
"Sekarang apa kamu sudah mendapatkan nya?"tanya Vicky menatap intens istri nya itu. Sari pun mengangguk.
"Apa?"tanya nya lagi.
"Dulu aku kira kamu itu membenci ku, tapi ternyata kamu mencintai ku sudah sejak lama..."kata Sari menunduk kan kepala nya.
"Hei kamu kenapa?"tanya Vicky mengangkat kepala Sari.
"Aku malu, karena selama ini aku sudah salah sangka sama kamu" ucap Sari. Vicky tersenyum dan memeluk tubuh mungil itu.
"Itu nggak penting, yang penting sekarang adalah kamu sudah tau bagaimana perasaan aku ke kamu. Apa kamu juga memiliki rasa yang sama terhadap diriku?"tanya Vicky.
Cup. Sari mengecup bibir Vicky.
"Aku juga mencintai mu."ucap Sari. Vicky tersenyum senang, ia mendekat kan wajah nya ke wajah Sari. Sekarang mereka melakukan nya bukan karena paksaan atau pun karena terbebani karena kewajiban. Mereka melakukan nya penuh dengan rasa cinta.
___
"Good morning, bundaaaa, ayaaahhh.."teriak Sari saat memasuki ruang makan.
Mia dan Izam menoleh kemudian tersenyum melihat ke datangan anak dan menantu nya.
"Morning sayang."ucap Mia memeluk putri nya, entah kenapa Mia sangat merindu kan Sari.
Mungkin sekarang Mia sudah mulai merasa kan takut berpisah dengan putri semata wayang nya itu.
Sari yang tiba - tiba di peluk bunda nya, sangat kaget ia melihat kearah Izam, dari pandangan nya Sari seolah berta nya kenapa dengan bunda nya.
"Kalian sudah makan?"tanya Mia melepas pelukan nya.
"Udah bund, tapi kayak nya kita makan lagi deh "jawab Vicky tersenyum.
"Kamu serius masih lapar ky?"tanya Sari tidak yakin. Karena tadi sebelum pulang mereka sudah sarapan terlebih dahulu dan pria itu makan nya banyak tadi.
"Iya, yuk kamu juga ikut makan."kata Vicky.
"yuk, yuk.. Kebetulan makanan nya bunda yang masak." kata Mia senang, dia mengulur kan piring pada putri dan menantu nya itu.
Setelah sarapan mereka pun pergi ke kamar untuk bersiap ke sekolah, karena sekarang mereka sudah nggak ada kelas lagi jadi bisa datang telat.
"Aduhh... Aku benar - benar kenyang"keluh Vicky duduk di sofa.
"Siapa suruh sarapan, udah jelas tadi habis makan banyak, sok - sok an." kata Sari berjalan masuk ke kamar mandi untuk berganti pakaian.
"Nggak tau aja, kalau aku kayak gini biar bunda kamu senang Ai..."gumam Vicky sambil mengelus perut nya yang terasa sesak dan penuh.
___
Hari ini Sari dan Vicky memutuskan untuk mem publik kan hubungan mereka, tapi bukan sebagai suami istri melain kan pacar nya.
Vicky mengantar Sari sampai ke depan kelas. Sari tampak sedikit ragu dengan tinda kan suami nya itu.
"Ky, bukan kah ini terlalu berlebihan."ucap Sari pelan
"Biar kan saja, lagian kan kita juga akan lulus jadi apa yang perlu di khawatir kan."kata Vicky.
"Tapi kan..."
"Udah, kamu tenang aja ya."kata Vicky sambil mengelus kepala Sari.
__ADS_1
"Cieeee, ada yang go public nih.."ucap Ulan dan Manda yang baru datang.
"Apaan sih"kata Sari
"Kalian jaga pacar gue ya,... Aku ke kelas dulu ya Ai." ucap Vicky tersenyum. Sari hanya diam, dia banar - benar malu dengan semua ini. Sari melihat begitu banyak murid - murid lain.
"Bakal viral nih..."ucap Ulan sambil mengandeng tangan Sari dan Manda masuk ke dalam kelas.
"Brengsek, gue nggak akan biarin kalian bahagian." ucap seseorang yang melihat Sari dan Vicky dari mereka baru datang sampai Vicky meninggal kan Sari.
____
Hari ini Maya datang berkunjung ke rumah Mia, saat mendengar kalau putra nya akan mengajak menatu nya untuk tinggal di apartemen, Maya pun memutus kan untuk menemui Mia untuk membicara kan semua nya.
Dia nggak mau kalau di antara putra nya dengan Mia ada ke salah pahaman. Maya tau betul bagaimana sifat Mia, yang tidak akan mau melepas kan putri nya.
"Mayaaa... Kamu apa kabar?.."tanya Mia, memeluk Sahabat nya.
"Aku baik, kamu? Aduhhh makin cantik aja ya.."puji Maya.
"Ah kamu bisa aja, kamu juga makin modis aku lihat." balas Mia tersenyum.
