
Vicky berdiri dan mendekatj Sari, " Jelas itu urusan gue, Karena lo ISTRI gue!"seru Vicky yang dengan sengaja memperjelas kata istri.
Deg!!
Sari menoleh, menatap Vicky.
"Gue harap lo nggak lupa, dengan posisi lo." ucap Vicky.
Sari tersenyum, kemudian ia memegang pipi suaminya itu. Ia mendekatkan wajahnya, Vicky menatap gerak gerik istrinya itu.
"Bodoh amat"bisik Sari di telinga cowok itu. Kemudian Sari mendoro Vicky. lalu ia berlalu pergi, mengabaikan panggilan Vicky.
Saat Sari melewati ruang tamu, Mia memanggil Sari.
"Ai, mau kemana?"tanya Mia.
"Ngumpul bareng temen"jawab Sari tanpa berhenti atau pun menoleh.
Mia hanya menatap keergian Sari dengan tatapan sedih. Tak lama Vicky pun datang.
"Ayah, bunda. Aku pergi nyusulin Sari dulu ya" ucap Vicky menyalim mertuanya itu.
"Iya, hati - hati ya. Tolong jaga sari ya, Ky." pesan Mia.
"pasti, bund." Vicky pun berlalu pergi meninggalkan mereka.
Mia menghampiri Izam yang sedari tadi hanya diam, seolah tak peduli.
__ADS_1
"Mas, kamu kok diam aja sih?" tanya Mia, menatap suaminya kesal.
"Terus aku harus gimana? Kamu kan tau sendiri Sari itu gimana, biarin aja dia. Nanti kalau dia udah merasa tenang, baru kita jelaskan semuanya" ucap Izam, beranjak dari duduknya.
"Mau kemana?" tanya Mia.
"Ke kamar, aku capek banget." jawab Izam.
Mia menatap suaminya kesal." bener - bener deh ni cowok, bisa - bisanya dia santai gitu. Padahal ini semua ide dia." gerutu Mia kesal.
____
Di club
"Sar, lo yakin pengen minum malam ini?"tanya Ulan, dia heran dengan sahabatnya itu. Tidak bisanya Sari mau meminum minuman haram itu.
"Iya, pokoknya malam ini gue pengen ngilangin semuanya." balas Sari. Ia mulai memesan minum pada bartender.
"Lu punya masalah, sar?"tanya Ulan lagi. Sari tidak mwnjawabnya dia terus saja minum.
"Sar..." Manda memegang lengan Ulan dan menggelwngkan kepalanya.
"Udah, lan. Nggak usah di paksain, biarin aja."Ulan mengangguk dan mereka pun memilih menikmati malamnya.
Sari yang sudah mabuk beranjak berdiri, "Guys, kita nari yuk" ajaknya pada kedua sahabatnya.
Mereka pun turun ke lantai dansa. Sari meliuk - meliukkan tubuhnya, ia bener - benar udah kehilangan akal sekarang.
__ADS_1
Seorang pria mendekati Sari, ia menari di depan Sari. Pria itu melihat Sari dari ujung kaki sampai ujung kepala, pria itu tersenyum licik.
Sari tidak memperdulikan pria itu, karena dia tertarik Saat pria itu hendak menyentuhnya. Tiba - tiba Vicky datang dan langsung memeluk Sari dan menatap tajam pria itu.
"Tc" decak prua itu kesal.
Sari mendongalkan kepalanya, melihat siapa yang telah memeluknya.
"Lu, juga di sini?"Sari tersenyum senang melihat kehadiran Vicky. Dia membalas pelukan cowok itu.
Ulan dan Manda saling pandang, mereka kaget melihat kehadiran Vicky yang tiba - tiba langsung memeluk Sari. Bukannya mereka saling benci, lalu ini apa?
Vicky tersenyum, ia mengusap kepala Sari. " Dasar nakal." ucapnya di telinga Sari.
____
Setelah Vicky membawa Sari pulang, karena Sari sudah tidak sadarkan diri. Kini tinggal lah Manda dan Ulan yang masih berada di club itu.
Setelah kergian Sari dan Vicky, mereka memutuskan untuk duduk di meja bartender sambil menikmati minumannya.
"Lan, lo merasa ada yang aneh nggak sih, dengan mereka tadi?" tanya Manda.
"Iya, gue juga merasa aneh. Sumpah gue kaget banget pas Vicky datang tadi."balas Ulan.
"Tumben banget, Vicky peduli sama Sari dan gue lihat tadi kalau ekspresinya itu sangat
...****************...
__ADS_1
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
Terimah kasih💜