Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!

Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!
Stop Tiara!!!


__ADS_3

Saat sampai di ambang pintu, Sari menoleh kebelakang . " Oiya, gue nggak mau tau pokokna lo harus batalin surat izin gue ikut camping. Gue nggak mau ikut acara itu!!" seru nya, kemudian Sari hendak melanjutkan langkahnya.


"Ai..."


"Apa lagi? " tanya Sari tanpa melihat wajah cowok itu.


"Suratnya udah nggak bisa di batalin karena nama - nama pesertanya udah di serahkan ke yayasan dan timnya juga udah d bentuk." ujar Vicky


"APA?" teriak Sari tambah kesal, ia menatap Vicky dengan tatapan membunuh.


Sari merasa makin gerah melihat Tiara memegang tangan Vicky. Dia pun berjalan cepat mendekati dua orang itu. Begitu sampai, di tepisnya tangan Tiara dari tangan Vicky.


"Ngomong bisa kali nggak usah pake pegang - pegang tangan juga.."kata Sari berapi - berapi.


"Apa urusan lo?"bentak Tiara.


"Heh, gue ini panitia, jadi jangan ngelawan!!"tambah nya.


"Pertama, ini jelas urusan gue karena dia suami gue. Istri mana pun nggak akan suka suami nya di pegang - pegang sama cewek ke gatelan kayak elo." jawab Sari dengan tatapan sinis, lalu.


"Kedua, perlawanan gue ini nggak ada hungan nya antara panitia dan peserta atau apa lah , tapi ini antara elo dan gue, NGERTI?!"ujar Sari.


Dan kata - kata itu semua hanya bisa ia ucap kan dalam hati. Nggak mungkin Sari mengatakan kalau dia dan Vicky adalah suami istri. Bisa gempar satu sekolah dan mereka pun pasti akan di keluarkan dari sekolah.


" Urusan gue? Ya nggak adalah, orang tadi gue cuma kepleset aja, ya kepleset saat lagi nelpon. Permisi." ujar Sari, melangkah pergi


Vicky tersenyum tipis melihat sikap Sari yang begitu berani, ternyata seperti ini jika seorang perempuan saat sedang cemburu.


Jujur, itu menyenang kan buat nya, rasa nya seperti melihat dengan jelas bagaimana besar nya cinta Sari kepada nya.


"Lo!, gue nggak suka lo main pergi gitu aja sama perempuan ini tanpa minta izin terlebih dulu dari gue!" bisik Sari saat melewati Vicky.


Dia lalu pergi dari situ dan tentu nya Vicky tidak tinggal diam, ia mengejar istri nya dan meninggalkan Tiara sendirian.


"Ai, tunggu dulu!!"Vicky menangkap tangan Sari. dan Sari menepis nya.


"Begitu banyak hal yang lo rahasiain dari gue dan gue nggak suka itu, sekarang siapa yan pembohong dan pembuat kesalahan?"kata Sari menatap Vicky tajam.


"Oke ,oke gue minta maaf"ucap Vicky.


"Maaf? Ini nggak selesai hanya dengan kata maaf saja !" suara Sari meninggi, tapi akhir nya dia sadar kalau suara nya itu membuat mereka jadi pusat perhatian.


Melihat Vicky tersenyum - senyum, dia semakin kesal di buat nya. Cowok itu pasti sedang mengejek nya sekarang, lantaran dia menunjuk kan ke cemburuan nya.


"Awas lo!!"Ancam Sari, kali ini dengan nada pelan.


Dia lalu pergi mendekati kedua sahabat nya yang sedang menunggu nya, Vicky mengikuti nya dari belakang dengan mengulum senyum nya.


"Jangan ikuti gue, ntar yang lain pada curiga." kata Sari mempercepat langkahnya.


____


Perjalanan menuju lokasi hiking sangat lah panjang. Lantaran cuaca yang lagi turun hujan, banyak para pemotor yang berlomba - lomba mendahului kendaraan lain sehingga jalanan jadi macet.


Tapi kondisi ini nggak ngebuat semua peserta hiking jadi bete, mereka malah asyik bernyanyi - nyanyi.


"Sar, mau coba nggak?" tanya Ulan menawar kan lipstik baru yang baru di pakai nya. Sejak tadi dia sibuk memoles wajah.


"Lan, emang siapa sih yang lagi lo caperin??" Tanya Sari penasaran. Dia nggak minat sama sekali untuk berdandan untuk saat ini.


"Hihi..." Ulan malah terkikih.


"Dihhhhh serem nih anak" Sari menoleh ke belakang, Melihat Manda yang lagi asyik nyanyi - nyanyi bareng anak - anak yang lain.

__ADS_1


"Udah dandanyan nya, gabung sama yang lain yukk!" Ajak Sari.


Ulan mengangguk, lalu mereka berdua bernyanyi - nyanyi sambil bertepuk tangan. Suasana semakin meriah tatkalah, Faiz anak IPS 3 yang di kenal paling jenaka itu melantunkan sebuah lagu traditional padang.


