Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!

Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!
Hancur


__ADS_3

Semua lampu tiba - tiba mati, dan menyala di satu titik. Musik mulai bertalun.


Heart beats fast


(Jantung ku berdebar kencang)


Colors and prom-misses


(Warna-warni dan janji-janji)


How to be brave


(Bagaimana agar berani)


How can I love when I’m afraid to fall?


(Bagaimana bisa aku cinta saat aku takut jatuh?)


But watching you stand alone


(Namun melihat mu sendirian)


All of my doubt suddenly goes away somehow


(Segala bimbang ku mendadak hilang)


One step closer


(Selangkah lebih dekat)


I have died every day waiting for you


(Tiap hari aku telah mati karena menanti mu)


Darling don’t be afraid


(Kasih jangan takut)


I have loved you for a thousand years


(Aku telah mencintai mu ribuan tahun)


I’ll love you for a thousand more


(Aku kan mencintai mu ribuan tahun lagi)


Time stands still


(Waktu berhenti berputar)


Beauty in all she is


(Segala tentang nya begitu indah)


I will be brave


(Aku akan berani)


I will not let anything take away


(Tak kan ku biar kan segala nya berlalu begitu saja)


What’s standing in front of me


(Apa yang menghalangi di depan ku)


Every breath


(Tiap tarikan nafas)


Every hour has come to this


(Tiap jam telah sampai di sini)

__ADS_1


One step closer


(Selangkah lebih dekat)


And all along I believed I would find you


(Dan selama itu aku yakin aku kan temu kan diri mu)


Time has brought your heart to me


(Waktu tlah membawa hati mu pada ku)


I have loved you for a thousand years


(Aku telah mencintaimu ribuan tahun)


I’ll love you for a thousand more


(Aku kan mencintai mu ribuan tahun lagi)


One step closer


(Selangkah lebih dekat)


And all along I believed I would find you


(Dan selama itu aku yakin aku kan temu kan diri mu)


Time has brought your heart to me


(Waktu telah membawa hati mu pada ku)


I have loved you for a thousand years


(Aku telah mencintai mu ribuan tahun)


I’ll love you for a thousand more


Vicky menyanyi kan bait terakhir dari lagu nya, sepanjang bernyanyi Vicky selalu menatap Sari. Meski pun mengguna kan topeng tapi ia masih bisa membeda kan yang mana istri nya.


"Wow, suara nya bagus sekali, kira - kira lagu tersebut buat siapa ya?..."tanya sang Mc.


"Apa kita surah aja kali ya, orang yang spesial tersebut untuk naik ke panggung." kata Mc


"Naik, naik, naik!"seru para penonton.


"Baik lah kalau gitu, di persilah kan bagi orang yang di special kan tersebut, untuk naik ke atas panggung...."kata Mc lagi.


Vicky melihat ke arah Sari, Sari menunjuk diri nya dan Vicky mengangguk. Sari melangkah hendak naik ke pentas.


"Ooo... Jadi ini wanita yang beruntung ituuu, apa kita boleh untuk membuka topeng nya biar kita tau, siapa sih pawang nya sang mantan ketos tampan ini." ujar Mc, menggoda Vicky.


Sari sangat kaget, ia menoleh ke arah panggung dan yang bener saja kalau di sana sudah berdiri seorang wanita di samping suami nya.


Vicky yang juga berada di atas panggung, sama kaget nya dengan Sari.


"Siapa lo.?"kata Vicky pada orang itu.


Gadis itu pun membuka topeng nya, Vicky kaget ternyata orang itu adalah Tiara. Sari membelalak kan mata nya, ia menggeleng tak percaya.


"Tiara?"tanya Vicky.


"Hai Vick.."bisik Tiara.


"Ngapain lo ke sini?"tanya Vicky.


"Kan Mc yang nyuruh gue naik ke sini. Maka nya gue naik."kata Tiara tersenyum.


"Gue, nggak nyuruh lo, tapi orang lain."kata Vicky menatap Sari yang terlihat memundur kan langkah nya.


"Siapa lagi coba yang spesial selain gue?"jawab Tiara.


"Tc.."Vicky dengan kesal berlalu pergi meninggal kan Tiara dan tidak memperdulikan sang Mc yang terus memanggilnya, yang Vicky laku kan hanya lah mengejar Sari yang sudah berlari ke pakiran.

