
Menjelang malam semua masih sibuk mengatur penataan yang pas untuk acara pernikahan besok pagi yang di gelar di rumah megah bak istana keluarga Chelsea.
Keluarga Chelsea adalah keluarga berdarah biru, Ibu nya Chelsea dari keluarga keraton sedangkan Ayah Chelsea blasteran sunda dan belanda. Wajah Chelsea justru menurun dari keluarga besar sang Ayah yang berasal dari keluarga terpandang di negara nya.
Semua menyambut hari esok dengan bahagia terutama sang Ibu yang senang sang putri kesayangan nya akan menikah dengan orang Indonesia asli, di tambah dapat menantu sama-sama keluarga terpandang.
Chelsea yang di liputi rasa gugup yang sebentar lagi akan menjadi seorang istri. Kehidupan nya akan 180 derajat berubah, dia tidak bisa lagi sebebas saat ini. Segala keputusan dalam hidup nya akan di ambil secara sepakat dengan sang suami kelak.
Rasa tak sabar menyelimuti nya hingga ia gelisah untuk tidur malam ini, berbalut baju tidur berwana putih bersih dengan hiasan renda-renda di bagian atas bahunya yang mulus. Nampak sekali seperti putri bangsawan, rambut yang di biarkan tergerai panjang bergelombang indah menyempurnakan sosok seorang Chelsea. Jangan tanyakan lagi soal paras nya tentu saja sangat amat cantik.
Chelsea mulai memejamkan mata nya, siap-siap terbang ke alam mimpi. Tapi ia tidak menyadari di balik jendela ada yang sedang mengawasinya, tiga orang itu tersenyum senang dengan tugas yang mereka dapat malam ini.
Sudut bibir melengkung sempurna menarik hawa panas yang menjalar ke tubuh masing-masing orang itu, hanya karena lekuk tubuh calon korban nya.
Kesibukan orang-orang di luar tidak menyadari bahwa ada orang asing masuk ke kediaman mereka, mereka mengira tidak akan ada hal buruk yang terjadi.
__ADS_1
Setelah meyakini calon korban nya sudah terlelap, mereka masuk mengendap-endap kaya maling, ya memang maling tapi tidak untuk merampok harta keluarga ini melainkan menghabisi anak mereka setelah mereka puas mencicipinya.
Tidak mau membuang-buang waktu mereka pun beraksi dengan cepat membius korban agar tetap tidur nyenyak biar mempermudah mereka menjalankan aksi bejad nya.
Chelsea yang tidur nyenyak di tambah dengan biusan secara langsung akan diam tanpa memberontak, mereka merobek paksa baju indah itu dalam sekali tarikan.
Terpampang lah maha karya yang indah di depan mata, satu per satu menunggu giliran untuk menikmati boneka hidup di depan nya.
Hentakan terus menghujam tubuh Chelsea tanpa rasa bersalah para bedebah itu terus menikmatinya, sampai mereka menghilangkan dahaga yang sesak membakar tubuh memadam dengan sendiri nya.
Setelah sangat-sangat puas mereka langsung membunuh korban nya dengan membabi buta, darah segar mengalir deras dari tubuh Chelsea yang polos.
Mereka tersenyum ketika sudah selesai semua jejak mereka bersihkan dengan cairan khusus, berikut selembar surat sebagai tanda terimakasih telah melahirkan santapan lezat untuk mereka.
Suasana yang indah akan menjadi saksi pernikahan sepasang kekasih itu, masih belum ada yang mengetahui kematian sang calon pengantin wanita.
__ADS_1
Sampai sebuah ketokan terdengar dari luar kamar Chelsea tapi tak ada balasan dari si penghuni kamar, karena takut akan telat menghiasi wajah putrinya sang Ibu mengambil kunci cadangan untuk membuka kamar sang anak.
Satu detik,
Dua detik,
Tiga detik,
Empat detik,
Lima detik,
Hingga detik enam, pintu itu terbuka....
_____
__ADS_1