"Hayuk masuk, kita ngobrol di dalam"kata Mia. Mareka pun masuk ke dalam rumah dan memilih untuk duduk bersantai di halaman belakang, karena di sana ada sebuah gazebo yang sangat cocok untuk bersantai.
"Anak - anak mana?"tanya Maya.
"Mereka lagi ke sekolah, kata nya ada yang di urus buat persiapan from nigth"jawab Mia
Maya mengangguk paham. Setelah mendapat kan kesempatan Maya pun mulai membahas mengenai kepindahan anak - anak nya.
"Aku bukan nya nggak mau tapi, kalau mereka pindah berarti rumah ini bakalan sepi..."ucap Mia sedih.
"Lagian mereka pindah nya tidak terlalu jauh dari sini, kita masih bisa ketemu sama mereka, kalau kita kangen" sambung nya. Mia hanya diam.
"Kamu bener May..."ucap Mia. Maya tersenyum mendengar nya, dia tau alau Mia itu sangat mudah untuk menerima nasehat.
"Apa kamu nggak akan memberi ku makan? Aku sangat lapar."ucap Maya dengan manja
"Manja banget kamu, udah tua juga."kata Mia tersenyum
"yuk kita makan, tadi aku sudah menyuruh mbok Darmi maka buat masak makanan ke sukaan kamu."kata Mia mengajak Maya untuk pergi ke meja makan.
___
Sementara di sekolah, setelah menyelesai kan semua urusan nya, Sari dan kedua sahabat nya memutus kan pergi ke kantin.
"Asik, akhir nya sekolah kita ngadain pesta topeng. Kalian tau nggak, kalau baru kali ini tema From nigth pake topeng nya. Pasti bakal seru."ujar Manda dengan semangat.
"Bener banget, pokonya kita harus shopiiing bareng, buat beli semua persiapan kita buat malam itu."kata Ulan tak kalah semangat.
Sari tersenyum melihat tingkah para sahabat nya itu. "gue ngikut aja deh."kata Sari.
Ting! Ponsel Sari berbunyi.
Sari melihat pesan yang masuk .
Hai sweety, lagi apa? Jangan lupa makan ya dan jangan lupa juga mikirin aku nya😘
Sari tersenyum membaca isi pesan tersebut. Manda dan Ulan saling pandang.
__ADS_1
"Lu kenapa Sar?"tanya Ulan.
"Hah? Bukan apa - apa, sampai mana tadi?..."tanya Sari menyimpan ponsel nya kembali di di dalam saku nya.
"Hm. Bukan apa - apa Sar, lupain aja"ujar Manda.
"Maka nya Lan, nikah biar ada yang ngirimin pesan"kata Manda. Sari tersenyum malu,.
"Kalian apaan sih ?..."ucap Sari.
"Sar, gimana rasanya menikah?"tanya Ulan.
"Mau yang versi gue atau orang lain?"tanya Sari
"Versi lo aja."ujar Ulan lagi.
"Hmm... ini secara garis besarnya aja ya. Awal nya gue sangat membenci hubungan ini, alasan nya ya karena gue bener bener benci banget sama Vicky. Kalian kan tau sendiri gimana gue sama Vicky...
Tapi karena Vicky yang sabar ngadapin gue, akhir nya benih - benih cinta pun tumbuh dan gue udah tau dan Sebenar nya kebenaran masa lalu itu hanya lah ke salah pahaman belaka..."ucap Sari menjelas kan
"Pasti saat itu lo merasa sangat tertekan ya, maaf kita nggak peka"ucap Manda
Mereka berdua pun mendengar kan cerita Sari, mereka merasa sangat sedih dan kasihan. Bagaimana tidak, di saat seumuran mereka Sari sudah di hadap kan dengan hubungan yang sangat rumit ini.
"Gue selalu mengharap kan ke bahagiaan buat lo Sar, dan semoga juga lo nggak merasa kan kesepian lagi"ucap Ulan.
"iya Sar, akhir nya Lo menemu kan cinta sejati dan hati lo berlabu di tempat yang tepat."sambung Manda.
"Thank Guys."ucap Sari.
"Hmm... Sar, gue boleh nanya?"tanya Manda.
"Apaan? "tanya Sari.
"Awas lo kalau yang aneh - aneh!..."seru Ulan menwanti - wanti Manda.
"lo udah itu atau belum?"tanya Manda.
"Ikhhh Manda, pertanyaan lo kok itu mulu.."kata Ulan tak habis pikir.
Sari menggeleng." menurut lo gimana?"tanya Sari.
Manda menatap Sari intens, "jangan bilanggg..."ucapan Manda terpotong.
"Abai kan aja Sar."kata Ulan.
"Habis ini kita langsung ke perpustakaan ya."kata Sari.
"Ngapain?."tanya keduanga serentak.
"Gue kangen tidur di sana! "seru Sari enteng.
"Yang benar aja, lo kayak nggak ada tempat aja." ucap Ulan. Mereka bertiga pun tersenyum.
Mereka menikmati yang makan sambil mengobrol bersama dan tertawa bersama.
...****************...
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
__ADS_1
Terimah kasih💜