
ibu anda tidak apa-apa? hanya lecet nak ujar wanita paruh baya itu Huan hendak memapah, tapi mengurungkan niatnya, karena seorang wanita menghampiri mereka, ibu maaf sopir saya tidak melihat karena kondisi jalan ramai. ujar wanita itu, mas tolong masukan ke mobil saya saja, saya akan bertanggung jawab dan membawa ibu ini ke rumah sakit. terimakasih nak , ucap sang ibu tulus. Huan memapah wanita paruh baya itu masuk kedalam mobil, yang telah menyerempetnya.
maaf saya sudah merepotkan mas, ujar wanita itu. tidak juga saya hanya lewat dan melihat si ibu terluka, ujar Huan menjelaskan. owh yah kenalkan saya Febiola, wanita itu memperkenalkan diri, saya Arlando, ok kalau begitu saya pamit karena masih ada urusan. pamit Huan, silakan, ujar wanita itu." Arlando" nama yang bagus, oranngnya juga tampan!, gumamanya. lalu wanita itu masuk kedalam mobil dan menatap wanita paruh baya itu dengan sinis, jalan pak, ujar wanita itu, dan sopir pun mengikuti perintah sang majikan.
wanita paruh baya itu menatap kearah jendela, nona bukanya ini, bukan jalan menuju ke rumah sakit? ujar wanita paruh baya itu, siapa yang bilang akan mengantarkan kamu kerumah sakit, jawab wanita itu, lalu saya mau di bawa kemana nona? wanita itu tak menjawabnya, berhenti pak, lalu si sopir pun memberhentikan kendaraannya, turunkan dia disini, ujar wanita itu, tapi non, sopir itu terdiam karena melihat nonanya menatapnya tajam, baik non, lalu sopir itu membuka pintu mobil dan mengeluarkan wanita paruh baya itu, maaf bu saya hanya menjalankan perintah. si sopir menarik wanita paruh baya itu dengan sedikit kasar, karena majikanya, ingin segera wanita paruh baya itu keluar dari kendaraannya.
dari tempat yang tak terlalu jauh, Zaskia melihat aksi sopir dan wanita cantik didalamnya, eh salah bukan wanita cantik melainkan wanita iblis, setelah meninggalkan wanita paruh baya itu si sopir lansung melajukan mobilnya meninggalkan wanita paruh baya itu di trotoar jalan, Zaskia mempercepat jalannya untuk melihat kondisi wanita paruh baya itu. ibu baik-baik saja? wanita paruh baya itu mengangkat kepalanya lalu menangis, dan menceritakan kejadian yang menimpanya, Zaskia ikut prihatin dengan keadaan wanita paruh baya itu, ayo bu saya antar ke klinik, biar segera di obati lukanya, Zaskia memapah wanita itu dan mengantarkannya ke klinik terdekat.
kau sudah makan? ujar Huan menanyakan kepada wanita cantik di depannya, tentu saja belum, ujar Yuna masih dengan muka juteknya, kau mau makan apa? sekalian kita makan disini. Yuna tak menggubris ucapan Huan, karena merasa tak di hiraukan oleh wanita di depanya, Huan mencoba keberuntunganny. Huan menyanyikan lagu St 12 dengan diiringi musik beatbox dari bibinya yang seksi itu, berharap bisa mengembalikan mood sang ratu.
Kau gadisku yang cantik
Coba lihat aku disini
Disini ada aku yang cinta padamu
__ADS_1
Kau gadisku yang manis
Coba dekat aku disini
Disini ada aku yang sayang padamu Walau kutahu bahwa dirimu
Sudah ada yang punya
Namun kutunggu sampai kau mau
Oh.. oh.. oh..
Jangan-jangan kau menolak cintaku
Jangan-jangan kau ragukan hatiku
__ADS_1
Ku kan slalu setia menunggu
untuk jadi pacarmu
oh.....oh.......
Jangan-jangan kau tak terima cintaku
Jangan-jangan kau hiraukan pacarmu
Putuskanlah saja pacarmu
Lalu bilang I Love You... Padaku
Yuna yang mendengar itu jadi salah tingkah, dan terpanah ternyata pria tampan di depannya bukan hanya suaranya yang merdu tapi juga mahir beatbox, "aduh bang neng tambah klepek-klepek"!. batinnya meronta-ronta minta langsung di lamar. dan apa yang di lakukan Huan ternyata menarik perhatian pengunjung cafe, dan mereka pun mengabadikan momen langka itu, dengan merekam dan memostingnya di sosmed mereka.
__ADS_1
apa masih marah sekarang? tanya Huan. di jawab gelengan oleh Yuna, tapi malu, diliatin banyak orang! lalu Huan menatap sekeliling, benar saja semua orang memperhatikan mereka. aku laper tapi ga mau makan disini! jawabnya lagi, lalu Huan menarik lengan Yuna, melangkah pergi meninggalkan cafe. setelah membayar dua minuman Boba yang Yuna minum tadi.
mau naik motor apa mobil sesampainya di parkiran, tanya Huan. mobil aja soalnya aku ga pake celana panjang, ujar yuna menjelaskan, lalu dia melempar kunci mobil agar Huan yang membawa, Huan menangkapnya, lalu mereka naik kedalam mobi, dan Huan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. mau makan dimana? tanya Huan kepada Yuna karena Huan tidak tau makanan kesukaan Yuna, atau makanan apa yang mau dia makan sekarang ini.