Kembali

Kembali
KEMBALI ( Memberi Kabar)


__ADS_3

"Maafkan aku Kak, tapi yang Kakak katakan adalah benar, aku tidak mengenalimu tadi karena tubuhmu sekarang semakin gagah saja."


"Haha..."


"Malah ketawa, Kakak datang ke sini kapan?" tanya Senja kepada sang kakak.


"Sudah dari jam sembilan tadi."balas Hendi sambil memainkan hijab Senja.


"Udah makan siang belum?kalau belum biar Senja suruh Bi Jum buatin makan buat Kakak." tanya Senja lagi.


"Udah Kok, tadi sebelum ke sini kakak sarapan di bandara." Hendi mencium pipi adiknya, karena dia masih sangat merindukan adiknya.


"Kakak kok nggak bilang sih kalau mau ke sini, kan kalau bilang Senja bisa jemput Kakak di Bandara." ucap Senja sambil balas mencium pipi kakaknya.


"Kan biar jadi kejutan buat kamu, eh taunya kamu nggak terkejut."Hendi mencubit pangkal hidung Senja.


"Hehe, tapi lain kali Kakak harus memberi tau aku, kalau Kakak mau ke sini." Senja menjauhkan tangan kakaknya dari hidungnya.


"Ok, gimana kuliah kamu,lancar?"


"Alhamdulillah Kak, lancar."


"Bunda suka nanyain kamu De, tapi setiap kakak hubungin kamu nomor kamu nggak bisa di hubungi."


"Maaf Kak, sebenarnya HP Senja waktu itu hilang, untungnya sih Senja udah nyalin semua nomor di kontak Senja ke buku, tapi gara-gara sibuk jadi Senja belum sempat memberi kabar ke Bunda."ucap Senja sambil memakaikan dasi kakaknya.


"Sesibuk-sibuknya kamu, lain kali tetap harus memberi kabar orang rumah, kasian kan Bunda sama Ayah yang kangen sama kamu."


"Iya deh Kak."


"Sekarang kakak mau vidio call Bunda."Hendi mengambil HP miliknya dari saku jasnya.


"Aduh, alamat kena marah ini." Senja tersenyum kecil.


"Nanti kakak belain deh kalau Bunda marah."


"Wah asik dong kalau ada yang belain aku."


"Siapa yang bilang mau belain kamu, kakak tu mau belain Bunda, kalau perlu memprovokasi Bunda biar marahnya lama." Hendi menyengir kuda.


Hendi melakukan panggilan vidio tak lama sambungan sudah terhubung, terlihat wajah Zara tersenyum di balik layar.


Senja menjauhkan dirinya dari Hendi, Senja belum siap jika nanti kena marah.


"Assalamualaikum Bunda."


"Waalaikumsalam, kamu sudah sampai Nak?"


"Sudah Bunda, ini Hendi lagi di balkon kamar Senja, Bunda mau bicara sama Senja nggak? tapi Senja nya takut Bun."

__ADS_1


"Alhamdulillah kalau sudah sampai, mau dong, bunda kangen banget sama dia, takut kenapa emangnya?"


"Takut di marahin, karena nggak pernah ngasih kabar ke Bunda dan Ayah."


"Tenang aja, Bunda nggak akan marah kok, ayo dong Kak, kasih HP kamu ke adik kamu."


"Iya Bunda."


Hendi menyuruh Senja untuk mendekat, Senja masih sedikit takut sebenarnya, tapi karena tadi Zara sudah bilang jika tidak akan marah jadi Senja mau bertatap muka lewat panggilan vidio dengan Zara.


Senja mengambil alih HP itu, kemudian duduk di samping kakaknya, sehingga Zara bisa melihat wajah kedua anaknya.


"Assalamu'alaikum Bunda."


"Waalaikumsalam, Senja kenapa nggak ngasih kabar ke bunda, di telephone nggak pernah di angkat, di chat nggak pernah di balas, bunda tu khawatir sayang sama kamu, kamu kok jahat banget ya sama bundanya sendiri, kamu udah lupain bunda sama ayah?"