Walau kebanyakan nggak ada yang ngerti arti dari bahasa padang itu, tapi logat yang jauh berbeda dengan bahasa indonesia, membuat semua tertawa geli.


Di tambah lagi, Beno ngebawain nya dengan penuh penghayatan


Oi Jawinar.., Jawi Jawi


Ondeh Jawinar oi


Tajadi juo apo nan Den takuikkan


Dulu kau cinto, kini kau tak ajan


Aden bacampaan


.


Malam minggu ka patang ko


Aden apel ka rumah kau


Hei jan kan pintu, pintu nan ka dibukak


Tapi Abak kau tagak macik palakak


Langkah Den baserak


.


Lah Den umbuak, Den umbuak Abak kau jo godok pisang


Tapi nyo bakato,


“Godok pisang jo paragede kantang se mode Ang anak Den ka ang lamar lo!”


Aden tatilantang..


.


Lah kau karuak, kau karuak saku Den sahinggo licin


Lah kau daruak, kau daruak pitih Den dek arok kawin


Tapi apo balehnyo,


“Sampai disiko se lah hubungan kito Da”, kecek kau ndeh


Teganyo dikau Nar ee…


.


Hai abih tandeh parak sipadeh


Nan jo parak langkueh


Kito ka kawin lah tau urang sa-RT


Tapi kini ko, kau pai jo anak juragan tempe


Hati Den paneh.., paneh hati Den ha!

__ADS_1


.


Raso putuih ka putuih tali jantuang ko


Alah hanguih lah hanguih dado Denai ko


Tapi kau bakato,


“Sory yo Da, Uda bukan tipe pria idamanku”,


Hampia Den gilo


.


Lah baratuih baratuih baratuih dukun maubek


Lah baribu baribu baribu tawa nan lakek


Nan panyakik di badan,


Di ubek kapalo paruik sakik, di ubek paruik pinggang sakik,


Ondeh Jawinar...


(Yang tau lagu nya, yuk nyanyi bareng...😅)


____


Sementara para panitia yang belum berangkat pun masih ada di sekolah , menunggu para guru - guru yang juga akan ikut dengan kegiatan itu.


"Hay, Vick" Tiara tiba - tiba muncul di depan Vicky.


"Lo mau makan?" tanya nya. Vicky mengabaikan nya dan malah dia berlalu begitu aja. Tiara nggak mau menyerah, dia mengikutu Cowok itu dari belakang sambil mengedipkan mata nya pada teman nya yang sudah lebih dulu masuk kedalam kantin.


Merasa di ikuti, Vicky pun berhenti dan membalik kan tubuh nya menghadap Tiara.


"Lo mau apa sih? Harus berapa kali sih gue bilang kalau di antara kita itu hanya sebatas teman,Jadi tolong jaga sikap lo apa lagi depan anak - anak yang lain" ujar Vicky dengan penuh penegasan.


Bukan Tiara namanya kalau sampai dia benar-benar mengikuti kemauan Vicky. dia malah memegang tangan cowok itu dan lagi-lagi berkata,


" Gue juga udah berkali-kali minta sama lo buat lo nerima gue sebagai cewek lo. Lagian ya, apa salahnya sih kalau kita jadian aja "kata Tiara kekeh dengan pendirian nya.


Vicky menghembuskan nafas dengan kesal. gara-gara Tiara, mereka jadi diliatin orang-orang yang pada saat itu sedang duduk di kantin. rasanya sangat jengah jadi pusat perhatian terus, apa lagi untuk hal yang dia nggak suka sama sekali.


" Stop, Tiara. Ini bukan hal yang bisa lo paksain. Gue, nggak akan pernah bisa menerima lo dalam hidup gue, nggak akan" saat Tiara hendak menjawab, Vicky langsung memotong nya sambil menunjuk wajah Tiara.


"Kecuali kalau lo bisa hidupin kembali sahabat gue!!"seru Radit.


Tiara terdiam, itu hal yang nggak akan mungkin bisa gue lakukan meskipun ia sangat ingin. syarat yang dengan arti lain adalah memang nggak akan ada kesempatan untuknya bisa dekat dengan Vicky kayak dulu dia pun membiarkan Vicky pergi, ia menatapnya dari kejauhan dengan putus asa yang sangat mendalam.


"Udah ah, lo harus sabar, batu sekalipun masih bisa dipecahin kok. tenang aja lu Percaya deh sama gue."


sahabatnya memberikan dorongan dan semangat pada Tiara. Dia mengajak Tiara keluar dari kantin sebelum mereka jadi buah bibir di sana.


Setiap sepak terjang senior di sekolah itu, akan menjadi bahan omongan yang paling mengasyikkan untuk para Junior tentunya.


Setidaknya itu cara mereka untuk balas dendam dari penindasan yang selama ini diterimanya saat Ospek kemarin.


...****************...


Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.


Terimah kasih💜

__ADS_1


__ADS_2