Kegagalan Seorang Ibu

Kegagalan Seorang Ibu
Berteman


__ADS_3

Keesokan harinya ..


Vio sudah sampai di kelasnya lebih awal duduk manis menunggu bel berbunyi di sekolahnya .


Selang beberapa menit satu persatu temannya mulai memasuki kelas dengan langkah-langkah kaki saling berebut mencari tempat duduk yang di inginkan, karena di kelas ini tidak ada aturan penguasa tempat permanen .


Kalau murid yang ingin duduk di area depan harus jauh lebih awal di banding murid lain .


Semua bebas memilih dimana mereka inginkan untuk duduk .


Tepat saat Vio menoleh ada seseorang yang telah duduk di sampingnya sambil tersenyum kaku .


''Boleh aku duduk di sini ?'' tanya seorang murid laki-laki yang sempat memperhatikan Vio kemarin .


''Boleh .'' jawab Vio singkat


Terkesan cuek dan dingin .


Anak laki-laki itu mengulurkan tangan, hendak memperkenalkan dirinya meski hanya sekedar nama .


''Kenalkan namaku Dan. ''


''Iya, sudah tau. '' jawab Vio kembali tanpa menoleh ke samping .


''Dari mana kamu tau namaku .'' ucap dan bingung


Vio melirik dan mengambil penggaris, lalu di arahkan nya ke bagian dada Dan sebelah kiri seragamnya .


''Itu .'' Vio sambil berdecak sebal di buatnya tanpa Vio sadari bibirnya sudah membentuk lingkaran seperti donat .


Vio kesal dengan orang yang menggangu nya saat dia sedang baca .


Siapa pun orangnya Vio benci di ganggu .


''Ooh aku lupa namaku sudah terpasang disini .''


ucap dan malu karena kebodohannya .


''Udah jangan ganggu aku, aku benci di ganggu .'' Vio masih aja membangun tembok besar untuk orang-orang yang mendekati nya .


''Kenapa kamu dingin sekali, padahal cuaca hari ini panas terik loh .''


Dan tidak mau kehabisan akal untuk bisa berteman dengan Vio .

__ADS_1


''Kamu itu menyebalkan, mau kamu apa sih ? .''


suara Vio menahan amarah di hatinya .


''Dasar bikin mood aku rusak saja, udah punya nama irit banget hmmm itu orang tuanya engga kreatif banget, masa kasih nama anak 3 huruf pelit banget iiihhh .'' batin Vio sambil cemberut memandang orang di sebelahnya .


''Ya maaf, bukan maksud aku ganggu kamu, aku cuma mau berteman apa engga boleh ?''


''Engga . .''


''Kenapa ?''


''Haduh kamu tuh yaa .''


Vio di buat geregetan sama tingkah Dan .


.


.


.


.


''Ok kita berteman .''


''Nah gitu dong dari tadi, yaa sudah kamu lanjutin aja belajarnya yaa teman baru .'' ucap Dan nyeleneh sambil bangun dari posisi duduknya .


''Menyebalkan .'' suara Vio sambil mengepalkan tangannya .


Dan sangat puas setelah membuat Vio marah karena semakin Vio marah semakin menggemaskan wajahnya .


Dan pun tersenyum penuh kemenangan .


.


.


.


.


Awalnya indah .

__ADS_1


''Sudah lama sekali aku tidak punya teman untuk sekedar menganggu nya adalah hiburan ku .'' batin Dan


Dan adalah anak laki-laki yang susah di tebak pemikiran nya, tidak mau berteman sama orang yang tidak dia sukai .


Namun beda dengan Vio , saat Dan melihat Vio ada sesuatu yang berbeda dari gadis dingin itu yang membuat Dan menjadi penasaran .


Dan bukan anak yang jahat hanya saja keusilannya membuat orang membencinya .


Jam belajar pun di mulai .


Dan kembali menghampiri tempat duduknya di sebelah Vio .


Vio masih tidak memperdulikan teman barunya beberapa menit yang lalu .


''Hai .'' sapa Dan


''Berisik anak singkat .'' ucap Vio pelan


''Apa tadi kamu bilang .''


''Anak singkat, apa kurang jelas ...'' ucap Vio mengulang ucapannya kembali .


''Kenapa dengan julukan itu .''


''Karena nama mu singkat, orang tua mu pelit kasih nama .'' terang Vio


''Ooh ..'' hanya itu jawaban Dan .


Dan tidak membalas lagi ucapan Vio yang terdengar menusuk .


Dan tidak ambil pusing atas penilaian orang terhadap nama maupun sikap menyebalkan nya .


Dan sangat cuek tapi tidak di hadapan Vio .


.


.


.


.


KENAPA hayooo !!!!!

__ADS_1


__ADS_2