
"Kenapa?"tanya Vicky.
Sari menggeleng." Lepasin, gue kebelet."kata Sari.
"Jangan marah lagi ya..." pinta Vicky mempererat pelukan nya.
"Aku mohon Ai, jangan marah lagi aku nggak sanggup liatnya."Sambung Vicky.
"Istri mana sih yang nggak marah kalau melihat suami nya berduaan sama cewek lain di tempat umum."kata Sari mengeluar kan uneg uneg nya..
Vicky menatap Sari tak percaya." Kapan? Kok aku nggak inget."kata Vicky.
"Ihhh masa kamu lupa sih... "rungut Sari.
Vicky mencoba mengingat - ingat kembali kejadian kemaren. " Pokoknya kamu harus bisa memilih antar aku dan dia."tegas Sari, mengadu kealanya hingga Vicky mengeluh sakit karena Sari mengadu kepalanya dengan bersamaan.
"Aww... Kamu bisa nggak sih pelan sikit, jadi sakitkan ni kepala."keluh Vicky.
Vicky mencoba mengingat - ingat kembali kejadian kemaren. " Pokoknya kamu harus bisa memilih antar aku dan dia."tegas Sari, mengadu kepalanya hingga Vicky mengeluh sakit karena Sari mengadu kepalanya dengan bersamaan.
"Aww... Kamu bisa nggak sih pelan sedikit, jadi sakitkan ni kepala."keluh Vicky.
"Bodoh amat. Pokoknya jangan dekat - dekat gue sebelum lo mutusk kan pilihan." kata Sari lagi.
"Kejam banget kamu sama suami sendiri." sungut Vicky.
"Iya, yang kejam cuma gue doang, lo nya kagak." sindir Sari.
"Udahlah kita baikan aja, buat apa aku memilih kalau pilihanya sudah jelas kamu. Lagian ya, aku sama Tiara itu nggak ada hubungan apa - apa, jadi hubungan apa yang kamu maksud?" tanya Vicky.
Sari menatap pria itu. " Plak" Sari memukul lengan Vicky.
"Dasar Pria nggak punya hati, depan guelo bilang nggak ada hubungan apa - apa sama gue. Tapi, di belakang gue lo selalu saja ketemu dan makan bareng dia. Lo kira gue sebegok itu apa." celetuk Sari.
"Gimana sih caranya biar kamu percaya, apa perlu aku umumin status kita?"tanya Vicky.
Sari sangat kaget mendengar perkataan Vicky.
"Jangan gila lo,"kaget Sari.
"Makanya, percaya dong sama aku."ujar Vicky mengeratkan pelukannya.
"Lepasin!"seru Sari.
"Nggak akan, sebelum kamu mau percaya sama aku."kata Vicky.
Sari diam, bukan nya menjawab Sari malah menikmati pelukan hangat suaminya itu.
Vicky diam memperhatikan wajah Sari yang sepertinya nyaman.
"Ai, kamu...."
"Diam, ge ngantuk..."ujar Sari. Vicky tersenyum, diam pun ikut menikmatinya, meski lun keinginan nya tidak terpenuhi. Tapi dia bisa memeluka tubuh bungil itu. Rasanya Vicky sudah sangan nyaman dan bahagian dengan keadaan ini
____
3 bulan kemudian.
__ADS_1
Ujian akhir pun di laksanakan, semua murid pada sibuk untuk menyiapkan palajarannga.
Seperti semangatnya yang membara, begitu juga dengan sifat nya yang sudah mulai mengahat.
Sari dan Vicky mulai menikmati sarapannya. Mulai hari ini mereka akan menikmati sarapannya hanya beruda. karena Izam dan Mia sedang mengurus kerjaan kantor yang ada di luar negeri.
"Ai, kamu hari ini ujian apa?"tanya Vicky..
"Biologi."Jawab sari.
"Ai, aku ada sesuatu yang mau di omongin." kata Vicky.
"Apa?"tanya Sari.
"Aku di suruh papa buat ngurus perusahan, menurut kamu gimana?"tanya Vicky.
Sari menghentikan makannya." Bukannya itu bagus, ambil aja. Asal bisa bagi waktu buat sekolah dan kerja."ucap Sari.
"Apa itu artinya kamu setuju?"
"Ya setuju lah, kenapa nggak."sahut Sari kembali memakan sarapannya.
"Kenapa?"tanya Vicky.
"Pertanyaan macam apa itu? Kita kan sebentar lagi lulus sekolah dan lo udah punya keluar jadi otomatis, buat menuhin kebutusmhan rumah tangga dan Istri, lo butuh kerja biar punya uang."kata Sari.
"Matre bangat kamu."ledek Vicky.
"Itu bukan Matre, tapi realita."sahut Sari
"Baiklah iya, tapi sebelum ku mulai kerja, kita akan pergi honeymoon terlebih dahulu."ucap Vicky.
