
"Lah kenapa tu, Sari?" tanya Ulan pada Manda.
"Nggak tau, orang dia langsung pergi gitu." jawab Manda.
"Hai, guys..." sapa Jepri
"Ayang, Sari mana? Kok nggak bareng kalian?"tanya nya.
"Sari baru aja keluar." balas Manda.
"Lah kenapa? Ini makanannya kan? Makanan belum habis kok udah pergi?"tanya cowok itu lagi.
"Kita juga nggak tau jeprik... Kita juga heran lihat nya." ujar Ulan.
"Terus kalian kenapa nggak nyusul dia? Kenapa malah masih disini?" tanya Jpri menatap kedua cewek itu heran.
"Ini kita juga mau nyusul, tapi habisin makanannya dulu. Kan sayang Prik, nggak boleh mubazir." balas Manda.
"Benar - benar deh kalian, lebih mentingin makanan dai paada sahabat sendiri."ucap Jepri berlalu pergi meninggalkan mereka berdua dan memutuskan mencari Sari.
"Man, buruan. kita juga nyusul Jeprik. Lo makanannya kok lama banget sih." ujar ulan kesal yang melihat manda masih asik mengunyah makanannya.
"Iya - iya, bentar..." kata Manda, memasuk kan makanannya sampai mulutnya penuh.
"Sial, kenapa selalu ada dia sih.." ucap Vicky kesal yang melihat Jepri keluar dari kantin, dia bisa menebak kalau cowok itu sedang mencari keberadaan istri nya.
___
Sari terus berjalan menuju rooftop sekolah,dia sangat kesal melihat Vicky yang bermesraan dengan Tiara.
"Kemaren gue jalan sama Jeprik dia marah - marah, eh sekrang apa? Dasar cowok egois,."ucap Sari dengan nada kesal.
Sari menengadakan kepalanya ke atas. "Kenapa rasanya kayak gini? Kenapa gue, merasa kesal meihat Vicky jalan bareng Tiara"tanya Sari pada diri nya sendiri,
"Ada apa sama diri gue?" tanya nya lagi.
Sari memegang dadanya, " Kenapa ?"
___
"Gimana? Apa lo udah nemuin Sari?"tanya Ulan Pada Jepri
"Nggak ada, dia menghilang. Gue udah mencarinya di setiap sudut sekolah. Tapi, hasilnya tetap nihil." jawab Jepri
"Sama gue juga udah nyari di tempat - tempat yang biasa di datangin Sari. Tapi, tetap nggak ada." balas Manda dengan napas ngos - ngosan, karena dari tadi dia berlari ke sana - kemari mencari keberadaan Sari.
Driiiingggg.... Dringggg...
"Udah bel gimana, nih?" tanya Manda khawatir.
"Hmmmm... Kita masuk dulu, ntar setelah kelass berakhir baru kita nyari lagi." ujar Ulan mencoba menenangkan diriny.
__ADS_1
"Tapi kalau Sari kenapa - kenapa, gimana?"tanya Manda.
"Nggak , Nggak akan terjadi apa - apa. Yuk masuk."Ulan menarik tangan Manda untuk berjalan menuju kelas.
Jepri masih tk bergeming dari tempatnya. "Gu, nggak bisa masuk.." Jepri berlari meninggalkan Ulan dan Manda,
"Jepriiiikkk..." panggil kedua gadis itu.
"Apa, Sari hilang? Bagaimana bisa?"gumam seseorang. dari balik dinding.
____
Di kelas.
"Manda , Ulan. Sari mana?" tanya bu Mega, yang tidak melihat keberadaan Sari dalam kelas itu.
"Itu, itu buk. Sari sari, dia lagi...."
"Kalau ngomong yang jelas Ulan!" potong bu Mega yang melihat dan merasakan ke gugupan Ulan.
"Di UKS buk, Iya Sari lagi di UKS." jawab Ulan cepat.
"UKS? Ngapain dia di UKS?" tanya bu Mega.
"Tadi katanya sih, dia lagi nggak enak badan bu. Makanya dia mmeutuskan untuk istirahat di UKS. Iya kan, Lan?" Jelas Manda minta tolong pada Ulan.
