Kembali

Kembali
KEMBALI (Undangan Pesta)


__ADS_3

🦋🦋TAP JEMPOL👍 KALIAN SEBELUM MEMBACA🦋🦋


"Enggak kok, Kan emang aku nggak tau, makannya aku tanya sama kalian."


"Dasar, lo nggak berubah dari dulu." Anggi menjitak dahi Senja.


"Hehe...." Senja tersnyum sambil mengelus dahinya.


"Emang lo mau dia berubah jadi apa Nggi?" tanya Erick dengan wajah polosnya.


"Guling gue, biar bisa gue peluk kalau tidur." ucap Anggi dengan wajah smirknya.


"Ih mesum." ucap Senja memukul pelan lengan Anggi.


Dulu kita sahabat, teman begitu hangat


Mengalahkan sinar mentari


Dulu kita sahabat, berteman bagai ulat


Berharap jadi kupu-kupu


Suara HP senja tanda panggilan masuk. Senja melihat nama Alarice muncul di layar HP nya, kemudian langsung mengangkat telephone itu.


"Assalamu'alaikum La, kenapa lo telephone gue?" tanya Senja.


"Waalaikumsalam, Bebz lo bisa nemenin gue ke Cafe XX nggak sekarang?"


"Mau ngapain ke sana? kalau nggak penting banget gue nggak bisa La, soalnya di rumah gue ada tamu."


"Senja pliss lah lo mau ya, gue mau ketemu sama Kakak sepupu gue."


"Kok gue baru tau ya kalau lo punya kakak sepupu."


"Udah deh bebz, jangan banyak tanya temenin gue ya,gue jemput sekarang."


"Gue ngg."


Tut tutt, panggilan terputus saat Senja belum menyelesaikan ucapannya.


"Dasar tu anak keras kepala banget sih, gimana dong, kan aku nggak enak kalau mau nyuruh mereka pulang." gumam Senja.


"Senja." panggil Hendra dari ruang makan.


"Iya Kak."


"Makasih ya buat makan siangnya, kita pamit ya, maaf nggak bisa di sini lama-lama soalnya kita ada urusan." ucap Hendra yang langsung membuat Senja lega.


"Iya Kak, kalian hati-hati ya."


Senja mengantar ketiga pemuda itu sampai depan rumahnya.

__ADS_1


"Lain kali kita main lagi ya." ucap Erick.


"Iya Kak." balas Senja melihat punggung ketiga pemuda itu keluar dari gerbang rumahnya, karena mereka datang dengan berjalan kaki.


Lima belas menit kemudian Alarice tiba di rumah Senja, Senja tidak menyuruhnya masuk karena Alarice menolaknya.


"Udah ayo buruan, kakak gue udah nungguin soalnya."


"Lo tu lain kali kalau ngajakin gue jangan mendadak dong, gimana kalau gue nggak bisa coba."


"Iya-iya bebz maaf ya."


"Es cim dulu." ucap Senja seperti anak kecil.


"Iya nanti gue beliin lo ice cream sepuas lo di cafe." ucap Alarice.


"Maacih aunty." Senja kembali berucap layaknya anak kecil.


"Pengen muntah gue dengernya." ucap Alarice masih fokus menyetir.


"Hahaha." Senja tertawa karena tingkahnya sendiri.


Alarice melajukan mobilnya dengan kecepatan lumayan tinggi jadi mereka sekarang sudah samapai di Cafe XX tempat kakak sepupu Alarice janjian.


Alarice segera masuk ke Cafe XX di susul oleh Senja, terlihat seorang pria melambaikan tangan kepada mereka.


Alarice menarik tangan Senja agar mengikutinya.


Kakak sepupu Alarice menatap Senja dengan seksama, dan langsung tersenyum sendiri.


"Jangan percaya Kak, tadi dia aja yang buru-buru malah gangguin aku lagi, padahal di rumah aku tadi ada tamu." ucap Senja karena tidak mau di salahkan, karena memang benar kan jika tadi Alarice yang buru-buru.


