Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
part 57


__ADS_3

dua hari menghabiskan waktu bersama Yuna! akhirnya pasangan suami-istri itu kembali ke tanah air.


Yuna di sibukkan dengan pekerjaannya, begitupun Huan dia harus mengurusi pekerjaan barunya, membantu sang mertua, karena papa Farouk sekarang sudah sedikit demi sedikit meninggalkan pekerjaannya. di karenakan kondisinya yang sudah tua jadi kinerjanya pun tidak maksimal. walaupun semua itu hanya alasan agar sang menantu mau bekerja di kantornya.


"Tris kenalkan dia menantuku! Arlando kenalkan dia Tris asisten papa yang akan membantumu mengurusi semuanya, ujar papa Farouk, yang berharap menantunya itu bisa mengembangkan, dan memajukan perusahaannya yang turun temurun dari kakek moyangnya. agar bisa bersaing dipasaran. dan mengeluarkan produk-produk baru dengan ide-ide cemerlangnya.


asisten Tris membungkuk kan tubuhnya tanda hormat, begitupun dengan Huan melakukan hal yang, mohon bimbingannya Om, ujarnya kepada orang kepercayaan papa mertuanya itu.


sedangkan Yuna sedang menemani kliennya, yang akan memakai jasanya, untuk acara pernikahan yang akan di selenggarakan, karena kliennya hanya ingin Yuna yang mengurus semuanya!.


baiklah nona Sania Ramos, kami akan berusaha sebaik mungkin, untuk memenuhi permintaan anda.


ting, ada notifikasi masuk, yang berasal dari ponsel Yuna, yang membuat darahnya mendidih dan mengepalkan tangannya.


dia pikir dia siapa!, geramnya, yang baru saja menerima pesan video entah siapa yang mengiriminya.


sedangkan kliennya sudah sedari tadi pergi, Yuna membuka laci dan mengambil sesuatu yang ada didalamnya yang beberapa hari lalu ada yang mengiriminya.


Yuna berlalu pergi meninggalkan, kantornya untuk menemui seseorang. sesampainya di sebuah kantor Yuna langsung menuju lantai 10 dimana ruangan suami kontraknya berada.

__ADS_1


Huan yang sedang sibuk, di kagetkan oleh pintu yang ditutup dengan sangat keras Brakkkk...


"Yuna,, Huan sangat terkejut dengan kedatangan Yuna, yang membuat sports jantungnya. Yuna berjalan maju menuju kursi di mana Huan tengah duduk di sana, dengan mata berkilat amarah Yuna melemparkan amplop coklat, kemeja Huan.


"apa ini?" tanyanya bingung, dan tidak mengerti, apa maksud Yuna.


"kau bisa buka dan lihat!" jawabnya datar, dan Huan pun akhirnya menuruti apa yang dikatakan Yuna.


Huan begitu terkejut melihat semua Poto dirinya dan Lila, bukan saja Lila bahkan Yanti dan Lola pun turut ada di dalam amplop itu, dan diapun memasukkan nya lagi.


"aku bisa jelaskan, semuanya tidak seperti yang kau bayangkan!, Huan mencoba menjelaskan, tapi Yuna tidak percaya begitu saja dengan ucapan pria yang didepannya ini."


"jangan pernah berpikir kamu bisa menginjak-injak harga diri seorang Anabella Maharani Sanjaya. dan jangan pernah mengambil kesempatan, dengan kebaikan orang tuaku." ujarnya lagi dengan kata-kata pedasnya bak bon cabe level 30.


deg, hancur sudah hati Huan dengan penghinaan, dan kata-kata pedasnya, membuat Huan sangat terluka, Huan pikir kebersamaannya selama beberapa bulan ini, bisa membuka hati wanita di depannya, tapi dirinya salah, ternyata Yuna hanya menganggapnya hanya suami kontrak yang suka memanfaatkan kebaikan keluarganya.


baru Huan akan angkat bicara seseorang masuk kedalam ruangnya.


"sayang kenapa kamu ada disini?" tanya papa Farouk sambil memeluk putrinya. sebenarnya papa Farouk sudah mendengar pertengkaran putri dan menantunya, hanya saja papa Farouk memilih pura-pura tidak tahu.

__ADS_1


"iya dad,, aku hanya ingin melihat suamiku bekerja saja, apa kerjanya bagus atau tidak, ujarnya mencari alasan.


apa kalian sedang bertengkar? tanya papa Farouk seolah-olah tidak tau


"tidak ko dad!" jawab Yuna. cepat dan meminta pembenaran kepada Huan


"iya kan sayang, kita sedang tidak bertengkar,"


"iya dad! kami baik-baik saja" enggak lagi bertengkar, jawab Huan sambil berjalan mendekati istri dan ayah mertuanya, duduk di sofa.


"kita makan keluar bagaimana, apa kalian mau?" tanya papa Farouk, ingin memperbaiki hubungan anak dan menantunya, agar baikan lagi.


boleh da!, jawab Huan


"tapi maaf dad Yuna ga bisa, karena Yuna lagi sibuk!"


jawabnya langsung berdiri. membuat hati Huan mencelos.


"Yuna pergi dulu Dad", tukasnya memberi salam dan berlalu pergi, Huan hanya terdiam melihatnya.

__ADS_1


papa Farouk menepuk bahu Huan, dan berlalu pergi. karena Huan pun menolak di ajak makan diluar, dia ingin makan di kantor saja.


__ADS_2