
Keesokan harinya ..
Vio sudah sampai di kelasnya lebih awal duduk manis menunggu bel berbunyi di sekolahnya .
Selang beberapa menit satu persatu temannya mulai memasuki kelas dengan langkah-langkah kaki saling berebut mencari tempat duduk yang di inginkan, karena di kelas ini tidak ada aturan penguasa tempat permanen .
Kalau murid yang ingin duduk di area depan harus jauh lebih awal di banding murid lain .
Semua bebas memilih dimana mereka inginkan untuk duduk .
Tepat saat Vio menoleh ada seseorang yang telah duduk di sampingnya sambil tersenyum kaku .
''Boleh aku duduk di sini ?'' tanya seorang murid laki-laki yang sempat memperhatikan Vio kemarin .
''Boleh .'' jawab Vio singkat
Terkesan cuek dan dingin .
Anak laki-laki itu mengulurkan tangan, hendak memperkenalkan dirinya meski hanya sekedar nama .
''Kenalkan namaku Dan. ''
''Iya, sudah tau. '' jawab Vio kembali tanpa menoleh ke samping .
''Dari mana kamu tau namaku .'' ucap dan bingung
Vio melirik dan mengambil penggaris, lalu di arahkan nya ke bagian dada Dan sebelah kiri seragamnya .
''Itu .'' Vio sambil berdecak sebal di buatnya tanpa Vio sadari bibirnya sudah membentuk lingkaran seperti donat .
Vio kesal dengan orang yang menggangu nya saat dia sedang baca .
Siapa pun orangnya Vio benci di ganggu .
''Ooh aku lupa namaku sudah terpasang disini .''
ucap dan malu karena kebodohannya .
''Udah jangan ganggu aku, aku benci di ganggu .'' Vio masih aja membangun tembok besar untuk orang-orang yang mendekati nya .
''Kenapa kamu dingin sekali, padahal cuaca hari ini panas terik loh .''
Dan tidak mau kehabisan akal untuk bisa berteman dengan Vio .
__ADS_1
''Kamu itu menyebalkan, mau kamu apa sih ? .''
suara Vio menahan amarah di hatinya .
''Dasar bikin mood aku rusak saja, udah punya nama irit banget hmmm itu orang tuanya engga kreatif banget, masa kasih nama anak 3 huruf pelit banget iiihhh .'' batin Vio sambil cemberut memandang orang di sebelahnya .
''Ya maaf, bukan maksud aku ganggu kamu, aku cuma mau berteman apa engga boleh ?''
''Engga . .''
''Kenapa ?''
''Haduh kamu tuh yaa .''
Vio di buat geregetan sama tingkah Dan .
.
.
.
.
''Ok kita berteman .''
''Nah gitu dong dari tadi, yaa sudah kamu lanjutin aja belajarnya yaa teman baru .'' ucap Dan nyeleneh sambil bangun dari posisi duduknya .
''Menyebalkan .'' suara Vio sambil mengepalkan tangannya .
Dan sangat puas setelah membuat Vio marah karena semakin Vio marah semakin menggemaskan wajahnya .
Dan pun tersenyum penuh kemenangan .
.
.
.
.
Awalnya indah .
__ADS_1
''Sudah lama sekali aku tidak punya teman untuk sekedar menganggu nya adalah hiburan ku .'' batin Dan
Dan adalah anak laki-laki yang susah di tebak pemikiran nya, tidak mau berteman sama orang yang tidak dia sukai .
Namun beda dengan Vio , saat Dan melihat Vio ada sesuatu yang berbeda dari gadis dingin itu yang membuat Dan menjadi penasaran .
Dan bukan anak yang jahat hanya saja keusilannya membuat orang membencinya .
Jam belajar pun di mulai .
Dan kembali menghampiri tempat duduknya di sebelah Vio .
Vio masih tidak memperdulikan teman barunya beberapa menit yang lalu .
''Hai .'' sapa Dan
''Berisik anak singkat .'' ucap Vio pelan
''Apa tadi kamu bilang .''
''Anak singkat, apa kurang jelas ...'' ucap Vio mengulang ucapannya kembali .
''Kenapa dengan julukan itu .''
''Karena nama mu singkat, orang tua mu pelit kasih nama .'' terang Vio
''Ooh ..'' hanya itu jawaban Dan .
Dan tidak membalas lagi ucapan Vio yang terdengar menusuk .
Dan tidak ambil pusing atas penilaian orang terhadap nama maupun sikap menyebalkan nya .
Dan sangat cuek tapi tidak di hadapan Vio .
.
.
.
.
KENAPA hayooo !!!!!
__ADS_1