Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
part 80


__ADS_3

''maaf Miss Lola! saya tidak bisa mengeluarkan dana sebesar itu, tanpa persetujuan dari owner!. karena owner sudah memberikan perintah pengeluaran dan pemasukan harus langsung mendapat persetujuan dari owner sendiri dan tidak bisa diwakilkan kepada siapapun termasuk anda dan Miss Agnes.''


''anda bisa langsung menemui owner untuk mengkompirmasikan ini, dan anda juga bisa mengajukan pengeluaran dana yang harus dikeluarkan perusahaan langsung kepada owner kita.'' Mira menjelaskan


''baiklah terimakasih'' ujar Lola berlalu pergi dengan mengepalkan tangannya. apa dia sudah tau? tapi tidak mungkin dia mengetahuinya, lalu kenapa sekarang dia merubah peraturan tanpa pemberitahuan dahulu.


Lola terus berjalan menuju ruangan Yuna yang tak terkunci, tanpa mengetuk pintu dia langsung membuka pintu, dan?, maaf Miss aku pikir tidak ada siapa-siapa karena pintu tak di kunci. ujar Lola kesal karena dia harus melihat keromantisan Yuna dan lelaki yang disukainya.


''masuklah Lola, apa ada sesuatu yang penting hingga kau lupa untuk mengetuk pintu!?'' tanyanya karena menurutnya Lola tidak sopan, mungkin mereka teman tapi jika didalam kantor mereka atasan dan bawahan, seharusnya Lola tau itu.


''hei Arlando bagaimana kabarmu?'' tanya Lola dengan suara lembutnya menyapa dan mengulurkan tangannya tidak memperdulikan ucapan Yuna.


Arlando hanya membalas dengan menangkup kan tangannya tanpa menyentuh uluran tangan Lola, "Alhamdulillah baik!, bagaimana kabarmu?" tanyanya. yang membuat Lola kecewa karena Arlando tidak membalas uluran tangannya.


aku? belum sempat Lola menjawab Yuna sudah memotong ucapannya. "Lola kau kemari mau bertemu aku atau suamiku?" tanyanya to the point.

__ADS_1


''ahh iya maaf!'' dasar rese batin Lola karena rivalnya itu sudah mengganggu kesenangannya.


''aku ingin menanyakan sesuatu, tadi aku pergi bertemu Mira, katanya kau sudah mengubah beberapa peraturan, benarkah itu?'' tanyanya hati-hati karena dia tidak mau apa yang dia usahakan selama ini gagal.


''iya aku sudah mengubah peraturan yang lama, dan termasuk pengeluaran dan pemasukan perusahaan harus semuanya dilaporkan kepadaku, dan harus ada ijin dariku , apa kau keberatan?'' tanyanya lagi membuat Lola, langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat.


''iya''


Yuna mengernyitkan dahinya ''maksudnya iya__ apa? tanyanya tak mengerti


maksudku iya seperti itu lebih baik!'' Lola menjawabnya dengan terbata-bata. dan Yuna pun mengangguk tanda mengerti.


''tidak Yuna aku baik-baik saja! mungkin karena semalam aku menemani mama yang lagi sakit, jadi aku sedikit kurang istirahat,'' bohongnya


''tante Cristin sakit apa? lalu bagaimana keadaannya sekarang?'' tanya Yuna sedikit khawatir

__ADS_1


''mama sudah baikan Yuna, biasa penyakit tua!, jadi kau jangan mengkhawatirkan nya'' Lola sambil tersenyum karena dia sudah berhasil mengarang cerita.


'sepeninggal Lola dari ruangannya, Yuna melanjutkan aktivitasnya yang tadi tertunda dan tidak lupa jua dia mengunci pintu, karena takut ada Lola kedua dan Lola ketiga, masuk tanpa mengetuk pintu.


kenapa kau galak sekali? ucap Arlando sambil mengecup bibir Yuna.


aku bukan galak tapi tegas! yuna mencebikan bibirnya tak terima karena suaminya itu mengatainya galak.


Arlando terkekeh melihat Yuna mencebikan bibirnya, dan dia pun langsung memangut bibir yang tadi berbicara pedas, hingga Yuna pun terbuai dan mengikuti permainannya.


Yuna yang mudah terbakar gairah, mendorong tubuh tegap Arlando, keatas sofa ruang kerjanya, lalu dia duduk diatasnya dengan posisi mengangkang.


dan menggesekan miliknya dengan milik Arlando, hingga milik Arlando terbangun, Yuna terkekeh karena sudah berhasil membangunkan sesuatu dibawah sana.


kau nakal sekali? ucap Arlando tertahan karena mulutnya di bungkam oleh bibir Yuna, Yuna terus mengesek di bawah sana.

__ADS_1


mampir yah dikarya baru aku judulnya gadis pedalaman. semoga terhibur



__ADS_2