__ADS_1


"Ai.... Ai tunggu!..."teriak Vicky mengejar mobil Sari.


"Sial..." Vicky berlari kearah mobilvnya, saat membuka pintu, Vicky di cegah oleh bu Mega.


"Vicky kamu mau ke mana?"tanya bu Mega


"Saya ada keperluan sebentar bu."ucap Vicky.


"Tidak bisa Vicky, kamu sebentar lagi penyerahan jabatan kepada ketua OSIS yang baru.


"Tapi bu, ini sangat penting!"kata Vicky.


"Tidak ada alasan Vicky, ayo."kata bu Mega, merebut kunci mobil dari tangan Vicky.


"Tc!"Vicky sangat kesal. Dengan terpaksa ia pun mengikuti bu mega dari belakang. Vicky mengeluar kan ponsel nya dan mengirimi pesan pada Ulan dan Manda.


___


Sari menambah kecepatan mobil nya, dia begitu hancur menyaksi kan semua nya.


"Kenapa, kenapa, kenapa!..."teriak Sari.


"Gue nggak nyangka akan seperti ini..."


"Kenapa Vick? Kenapa?"


"Setelah lo dapat kan semua nya, dengan seenak nya lo buang gue gitu aja." Sari meratapi kebodohan nya yang telah begitu mempercayai pria.


"Kenapa rasanya sesakit ini.."gumamcnya.


Sari menambah kecepatan mobil nya.


Drttttt..... Drtttt...


Sari melirik ponsel nya yang berada di bangku sebelah nya.


Sari melihat Manda menghubungi nya, Sari pun hendak mengambil ponsel nya. Namun, saat ia menoleh kembali kearah ponsel sebentar, ia tidak melihat ada sebuah truk yang melaju kencang kearah nya.


____


Manda dan Wulan yang sedang berada di pakiran pun mulai gelisah, karena tidak biasa nya sahabat mereka mengabai kan panggilan dari mereka seperti ini.


"Gimana dong Lan, gue khawatir banget ini."kata Manda.


"Sama, gue juga. Kenapa ya perasaan gue tu nggak enak banget. Semoga aja Sari nggak kenapa - kenapa."ucap Wulan yang terus mencoba menghubungi Sari terus, dan begitu pun dengan Manda.


"Lo beneran udah panggil taxy? Kenapa belum datang juga?"tanya Manda gelisa


"Udah, gue pesan dari tadi. Nggak tau kenapa belum nyampe juga."balas Wulan.


"Kenapa sih kita tadi nggak ngeh kalau Sari marah dan pergi dari pesta"gumam Wulan yang menyesali ke teledoran nya.


Sementara Vicky yang sedang melakukan penyerahan lancana nya sebagai ketua OSIS pun sudah mulai gelisah. Rasa nya ia ingin pergi sana dari sini, tapi itu tidak mungkin ia harus menyelesai kan tugas nya sebagai ketua OSIS, ini adalah tugas nya yang terakhir kali nya.


"Aku harap kamu baik - baik saja, Ai. Aku mohon!"ucap Vicky dalam hati.


"Kenapa aku jadi sangat gelisah gini ya."gumam nya lagi.


Drrtttt.... Drrrtttt....


Vicky merasa kan getaran dari ponsel nya yang di simpan di saku celana. Tapi karena situasi yang tidak mendukung Vicky pun tidak bisa menerima panggilan tersebut.


Tiara yang melihat Vicky sedang gelisah pun tersenyum menang. Karena dia berhasil membuat Vicky jauh dari Sari. Tadi dia sengaja naik ke atas Panggung saat mc menyuruh orang yang spesial bagi Vicky. Dia pun melihat dengan jelas kalau sepanjang lagu Vicky selalu menatap Sari, dan sampai Vicky menyuruh Sari naik pun Tiara melihat nya.


Dia juga sudah tau kalau Vicky akan marah pada nya tapi, Tiara mengabaikan semua itu. " Kalau gue nggak bisa mendapat kan nya, berarti nggak akan ada seorang pun yang boleh mendapat kan nya"ucap Tiara dalam hati.


Tiara melakukan segala cara agar Vicky tidak bisa mengejar Sari, bahkan Tiara juga lah yang melapor kan Vicky ke bu Mega. Dia mengata kan kalau Vicky ingin kabur dari acara tersebut.


...****************...


Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.


Terimah kasih💜

__ADS_1


__ADS_2