"Buat apa?"tanya Srari kaget.
"Kamu hati - hati dong Ai,makannya."Vicky melap mulut Sari dengan tisu
"Nggak sabaran banget sih, sampai nyembur gini"kata Vicky.
"Lo ya, emang paling bisa bikin orang jantungan."sungut Sari.
"Bukannya itu hal yang wajar buat pengantin baru? Meski pun kita nikahnya nggak di rayain seperti para pasangan lainnya. Tapi setidaknya kita juga harus menikmati masa - masa atau moment - moment indah seperti pasangan selayaknya."kata Vicky panjang lebar.
"Hm... Yaudah kita lalui dulu ujian ini, masalah Honeymoon kita bahas nanti aja."kata Sari menyudahi makan nya.
"Hari ini kita akan mmebawa mobil masing - masing, gue malas nunggu - nunggu."kata Sari.
"Baiklah, semoga ujian mu lancar" ucap Vicky berlalu pergi meninggalkan Sari yang masih duduk di meja makan.
"Lo juga.." teriak Sari.
___
Sari dan Vicky sama - sama melalui ujiannya dengan lancar. Selama ujian berlangsung Sari dan Vicky bersepakat untuk tidak saling bertemu.
Dan ide itu berasal dari Sari yang sebenarnya nggak mau di ganggu sama Vicky. Dia benar - benar igin fokus untuk ujiannya kali ini.
Selain inin Fokus Sari juga ingin meyakinkan dirinya, kalau rasa yang ia rasakan selama ini benar - benar rasa cinta.
__ADS_1
Setiap malam Vicky akan selalu datang ke kamar Sari, yang berada di lantai bawah. Jadi selama ujian inni Sari memilih tidur di kamar tamu dan meninggalkan Vicky sendiri di kamar.
"Miss you.. " ucap Vicky pelan menatap wajah tidur Sari yang terlihat damai.
"Besok adalah hari terakhir perpisahan ini, Ai. Aku benar - benar merindukanmu" Vicky mengecup ening dan bibir Sari sekilas.
Setelahnya dia keluar da kembali ke kamarnya.
____
Hari ini adalah hari terakhir ujian, Sari sangat khawatir dengan mata ujian hari ini. Karena ini adalah mata pelajaran yang paling nggak di sukai Sari.
"Ntah bagaimana hasilnya, gue nggak tau."ucap Sari pada kedua sahabatnya.
"Udah nggak usah di pikirin, isi aja apa yang bisa. Kalau nggak bisa, ya sudah tinggal cap cip cup.. Kan nisa."kata Manda.
"Iya nih, kayak biasa aja apa susahnya." sambung ulan.
"Baiklah, gue ke toilet dulu ya."pamit Sari.
"Iya, cepat ya. bentar lagi pengawas datang"kata Manda.
"Apa mau kita temenin?"tanya Ulan, menawarkan Sari.
"Nggak usah, lagian gue cuma bentaran doang," balas Sari.
"Ok, hati - hati ya dan cepat." kata Ulan
"Iya." Sari pul berjalan keluar kelas dan berjalan k tilet ag ada di ujung kelasnya. Sepanjag jalan menuju ke toilet, Sari melihat begitu banya murid yang belajar depan kelas. Ada yang membaca, ada yang menulis, nggak jelas nulis apa , bisa jadi nulis contekan atau menulis tugas yang tertunda.
"Sekarang baru mau belajar, kemaren - kemaren kemana? Dasar. "gerutu Sari masuk ke dalam toilet. Ia juga tak lupa untuk mengunci pint toiletnya.
Sari pun selesai dengan urusannya dengan toilet. Sebelum keluar Sari melihat penampilannya terlebih dahulu di cermin yang ada di toilet itu.
"Ini ujian terakhir dan setelahnya gue akan menerima ajakan suami tercinta untuk bulan madu." kata Sari
"Gue sangat merindukannya... Apa dia juga merindukan gue?...Jawabannya pasti iya dong, masa enggak."kata Sari asik berbicara sendiri sambil merapikan pakaian dan juga dandanan nya.
Ia tersenyum membayangkan bagaimana raut bahagian Vicky saat mendegar perkataannya.
"Ok, semua nya udah perfect, sekarang kita kembali ke kelas..." Sari pun berjalan ke pintu.
Ceklek... Ceklek... Ceklek...
"Loh, kok nggak bisa di buka?" kata Sari mulai panik.
"Perasaan tadi baik - baik aja." Sari terus mencoba membuka kunci pintu.
"Tok... Tok... Tok.."
"Tolong... Apa ada orang di luar?" teriak Sari keras.
"Tolong!!!"
...****************...
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
__ADS_1
Terimah kasih💜