
Malam harinya.
Plukk
Vicky melempar sebuah kertas pada Sari. Sari yangkala itu sedang asik menonton variety show kesukaannya. Sari mengambil kertas itu dan menatap tajam kearah vicky.
"Apa - apaan ini, ini udah malam tau gue lagi nggak mood ribut ." Ujar Sari melempar kembali kertas itu pada Vicky.
"Kenapa lo nggak ikut kegiatan kemah?"tanya Vicky
"Malas." jawab Sari acuh.
"Itu kegiatan wajib lo tau nggak. Pokoknya lo harus ikut!!" seru Vicky
"Suka - suka gue dong, mau ikut apa nggak.Kok malah lo yang ribet,""balasnya.
"Gue nggak mau tau, lo harus ikut!!" Kekeh Vicky.
"Malas, gue nggak suka acara outdoor gitu - gitu. Lo kalau mau ergi ya silahkan, tapi jangan maksa gue ." ucap Sari beranjak dari duduknya.
"Gaggu orang aja." Sari berlalu pergi meninggalkan kamar.
"Nggak , nggak. Pokoknya gue harus bisa maksa dia buat ikut. Bisa bahaya kalau dia di rumah tanpa gue, apa lagi sekarang ayah sama Bunda lagi dinas luar kota." gumamnya.
"Gimana caranya ya,?"
"Ayo berfikir , Vicky." Vicky berjalan mondar mandir di dalam kamar.
Sementara di ruang tv.
"Rese, banget sih!" Kesal Sari
"Lagian, gue yang nggak ikut kok malah dia yang ribut, sih."
Sari terus saja ngedumel dan juga sekali - kali mengumpati cowok itu.
"Non, lagi apa? Kenapa,, mbok dengar dari tadi gedumel nggak jelas gitu?"tanya mbok Darmi datang menghampiri Sari.
"Eh , mbok sini! Ayo temenin Ai nonton."kata Sari tersenyum.
"Non,ada masalah apa? Kok kayaknya kesel gitu?"tanya Mbok Darmi.
"Nggak apa - apa mbok. Aku hanya kesal aja sama pemain di acara ini."jawab Sari yang sengaja tidak mau menceritakan masalahnya dengan mbok Darmi. Bukannya apa, tapi dia rasa masalah nya dengan sang suami.
Sari dan mbok Darmi asik menonton bersama di ruang keluarga. Ini adalah suatu hal yang sudah lama di tinggalkan oleh Sari. Semenjak ia menikah dengan Vicky, ia seolah lupa dengan pelayan setianya itu.
"Non, mbok ke kamar dulu ya. Udah malam, mang ujang udah ngode - ngodeh juga itu." kata mbok Darmi sambil nunjuk mang ujang yang ada di ujung dekat pintu belakang.
__ADS_1
"Hehe, iya mbok. Mang maaf ya, membuat mamang menunggu" ujar Sari tersenyum kearah mang Ujang.
"Aduh, non nggak apa - apa" balas mang Ujang malu karena ketahuan.
Mbok Darmi pun berlalu meninggalkan Sari sendiri di ruangan itu.
"Sendiri lagi, gue juga udah ngantuk banget sebenarnya. Tapi Vicky pasti belum tidur, gue malas banget harus debat sama dia."ujar Sari.
"Apa gue tidur di sini aja ,ya." ucapnya lagi, dia benar - benar sudah dangat mengantuk.
Sari pun membaringkan tubuhnya di Sofa, dia tidak peduli jika nantinya dirinya akan kedinginan.
Sementara di kamar Vicky memainkan ponselnya sambil sesekali melihat kearah pintu.
"Tc, kenapa dia masih belum masuk. Apa dia berniat bergadang lagi? Kebiasaan banget, cuma gara - gara melihat 7 orang cowok halunya itu. " dengus Vicky.
Vicky beranjak dari duduknya dia berniat untuk turun kebawah dan melihat istri bandelnya itu.
Vicky geleng - geleng melihat Sari yang sedang tertidur pulas di atas sofa.
"Pantesan nggak muncul - muncul, ternyata udah ketiduran di sini." ujar Vicky.