"Iya bu, Sari lagi di UKS."sambung Ulan berusaha membantu Manda Agar bu Mega yakin dan pecaya,
"Jepri!!"Panggil ibu itu.Tidak ada yang menjawab.Bu Mega melihat para siswa yang ada di depannya.
"Mana Jepri?" tanya bu Mega
"Jepri juga nggak ada bu." jawab seorang pria. yang bernama Fandi.
"Fandi, apa kamu tau dimana dan kemana Jepri?" tanya Bu Mega pada Fandi.
"Maaf bu, Saya juga nggak tahu."jawab Fandi.
"Kamu kan temannya, masa kamu nggak tahu dimana teman kamu?" ujar bu Meg.
"Tapi saya beneran nggak tahu bu. Tadi sih, dia pamitnya mau nyamperin Sari ke kantin. Setelah itu saya nggak tahu lagi di mana dia, bu." jawab Fandi.
"Mungkin, Jepri lagi pacaran sama Sari, bu.." ucap murid lain.
"Pacaran? Apa mereka sepasang kekasih?" tanya bu Mega menatap siswi itu.
"Nggak bu, nggak Fanya ngasal bu. Sari sama Jepri nggak ada hubungan kok bu." sangkal Ulan cepat.
'Hei, Fanya, jangan asal ya, l kalau ngomong." ujar Manda.
"Ya, kali aja. Secara aja, Jepri kan udah suka sama Sari dari lama. Bisa aja akan, Sar luluh dan menerima Jepri." balas Fanya.
__ADS_1
"Alahhh, bilang ajaalau lo cemburu..." balas manda yang tidak terima dengan perkataan Fanya.
"Sudah - sudah, kok kalian malah jadi ribut, sih!" seru bu Mega. Ulan dan Manda menatap Fanya tajam, Fanya pun membalas tatap mereka tak kala tajam.
"Baiklah iu akan membuat mereka Alpa ya.. Sekarang mari kita lanjutkan pelajaran.
____
Vicky mencari sari keseluruh pejuruh sekolah, bahkan ia juga rela masuk ke dalam toilet cewek hanya untuk memastikan keberadaan Sari.
"Lo, kemana sih Ai?" gumam Vicky.
"Kenapa tiba- tiba ngilang? " Vicky berlari ke arah gudang yang berada di belakang sekolah, tempat ini adalah tempat yang sering di gunakan oleh parah siswa yang sedang membutuhkn ketenangan.
"Apa mungkin dia ke sini? " gumamnya ragu.
"Cek aja dulu de," Vicly berjalan pelan dan masuk kedalam gunang yang bisa di bilang ini adalh gudang yang paling bersih.
Vicky mengecek ke setia sudut, namun Sari juga tak di temukan.
"Kemana lagi gue harus nyari lo Ai? Nyesel deh gue ngerjain lo, kalau tahu bakal gini." ucap nya menggaruk kepalanya frustasi.
Ia mendudukan tubuhnya di sebuah kursi dan mengeluarkan ponselnya. menghubungi nomor Sari.
"Ayo angkat dong, Ai,," harap Vicky cemas.
"Brengseek, apa guna nya sih, dia punya ponsel kalau orang nelpon nggak di angkat." kesal Vicky membanting ponselnya di atas matras.
"Kemana lagi gue harus nyari lo Ai? " Vicky mencoba memikirkan tempat - tempat yang mungkin di kunjungi oleh sang istri.
"Biasanya, dia bakal ke perpustakaan walau dia kesana cuma buat tidur."
"Selain ke perpus dia.... aish kenapa baru kepikir sih. Bego - bego." Vicky menepuk jidat nya dan bergegas ke tampat yang tiba - tiba melintas di kepalanya.
Dengan sedikit berlari Vicky menaiki anak tangga, walau sudah sangat lelah tapi di tak akan menyerah. Dia merasa sanagat khawatir dan tak tenang sebelum memastikan keberadaan gadisnya itu.
"Semoga, lo benaran ada di sana Ai." gumam Vicky.
Vicky sampai di depan pintu rooftop dan saat hendak membuka pintu itu. Ia mendengar suara.
"Gue benar - benar sayang sama lo, Sar.."
"Prikkk.."
"Husssttt.."
"I love you Sari puspita. I love you more. Gue harap lo nggak bakal ngecewain gue kali ini," ucap Jepri yang memeluk Sari.
"Prikkk gue..."
...****************...
__ADS_1