Zara mengeluarkan sedikit uneg-uneg di hatinya.


Senja yang mendengar pertanyaan bundanya yang malah jadi omelan itu hanya bisa tersenyum, dia bingung harus menjawab dari mana dulu.


Perdebatan ibu dan anak itu berlangsung cukup lama.


🍁🍁🍁


Malam harinya Senja dan Hendi makan malam di luar, karena Hendi yang memintanya, dia rindu suasana makan malam dengan adiknya.


Mereka makan di salah satu restoran termahal di negara itu, sebenarnya Senja tidak mau makan di sini tapi karena di paksa oleh sang kakak akhirnya Senja menurut saja.


"De, di sini nggak ada yang jual Martabak ya?" tanya Hendi yang kini duduk di kursi taman kota.


"Nggak ada lah Kak."


"Padahal kakak kangen berebut Martabak sama kamu."


"Haha... Kakak masih sama seperti dulu nggak berubah, yang berubah cuma badannya doang."


"Ya mau gimana lagi, udah dari sananya De."


"Hehe iya... kalau aku libur panjang, aku pulang deh Kak, biar bisa makan Martabak bareng Kakak."


"Janji ya."


"InsyaAllah."


"Yaudah yuk pulang De, udah malam."


"Oke."


Mereka kembali ke rumah Senja,Hendi tidur di kamar yang memang khusus untuk keluarga sedangkan Senja tidur di kamarnya sendiri.

__ADS_1


🍁🍁🍁


Pagi harinya setelah selesai sarapan Senja pamit kepada kakaknya karena hari ini ada kelas.


Hendi ingin mengantar Senja tapi Senja menolak dengan alasan kalau nanti kakaknya akan capek lebih baik istirahat saja.


Hendi menuruti kemauan adiknya, dia tidak akan pergi ke mana-mana dan beristirahat karena nanti sore mereka akan pergi menonton film bersama.


Di kampus Senja melihat Alarice dan juga Arka sedang asik mengobrol. Senja menghampiri mereka.


"Selamat pagi semuanya."


"Pagi bebz."


"Morning baby."


"Masuk ke kelas yuk, sebentar lagi dosen datang lho."


"Yaudah ayo."


Alarice dan Senja masuk ke kelasnya sedangkan Arka ke kelas lain karena dia adalah senior mereka.


Dosen akhirnya masuk ke kelas, dan langsung memberikan ulangan lisan secara mendadak.


Senja cukup khawatir jika dirinya tidak bisa menjawab karena tadi malam dia tidak membaca sama sekali.


Alarice pun juga demikian.


Namun di luar perkiraan mereka berdua, mereka bisa menjawab semua soal dengan mudah.


Setelah kelas selesai Senja dan Alarice menemui Arka yang juga sudah selesai.


"Nanti sore kalian mau ikut nggak? nonton sama aku."


"Tumben kamu mau nonton, biasanya kita ajak juga nggak mau." ujar Alarice.


"Aku sebenarnya malas tapi karena Kakakku sedang mengunjungiku kemari jadi aku mau menemaninya menonton, karena besok Kakak sudah akan kembali." Senja mengatakan alasannya.


"Jadi Kak Hendi datang kemari? huh senang sekali ya jadi kamu bebz, Kak Alex aja nggak pernah mau kalau aku suruh ke sini."keluh Alarice.


"Kak Alex kan sibuk, jadi gimana mau nggak nonton sore nanti?"ucap Senja untuk memastikan.


"Gimana honey?" Alarice meminta pendapat Arka.


"Ok." Arka menyetujuinya.


"Baiklah kalau gitu aku pulang dulu ya, bye Arka bye Lala." Senja melambaikan tangannya kepada mereka.


"Bye" jawab mereka bersamaan.

__ADS_1


#Jangan lupa likeπŸ‘ komen, rate dan vote nya...


Terima kasih πŸ˜˜πŸ’•...


__ADS_2