
Yuna mengendarai kendaraannya menuju salon miliknya. setelah tadi pagi ada ada sedikit drama dari mantan mertua suaminya, akhirnya dia sampai juga di depan salon miliknya.
"selamat siang Miss?" Lili dan karyawan nya menyabut owner nya dengan hormat.
Yuna mengulas senyum!, mendapat sambutan dari karyawan nya.
terimakasih atas sambuatan nya!, kalian bisa kembali melanjutkan pekerjaan Kalian.
''Lili,, ikut aku! Yuna berjalan menuju ruangannya di ikuti oleh Lili.
"duduklah!" setelah Mereka sampai di ruangan kerjanya.
bagaimana keadaan disini?, tanyanya menelisik
keadaan disini baik-baik saja Miss! aman terkendali tidak ada masalah apapun, dan customer kita pun merasa puas atas pelayanan di salon kita, bahkan omset pun melebihi target! jawabnya yakin
Yun manggut-manggut! membenarkan ucapan asisten nya karena, dia memang sudah melihat laporan keuangan, yang memang omsetnya melebihi target. lalu untuk apa Lola pergi kesini, dengan alasan cabang salon sedang ada masalah dan apa yang sedang di sembunyikan nya batinnya heran.
apa Lola sudah kembali ke Jakarta? tanyanya memancing.
Miss Lola? tanyanya bingung
kenapa? jangan bilang kalau Miss Lola tidak datang kesini!.
__ADS_1
kalau memang disini tidak ada masalah kenapa kalian menghubunginya untuk membereskan masalah yang ada Disini? tanyanya dengan tatapan yang mengintimidasi, membuat asisten nya takut.
maaf Miss! mungkin ada kesalahpahaman tapi saya ataupun karyawan yang lain, tidak ada yang menghubunginya!, yang saya tau Miss Lola tidak pernah kesini, dia terakhir kesini beberapa bulan yang lalu. ujarnya yakin, karena memang wanita itu tidak menampakkan batang hidungnya sama sekali.
Yuna nampak berpikir, dan itu tidak luput dari penglihatan asisten nya. sebenarnya Lili ingin membicarakan hal penting, "apa ini waktu yang tepat untuk memberitahukan masalah ini?, karena Miss Yuna pun harus segera tau!" pikirnya
akhirnya dia memberanikan diri! "Miss ada hal penting yang harus saya beri tau kepada anda! ucapnya sedikit ragu tapi dia harus mengatakannya.
"masalah penting apa? katakanlah jawabnya dengan mood yang sudah berantakan
Lili menyerahkan tabletnya dan menunjukan sesuatu yang ada didalamnya, Yuna membelalakkan matanya tidak percaya dengan apa yang dia lihatnya.
sejak kapan mereka bersekongkol? tanyanya dengan gigihnya yang beradu menahan amarah.
saya tidak tau pastinya, tapi! Lili menjeda ucapannya untuk menghirup oksigen yang terasa makin menipis pasokannya! yang saya tau mereka kuliah ditempat yang sama. tuturnya lagi.
setelah asistennya itu pergi, Yuna segera menghubungi seseorang!.
setelah mendapat persetujuan dia segera berdiri dan meninggalkan salon miliknya.
sedangkan dirumah bu Rina sedang bahagia! menyambut anak bungsunya pulang dari rumah Om nya.
mbak istrinya Arlando mana?, katanya dia pulang kemari! tanyanya penasaran karena dari tadi dia tidak melihat istri keponakannya.
__ADS_1
"kakek zaki,, Lila mau gulainya, panggil bocah 4 tahun itu.
aduh Lila sayang panggil Om, jangan kakek! Om masih muda! jawabnya kesal karena anak keponakannya itu memanggilnya kakek, padahal umurnya dengan Arlando tidak terpaut jauh. mereka tertawa melihat Om nya itu kesal.
Yuna yang baru datang di sambut oleh keluarga di rumah.
Yuna ini kenalkan Om zaki, kamu masih ingatkan dengan Om nya Arlando
apa kabarnya Om baru liat lagi? tanya Yuna sok akrab. sambil mencium punggung tangan Om suaminya.
dan ini pasti Zai yah? Ade bungsu nya mas Arlando yang paling ganteng! tebaknya
Alhamdulillah Om baik! jawab Om ramah
sedangkan Zai hanya tersenyum dan mencium punggung tangan Yuna.
kamu bawa apa? tanya Om zaki mengakrabkan diri.
bawa yang bisa bikin panas tetangga Om! bisiknya yang masih bisa terdengar oleh Om zaki
Om zaki hanya bisa bilang "waw, pasti seru?."sambil terkekeh menimpali ucapan istri keponakannya itu.
Yuna mengeluarkan makanan yang sudah di belinya, di dalam bagasi mobil.
__ADS_1
banyak banget kak? Zai menatap takjub dengan apa yang dibawa kakak iparnya
nanti kamu bantu kakak bagikan ke semua tetangga!. ujarnya, sekarang kita makan dulu. ajaknya.