Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!

Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!
Keusilan Vicky


__ADS_3

Ke esokkan paginya


Sari Pun terbangun. Dirinya masih melihat Vicky yang sedang tertidur pulas di atas ranjang.


Sari memutuskan untuk pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk Vicky dan Iya juga akan membuat secangkir kopi untuk cowok itu.


"Semoga rencana gue ini berjalan dengan lancara."ucap Sari pelan.


Setelah kopi nya jadi, Sari pun hendak memberikan nya kepada Vicky di kamar, namun cowok itu seperti nya sudah bangun dan sedang berada dalam kamar mandi .


Jadi Sari memutuskan untuk meletak kan kopi tersebut di atas meja yang ada di dalam kamar nya itu .


Kemudian Sari memutuskan untuk kembali ke dapur dan melanjutkan acara membuat memasak nya. Bukan dia yang masak, lebih tepat nya ia melihat mbok Darmi memasak. Tapi tak apalah, setidaknya dengan melihat Sari bisa mendapatkan ilmu untuk belajar memasak walau pun sedikit.


Vicky keluar dari kamar mandi , dengan heran ia memandang secangkir kopi yang sudah siap untuk dinikmati di atas meja. Vicky berjalan dan mengambil cangkir tersebut. Ia pun tersenyum sembari menghabiskan kopi yang telah di buatkan oleh Sari hingga hanya tersisa ampas kopi nya saja .


"Lumayan"ucapnya tersenyum


Saat meletakkan cangkir nya kembali di atas meja dia melihat ada segelas air putih juga di atas meja tersebut . kemudian Ide hasil nya pun muncul , Vicky menuangkan air tersebut ke dalam cangkir kopi nya , seolah kopi tersebut masih utuh .


"Dia pasti sangat kesal" ucap nya pelan


Saat Vicky bersiap hendak pergi ke sekolah, Sari pun datang dan menghampiri nya .


" Ayo sarapan dulu, gue udah menyiap kan sarapan untuk kita ."Ajak Sari, namun Vicky hanya diam saja .


"Hei, lu dengar nggak sih ?"Teriak Sari kesal , namun Vicky tetap diam . Ia sibuk memasang sepatu nya .


" Vicky ...lu udah memaafin gue kan? Lu udah nggak marah lagi kan ?" tanya Sari

__ADS_1


" Memang " Saut Vicky dengan singkat sembari mengikat tali sepatu nya.


" Terus kenapa sekarang lu masih mendiamkan gue dan cuekin gue seperti ini ?" tanya Sari dengan kesal , Vicky pun berdiri dan berjalan mendekati Sari.


" Bukankah hal semacam ini sudah sering terjadi di antara kita ? Kenapa lu jadi bingung gini . Lagi pula, peduli apa lu gue mau cuek apab" Ciletuk Vicky, ia melirik mata Sari dengan sinis. Vicky meraih tas dan kunci mobil nya setelah itu ia berlalu meninggal kan Sari, Sari hanya mengalami nafas panjang .


Ia hanya bisa diam dan memandangi Vicky yang berlalu pergi meninggalkan nya.


" Kenapa dia jadi dingin kayak gini ? Perasaan semalam dia baik-baik aja deh " gumam saat Sari, dia merasa heran dengan perubahan sikap Vicky pagi ini.


Sari melihat kearah meja dan melihat cangkir kopi yang masih terisi penuh " Sialan , bahkan kopi yang gue buat tidak di minum nya sedikit pun . Padahal gue udah capek-capek bangun pagi untuk membuatkan nya kopi." Gumam Sari, sambil menggerutu kesal ia meminum kopi tersebut.


Puffttt....


" Kenapa rasa kopinya jadi seperti ini ? Perasaan tadi gue udah nambahin gula deh, kok tiba - tiba rasa nya jadi hambar gini" gumam Sari kembali sambil melihat cangkir kopi nya .


