Kawin Kontrak Dengan Janda

Kawin Kontrak Dengan Janda
par 27


__ADS_3

Yanti ini koper siapa? tanya mama yang melihat sudah ada koper di ruang tamu.


koperku mah, rencananya besok aku akan berangkat ke London, untuk menemani si bos.


jadi besok kamu mau keluar negeri gitu? tanya mamanya lagi.


Yanti yang sudah rapi berniat pergi, tanpa ingin menjawab pertanyaan bu Fatma!.


kamu mau kemana sudah rapih? tanya bu Fatma


"aku mau keluar mah", ujar Yanti, yang kesal dengan sang mama karena dia tak bisa bergerak bebas, sudah beberapa hari ini Bu Fatma menginap di apartemen Yanti.


mama kapan pulang? besok aku akan berangkat, nanti mama sendirian disini, tanya Yanti sedikit kesal karena ibu Fatma tak kunjung juga pulang.


nanti juga mama pulang, mama masih betah disini,


Yan, boleh ga mama ikut kamu keluar, mama pengen belanja di mall bu Fatma merayu Yanti agar mau mengajaknya.


baiklah mama boleh ikut, tapi nanti sore mama harus pulang, ujar Yanti.


"iya-iya", mama nanti sore akan pulang. ujar bu Fatma


setalah sampai di parkiran, bu Fatma terperangah melihat kendaraan putrinya, Masha Allah ini mobil kamu nak, ujar bu Fatma menatap takjub.


pasti mahal harganya?, gumam bu Fatma


jalanan cukup macet, karena lampu merah menyala karena kurang konsentrasi mobil sports Lamborghini yang di kendarai nya, menabrak sebuah mobil BMW yang di kemudikan pak Ujang,


Yanti langsung turun di ikuti bu Fatma, pak Ujang pun keluar dari dalam mobil untuk mengecek kendaraannya.


kamu ga bisa bawa mobil?, ujar Yanti kesal karena mobil barunya sedikit lecet, kalau punya mata jangan taro di dengkul, bu Fatma menambahi.


kamu harus ganti rugi perbaikan mobil saya 50 juta.


enak saja minta ganti rugi!, anda yang harus ganti rugi karena sudah menabrak mobil majikan saya, apa anda tidak lihat kalau mobil majikan saya nyampe penyok. ujar pak ujang tak mau kalah.


pak ujang terus berdebat dengan kedua wanita itu, hingga pengendara yang lain membunyikan klakson kendaraan mereka, karena lampu lalu lintas sudah kembali hijau.


hingga pak polisi lalu lintas juga ikut menenangkan, dan pak polisi menyuruh mereka menjalankan kendaraannya ke tepi jalan, agar tak mengganggu aktivitas kendaraan lain.


mama Ratna yang melihat sopirnya di keroyok, dia tak terima. dengan gaya arogannya mama Ratna menghampiri mereka.

__ADS_1


kenapa kalian menyalahkan sopir saya, bukanya kalian sendiri yang menabrak mobil saya, ujar Mama Ratna tak terima.


bu Fatma yang mendengar itu berkacak pinggang, dasar orang miskin apa kamu tidak tau berapa harga mobil ini?.


Yanti menaruh tangannya bersedekap di bawah dadanya dengan sombongnya, dia berkata, kalau anda tidak mau ganti rugi saya akan melaporkan anda ke polisi ujar Yanti mengancam.


pak Ujang yang melihat kondisinya terjepit, langsung menghubungi Yuna karena menurutnya nonanya itu bisa melibas dua wanita jadi-jadian itu.


mama Ratna tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan bu Fatma, kamu pikir saya takut.. laporkan saja, tuh bapak polisinya juga ada disini. cepet lapor kalau ga lapor nanti saya sunat kamu, biar habis sekalian anu kamu, dasar nenek peyot, eh bkan peyot tapi gembrot. teriak mama Ratna pada bu Fatma.


bu Fatma yang mendengar itu tak terima dia mau menghampiri Mama Ratna, tapi langsung di cegah Yant!i. sudah mah, mama diem aja biar Yanti, yang ngasih pelajaran,


tak butuh waktu lama yuna sudah sampai di TKP, di mana mamanya sedang berdebat di jalanan dengan dua orang wanita.


