Kembali

Kembali
KEMBALI ( Apa Lagi? )


__ADS_3

🦋🦋TAP JEMPOL👍 KALIAN SEBELUM MEMBACA🦋🦋


"Kenapa kamu minta maaf?" tanya Faris, dahinya sedikit berkerut karena merasa heran dengan tingkah Senja yang berubah-ubah layaknya Bunglon berubah warna.


"Kakak boleh bercerita, tapi tolong jangan bahas masa lalu kita, dan semua perasaan yang ada dulu, itu hanya masa lalu, sekarang aku sudah punya orang yang aku sukai," ucap Senja, walau berat tapi dia harus mengungkapkan yang sejujurnya, karena dia tidak mau memberikan harapan dan luka di hati orang lain.


"Senja, apa tidak ada sedikit rasa itu yang tersisa di hatimu?" tanya Faris dengan lirih.


"Jujur apa bohong?" tanya Senja dengan tersenyum bercanda.


"Aku serius," ucap Faris, dia merasa kesal karena Senja malah bercanda dengannya.


"Aku seribu rius," jawab Senja dengan santainya.


"Memang ada?" tanya Faris, dia menjitak dahi Senja yang masih dibalut perban dengan pelan, sehingga tidak akan membuat Senja merasa sakit.


"Kenapa Bapak suka sekali menjitak dahiku? Ini bukan mainan!" ucap Senja. "Ada, bukankah aku baru saja mengucapkannya, Pak?" imbuhnya, dia memanggil Faris dengan panggilan bapak lagi.


Dari kejauhan ada hati yang merasa sakit saat melihat kedekatan Faris dengan Senja, dia tidak ingin salah paham tapi untuk menemui mereka rasanya sangat berat.


Jadi, kamu pulang nggak mau aku antar karena ada dia di rumahmu, apa kamu nggak memikirkan bagaimana perasaanku saat ini. Orang itu hanya bisa berbicara di dalam benaknya saja.


Senja melihat ada seseorang yang memerhatikan mereka dari kejauhan, Senja tidak ingin membuat orang itu salah paham dengannya, akhirnya dia pun memutuskan untuk menghampiri orang itu.

__ADS_1


"Bapak tunggu sebentar, ya! Ada calon suamiku di dekat gerbang, aku tidak mau dia salah paham," ucap Senja sebelum meninggalkan Faris dan menghampiri Anggi.


Mungkin aku memang harus ikhlas untuk melepaskanmu. Faris berbicara di dalam hatinya.


Jujur hatinya sangat sakit tapi dia tidak ingin egois, dia tidak mau memaksakan cintanya pada seseorang yang tidak mencintainya.


"Kak Anggi, kenapa Kakak di sini, ayo kita ke rumah," ajak Senja, sesaat setelah sampai di depan Anggi.


Anggi tidak langsung mengiyakan ajakan calon istrinya, dia malah memerhatikan Senja dengan intim, dia mencoba mencari tahu apa mungkin kalau calon istrinya masih mencintai atau menyembunyikan sesuatu darinya, tapi Anggi tidak menemukan itu.


"Kenapa Kakak melihatku seperti itu? Aku merasa tidak nyaman," ucap Senja, dia menatap mata Anggi dengan lekat.


"Sayang, kenapa dia bisa di rumahmu?" tanya Anggi, dia mencoba untuk menahan emosinya agar tidak marah-marah dan menimbulkan kesalahpahaman di antara mereka.


"Apa kamu cemburu?" tanya Senja dengan senyuman yang mengembang di bibirnya.


"Kakak harus percaya, kalau aku hanya mencintaimu saja!" Senja meraih tangan Anggi dan menggenggamnya, kemudian dia mengajak Anggi untuk menemui Faris.


"Tunggu!" Anggi menghentikan langkahnya sehingga membuat Senja harus ikut berhenti juga.


"Ada apa?"


"Aku mencintaimu, tolong jangan lukai perasaanku, aku tidak sanggup jika harus kehilanganmu nanti," ucap Anggi dengan wajah takut, dia benar-benar tidak bisa kalau suatu hari nanti Senja akan meninggalkannya.

__ADS_1


"In sya Allah, Kak." Senja tersenyum, dia menarik kembali tangan Anggi.


"Senja tunggu!" Lagi-lagi Anggi menghentikan langkahnya.


"Apa lagi?" tanya Senja dengan sabar, karena dia tidak mau kalau harus bicara tidak sopan dengan calon suaminya.


"Sayang, kalau hatimu tidak yakin dengan perasaanku, kamu bisa menyudahi hubungan kita sekarang, sebelum kita melangkah terlalu jauh," ucap Anggi tiba-tiba. Dia merasa ragu dengan perasaan gadis itu sekarang.


Mendengar penuturan Anggi, hati Senja tiba-tiba merasa sakit, dia tidak pernah mengira kalau orang yang dia cintai akan mengatakan hal itu kepadanya. Mata Senja menatap kedua mata Anggi dengan tatapan terluka. Mata Senja terlihat berkaca-kaca sekarang.


"Aku tidak suka Kakak bicara seperti ini, kenapa Kakak menyakitiku?" Air mata yang membendung sudah tidak mau lagi ditampung, sampai akhirnya tumpah juga membanjiri pipinya.


"Sayang, maafkan kakak. Kakak hanya tidak mau kalau merasa terbebani dengan hubungan kita saat ini," ucap Anggi.


"Kak Anggi, aku hanya mencintamu, kau dengar itu? Aku mencintaimu," teriak Senja dengan terisak, dia memeluk Anggi dengan erat.


Faris yang mendengar teriakan Senja yang mengatakan kalau dia mencintai Anggi, hatinya langsung merasakan pilu, hatinya hancur dan terluka, bahkan jika lukanya bisa dilihat, semua orang tidak akan sanggup untuk melihatnya.


Aku mencoba untuk ikhlas, tapi kenapa hatiku masih merasa sakit saat mengetahui kamu. mencintai orang lain.


🍁🍁🍁


**Bersambung ...

__ADS_1


Komen, like, rate lima jangan lupa!


Vote yang banyak ya teman-teman 😘**


__ADS_2