Sari menghela nafas " Mungkin dia nggak mau minum , Karena dia sudah tahu bagaimana rasa nya. Untung dia nggak mau makan , gue nggak bisa bayangin Bagaimana rasa masakan yang gue masak itu. Tapi gue rasa masakan nya akan enak karena tadi kan gue di bantu sama mbok,"ucap Sari bersedih , Ia pun langsung pergi ke dapur dan membuang kopi tersebut,


Sari diam dan memikirkan sesuatu , wajah nya tampak bersedih .


Sari termasuk karakter yang tergolong melankolis. Ia sangat perasa jadi tak heran jika diri nya mudah sekali tersinggung dan bersedih karena hal sepele . Apalagi di balik sifatnya yang terlihat sangat cuek dan kasar ,namun tersimpan kelembutan di dalam hati nya, itu sebab nya dia sangat mudah sekali menangis .


Sari bukan lah tipe orang yang mudah mengekspresi kan perasaannya kepada orang lain, dia lebih memilih diam dan memendam nya sendiri dari pada harus bercerita kepada orang lain meski pun itu para sahabat nya sendiri.


Perut Sari terasa lapar , tetapi melihat masakan yang masih utuh rasa nya Ia jadi tak berselerah untuk menyantap nya,


Ia mencoba menghabis kan waktu nya dengan mendengar kan musik dari Boyband favorit nya .


Yap, hari ini Sari memutuskan untuk tidak masuk sekolah. Karena akan sulit bagi nya untuk fokus ke pelajaran dengan suasana hati yang sedang hancur .

__ADS_1


Sari kembali ke dalam kamar dan mengambil buku novel dan headphone dan juga ponselnya , Iya duduk di atas tempat tidur dengan bahu bersandar dan kaki yang di selonjorkan .


Sari merasa sangat lelah , baru saja ia Mem baca beberapa halaman ia sudah tertidur .


____


Siang hari nya Vicky pulang lebih awal, karena jam terakhirnya tidak ada guru, jadi Vicky memutuskan untuk pulang lebih awal .


Ia membuka pintu rumah dan masuk ke dalam kamar .Di lihat nya Sari sedang tidur sambil duduk.


Vicky menggeleng, "Bagaimana bisa dia tidur dengan posisi seperti itu" Vicky membenarkan posisi tidur Sari


Kemudian Vicky memutuskan untuk mengganti pakaian nya dan pergi ke dapur untuk makan siang.


" Apa dia sudah makan ?" tanya Vicky dalam hati sembari membuka tudung saji , ia mengambil piring dan mengambil makanan yang ada di sana kemudian mulai menyantap makanan itu dengan lahap.


Seusai makan Vicky kembali ke kamar nya ,Iya masih Melihat Sari yang sedang tertidur . Vicky tersenyum jahil, lalu mengambil sesuatu di dalam laci meja, ia mengambil sebuah spidol dari laci tersebut . Sambil tersenyum usil ia pun langsung mendekati Sari .


Ia menatap wajah tari dan menyingkirkan rambut panjang Sari yang kala itu menutupi wajah cantik nya, Vicky memandangi wajah sari dari dekat . Namun tangan Vicky membuka tutup spidol yang sedang di genggamnya , dengan musuh nya ia langsung menggambar sesuatu di wajah Sari . Sari seperti nya benar-benar kelelahan hingga ia tidak sadar bahwa Vicky sedang mengerjai nya .


Vicky mencoret wajah Sari seperti seekor kucing memberi lingkaran hitam di bagian hidung, kumis di pipi kanan dan kiri dan juga menulis sesuatu di dahi Sari.


Setelah itu Vicky menjauh dari Sari , ia mengambil ponsel nya dan juga buku sekolahnya. Ia memutus kan untuk mengerjakan tugas sekolah nya . Sesekali Vicky tak henti menahan tawa membayangkan bagaimana reaksi seri saat terbangun nanti.


...****************...


Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.


Terimah kasih💜

__ADS_1


__ADS_2