Yuna langsung memarkirkan mobilnya di belakang mobil sports milik Yanti.


dengan gaya Arogannya Yuna melangkahkan kaki jenjangnya, "kamu mau ngasih pelajaran apa kepada mama saya? tanya Yuna sambil menatap tajam dua orang yang ada di depannya.


owh jadi kamu putrinya, liat perbuatan sopir bodoh kamu itu, dia membuat mobil baru anak saya lecet, ujar bu Fatma geram.


Yuna memperhatikan mobilnya dan mobil sang penabrak, lalu Yuna, mengindai mereka. dari atas sampai bawah.


sedangkan bu Fatma dan Yanti menggeram dengan ucapan yang baru saja Yuna katakan.


Yuna sudah ayo kita pulang ajak mama Ratna, yang langsung mendapat makian dari bu Fatma dan Yanti, kalian pikir bisa kabur setelah mebuat lecet mobil saya ujar Yanti tak terima.


Yuna yang mendengar itu mendengus kesal.


berapa yang mama saya harus ganti, ujar Yuna


50 juta , jawab Yanti cepat, bu Fatma yang mendengar itu sampai menganga mendengar uang 50 juta, pikirnya 50 juta bisa buat beli perhiasan, gumamnya senang.


berikan nomor rekeningnya, ujar Yuna yang mendapat pelototan mama Ratna.


apa kalau aku sudah mentransfer uang urusan kita sudah selesai, tanya Yuna memastikan.


tentu saja, jawab Yanti Dengan senyum liciknya, dasar bodoh batinnya mengolok Yuna


pak polisi anda sebagai saksi apa yang di katakan nona ini, ujar Yuna, pak polisi hanya berkata siap!.


akhirnya Yuna mentransfer sejumlah uang yang di minta Yanti.

__ADS_1


Yanti tersenyum penuh kemenangaa begitupun dengan bu Fatma.


pak Ujang bawa mobil saya saja, biar saya bawa mobil mama, ujar Yuna yang di jawabi anggukan pak Ujang.


pak ujang heran dengan nonanya kenapa gampang sekali memberikan ganti rugi padahal jelas-jelas dia tidak bersalah.


Yuna memberikan kunci mobilnya pada pak Ujang sambil bilang, jangan pergi dulu sebelum mobil yang dia kendarai jalan, dan di jawab anggukan pak Ujang.


mama Ratna menatap nyalang, ke arah bu fatma dan Yanti.


Yanti dan bu Fatma mengibas-ngibaskan tangannya tanda mengusir.


Yuna memasuki kendaraannya, mah pasang seatbelt nya ujar yuna sambil menarik kedua sudut bibirnya, mama Ratna yang melihat itu ikut menarik kedua sudut bibirnya tersenyum iblis, apa sudah siap nyonya besar? tanya Yuna, mama Ratna menganggukan kepalanya. tentu saja sayang, ujar Mama Ratna


Yanti menekan klakson karena mobil depan dan belakangnya tak kunjung jalan,


akhirnya Yuna menyalakan kendaraannya, tanpa di duga Yuna bukan berjalan maju mobilnya, tapi dengan sengaja Yuna berjalan mundur hingga terdengar Brakkkk.


saking kerasnya mobil Yanti mundur menabrak mobil milik Yuna yang di kendarai pak Ujang,


Yanti dan Bu Fatma sangat terkejut, dia sangat geram dengan mobil yang ada di depan dengan sengaja menabrak mobilnya.


Yuna berlalu pergi sambil melambaikan tangannya. Yanti keluar dari mobilnya, dan mengomel, pada si bapak polisi.


kenapa bapak diam saja mobil saya di tabrak, ujar Yanti kesal.


bukankah nona sudah mendapat uang kompensasi. ujar bapak polisi santai.


Yanti yang kesal langsung masuk ke dalam mobilnya dan berlalu pergi. lihat saja aku pasti akan membalas mereka. batin Yanti tidak terima.


pak Ujang membunyikan klakson mobilnya, hingga membuat Yanti terkejut.


"saya duluan nona" ujar pak Ujang meledek dua wanita itu.


sedangkan Yuna dan. Mama Ratna terbahak-bahak mengingat wajah bodoh, anak dan ibu itu.


"berani sekali mereka menghina keluarga sanjaya" ujar mama Ratna.


semoga saja uang 50 juta itu cukup untuk perbaikan mobilnya, gumam Yuna Dengan tersenyum, licik


Yuna tau uang 50 juta itu tak akan cukup untuk mengembalikan kondisi mobil milik Yanti, yang sudah penyok depan belakang.

__ADS_1


__ADS_2