"Yaudah kalian duduk dulu, tadi kakak udah pesan minuman buat kalian, kalian mau makan nggak?" tanya kakak sepupu Alarice.


"Aku enggak deh Kak, baru aja makan siang soalnya." tolak Senja halus.


"Aku juga enggak Kak."


"Oke kalau gitu."


"Oh iya Kak, kenalin ini sahabat aku namanya Senja, dan Senja ini kakak sepupu aku namanya Herry."


"Salam kenal ya." ucap Herry.


"Salam kenal juga Kak." balas Senja.


"Kak Herry ada perlu apa ngajak aku ketemuan?" tanya Alarice langsung ke intinya.


"Papa sama mama ngundang kamu ke acara ulang tahun pernikahan mereka." Herry memberitahukan tujuannya mengajak adik sepupunya itu bertemu.


"Ok deh nanti kalau misal Lala nggak sibuk, Lala dateng." kata Alarice.

__ADS_1


"Ajak teman kamu sekalian." ucap Herry.


"Nggak usah Kak, aku biasanya sibuk." tolak Senja karena merasa tidak enak jika dia tiba-tiba ikut ke pesta itu.


"Yaelah bebz temenin gue lah, masa gue sendiri sih." rengek Alarice.


"Tapi kan lo tau kalau gue itu sering banget sibuk, La. Lo ajak Arka aja deh."


"Sekali aja lah bebz, nggak tiap hari juga. Arka dia mana mau ikut pesta begituan." bujuk Alarice.


"Tapi."


"Nggak ada tapi-tapi an bebz. Acaranya kapan Kak?"


"Dua hari lagi. Dan ini undangannya." Herry menyerahkan satu undangan kepada Alarice.


Mereka menghabiskan waktu cukup lama di Cafe XX, hingga tidak terasa waktu sudah menjelang sore, dan merekapun akhirnya pulang ke rumah masing-masing.


Alarice mengantar Senja sampai rumahnya, kemudian segera pulang ke apartemen.


🍁🍁🍁


Dua hari telah berlalu kini waktunya Alarice dan Senja menghadiri acara ulang tahun paman dan bibinya Alarice.


Alarice sudah berada di rumah Senja sejak sore tadi, dan sekarang tepat jam tujuh malam Alarice merias dirinya di depan cermin di meja rias Senja.


"Gimana bebz penampilan gue, cantik nggak?" tanya Alarice setelah selesai berhias.


"Cantik kok, cuman warna lipstik lo nggak cocok sama make up lo, ganti pakai yang warnanya lebih muda deh." kritik Senja yang melihat bibir Alarice tampak sangat merah karena lipstiknya.


"Cocok kok bebz menurut gue." ucap Alarice melihat wajahnya di pantulan cermin.


"Lo seperti tante-tante kalau pakai lipstik itu bebz." Senja memberitahukan alasannya agar Alarice mau mengganti warna lipstiknya.


"Ok deh gue ganti." Alarice sibuk mengopes lipstik dan bibirnya, sedangkan Senja sekarang sedang memberikan polesan make up tipis di wajahnya, dan lip tin agar bibirnya tidak kering.


Alarice menggunakan dress warna maroon dengan tas berwarna senada sehingga dia terlihat anggun, dan manis.


Sedangkan Senja, dia memakai dress panjang yang agak longgar warna navy dan merah dan hijab warna navy juga, sehingga Senja terlihat sangat elegan, di tambah make up nya yang terlihat natural Senja terlihat sangat cantik.


"Udah selesai kan bebz, yuk kita berangkat."


"Okey."


Mereka turun, dan Senja menghampiri Bi Jum untuk pamit.


"Bi Senja pergi dulu ya, mungkin nanti Senja menginap di apartemen Alarice jadi Bibi bisa kunci pintunya sekarang." ucap Senja kepada Bi Jum.


"Iya Non." balas Bi Jum.


#Jangan lupa like semua episode,komen, rate, dan votenya...

__ADS_1


Terima kasih 😘💕...


__ADS_2