenyal, membuat wanitanya mendesah.
karena memang Yuna tidak menggunakannya.sehabis hujan-hujanan tadi Yuna melepaskannya karena basah dan tidak ada ganti, jadi dia memutuskan tidak memakainya, dia juga tidak memakai cd hanya menggunakan Boxser prianya.
Arlando sungguh sekarang seperti bayi besar, yang sedang meminum asi kepada ibunya, dan membuat tanda dimana-mana, sedangkan Yuna hanya bisa mendesah, dan menikmati.
Yuna makin menekan kepalanya agar makin dalam memainkan miliknya.
sedangan kakinya yang tadi terbuka, karena kaki satunya ditidih sekarang mengapit, agar tangan yang di bawah sana tetap dalam posisi semula, malah semakin dalam menyusuri lembah terlarangnya.
__ADS_1