Cowok itu mendekati Sari, sebelum membawa gadis itu ke kamar. Vicky mematikan laptop Sari yang masih menayangkan acara talkshow korea itu.
"Gara - gara kalian nih, dia mengabaikan suaminya." ucap Vicky sambil menunjuk - nunjuk wajah 7 orang pemuda yang ada di dalam laptop itu.
Setelah memastikan semuanya sudah mati, barulah Vicky membawa Sari pindah ke kamar. Dia tersenyum melihat wajah damai Sari ketika sedang tidur.
"Pokoknya gue harus bikin lo ikut kemah itu."ucap Vicky memeluk istrinya itu.
___
"Sar, lo benar nggak mau ikut ?"tanya Ulan.
"Iya, gue juga udah menyerahkan suratnya sama Jeprik."jawab Sari.
"Kenapa sih, lo nggak mau ikut? "tanya Ulan lagi.
"Gue ada urusan, lagi pula gue juga lagi nggak mood kemana - mana." jawab Sari.
Manda dan Ulan saling pandang, " Urusan apa?"tanya keduanya serentak.
"Konser 7 pangeran." balas Sari singkat.
Ulan dan Manda melongo. " njir gue kira apa."
" Gue akan mencari buku diary Vicky, dan mendapatkan bukti untuk menggugat dia cerai. Gue yakin dia nggak akan membawa buku itu ke acara kmah itu." batin Sari.
__ADS_1
"Guys, kita ke kantin yuk, kayak nya guru bakal lama deh rapat nya," ajak Manda.
"Yuk, gue juga udah laper. tadi nggak sempat sarapan." kata sari. Mereka pun memutuskan untuk pergi ke kantin.
Di kantin.
Sari dan teman - temannya duduk di meja pojok kantin, Sari duduk membelakangi pintu masuk kantin.
"Buset, liat deh. Si Tiara makin lengket aja sama Vicky." ujar Ulan yang duduk di depan Sari.
Manda pun menoleh, dan benar saja dia melihat Tiara dan Vicky memasuki kantin sambil bergelayut di lengan Vicky. Sari seolah tidak mendengar apa pun yang di ucapkan oleh teman - temannya. Ia malas untuk melihat hal yang akan membuatnya kesal.
"Apa mereka udah jadian?" tanya Manda.
"Akhirnya si gunung es luluh juga sama si Tiara." lanjut Manda.
"Tapi gue lperhatiin ya, si Vicky kayak nggak suka gitu dengan perlakuan Tiara. Lo liat aja tu, dia kayak ogah banget lihat si Tiara"Sambung Ulan
" Iya juga , ya. Tapi, nggak apa - apa di pandang sinis, yng penting bisa gandeng dan berjalan bersama pangeran sekolah ini." kata Ulan, yang memang pengagum cowok ganteng - ganteng di sekolah nya.
"Eh, kalian bsa diam nggak sih, ngerusak mood gue aja. Deh!!"bentak Sari, beranjak berdiri dan berlalu pergi meninggalkan kantin.
Dari kejauhan Vicky tersenyum melihat Sari yang pergi dengan wajah yang kesal.
"Apa dia cemburu?" gumam Vicky tersenyum.
FLASH BACK ON
Vicky merasakan kalau cacing di perutnya sedang demo minta di isi. Vicky memutuskan untuk minta izin ke guru.
Karena telah mendapatkan izin, Vicky memutuskan pergi ke kantin. Tanpa Sadar, ternyat Tiara mengikutinya keluar dari ruang rapat.
Tiara Dimitri adala sekretari OSIS, dia merupakan salah satu siswi terpintar di seklah. Dia salah satu penggemar vicky, dia sudh menyukai Vicky dari awal mereka bertemu, saat OSPEK.
Dia mengejar Vicky, " Vicky, tunggu!!" pangglnya
"Mau apa lo?"tanya Vicky tanpa menghentikan langkahnya.
"Kita barengan ya, ke kantinnya." kata Tiara
"Ogah" balas Vicky
"Tapi...
Vicky melihat ada Sari di dalam kantin dan sebuah ide pun muncul dalam benaknya.
***FLASH BACK OFF
__ADS_1
"Gue rasa, ini sangat berguna***."
...****************...