
Setelah Vicky membawa Sari pulang, karena Sari sudah tidak sadar kan diri. Kini tinggal lah Manda dan Ulan yang masih berada di club itu.
Setelah ke pergian Sari dan Vicky, mereka memutus kan untuk duduk di meja bartender sambil menikmati minuman nya.
"Lan, lo merasa ada yang aneh nggak sih, dengan mereka tadi?" tanya Manda.
"Iya, gue juga merasa aneh. Sumpah gue kaget banget pas Vicky datang tadi."balas Ulan.
"Tumben banget, Vicky peduli sama Sari dan gue lihat tadi kalau ekspresinya itu sangat mengkhawtir kan Sari."ujar Anda
"Iya, dia kaya protective gitu sama Sari. Ada apa ya?"lanjut nya
"Ntalah, tapi bukan nya Vicky itu sangat membenci Sari. Maka nya Sari juga tidak menyukai pria itu." kata Ulan
"Kayak nya, kita harus meyelidiki nya deh. Gue penasaran banget sama hubungan mereka."lanjut nya
____
Vicky membawa Sari ke apartement nya, Tidak mungkin ia membawa istri nya itu pulang ke rumah. Sementara mertua nya sedang ada di rumah. Akan runyam masalah nya nanti, dan Vicky sedang malas untuk menjelas kan nya.
Vicky menggendong Sari dan membawa gadis itu dan membawa nya ke dalam kamar. Vicky membaring kan Sari dengan perlahan.
"Gue benci Kalian semua!!" racau
"Gue benci kalian semua.." racau Sari
"Kenapa? Kenapa kalian tega, sama Ai..."racau nya lagi.
Vicky mengerut kan kening nya, ia menatap wajah sang istri. " Siapa yang di maksud Sari? Apa ada yang menyakiti nya?"gumamnya.
"Hiks... Salah Ai apa?.."
"Sar... Sari.." Vicky mencoba membangun kan Sari.
"Hiks... Hikss..." Sari menangis..
"Kenapa hidup ku seperti ini.." Sari terus saja mengata kan kata - kata yang tidak jelas.
Vicky beranja hendak membuka sepatu Sari, namun Sari menahan tangan nya dan menarik Vicky hingga cowok itu jatuh ke atas tubuh nya.
Vicky kaget saat merasa kan Sari memeluk nya erat. " Jangan pergi, gue butuh lo. " ujar nya.
Vicky merasa kan kemeja nya basa, cowok itu merubah posisi nya menjadi di samping gadis itu. Vicky menatap wajah Sari yabg berlinang air mata
"gue nggak akan meninggalkan lo, dan gue pastiin hal itu nggak akan pernah terjadi." ucap nya, kemudian ia mencium kening Sari.
Vicky menenang kan istri nya itu, hingga tertidur. Setelah memasti ka istri nya sudah tidur, Vicky pun melepas kan pelukan nya dan membuka sepatu Sari kemudian menyelimuti nya.
__ADS_1
"Maafin gue, karena ego gue. Lo yang jadi korban nya, tapi gue janji akan membuat lo bahagia Ai. Tujuan gue cuma buat lo bahagia." Ujarnya, mengusap kepala Sari lalu mengecup bibir istri nya sekilas.
___
"Mas udah jam 12 malam, tapi Sari sama Vicky belum juga pulang. Aku takut mereka kenapa - kenapa" kata Mia gusar kepada Izam sang suami.
"Kamu tenang aja, mereka pasti baik - baik aja. Aku percaya kalau Vicky bisa menjaga dan melindungi Sari."ujar Izam yang sebenar nya juga khawatir dengan keadaan putri nya. Tapi Izam beda dengan Mia yang tidam bisa menutupi emosi nya.
Meski pun dia terlihat tenang, tapi pikirannya sedari tadi terus saja tertuju pada putri kesayangan nya itu.
"Tapi, mas aku tetap aja nggak tenang."ujar Mia.
"Yaudah, kita telpon Vicky aja ya."Kata Izam, Mia mengangguki nya sebagai jawaban.
Baru saja ia menyalakan ponsel nya, panggilan dari Vicky pun langsung saja masuk.
"Baru saja aku ingin menghubungi nya, tapi lihat dia sudah mengubungi ku lebih dulu." ujar Izam.
Mia menoleh dan duduk di sebelah suami nya itu, suapaya dia bisa mendengar suara menantu nya itu.
"Hallo, Assalamualaikum, yah." ucap Vicky
^^^"Waalaikum salam ,nak. Ada apa? Kenapa kalian belum juga kembali?"tanya Izam.^^^
"Iya, yah. Untuk malam ini kita berencana untuk tidur di apart. Nggak apa - apa kan yah?"
^^^"*Kenapa? Memangnya, kalian dari mana?" tanya Izam.^^^
^^^"Tapi kalian baik - baik aja kan? Sari nggak ngulahkan?"tanya Izam memastikan.^^^
....
^^^"Vicky? Apa Sari bikin ulah?"^^^
"Nggak kok yah, Sari nggak ada bikin ulah. Semuanya baik - baik aja kok." jawab Vicky.
"Yaudah, yah. Aku tutup dulu ya, yah. Assalamualaikum"
^^^"Waalaikumsalam*"^^^
Izam meletak kan ponsel nya ke atas meja yang ada di hadapan nya.
"Gimana?"tanya Mia.
"Mereka nginap di Apart nya Vicky."jawab Izam
to"Kenapa nginap di sana? Kenapa mereka langsung pulang aja?"tanya Mia.
__ADS_1
"Udalah sayang, biar kan mereka menghabiskan waktu berdua. Doain aja semua nya akan kembali baik." ucap Izam menggenggam tangan istri nya.
"Kita tidur yuk, aku capek banget" kata Izam. Mia mengangguk.
___
Vicky baru selesai membersih kan diri, ia berjalan mendekati ranjang sambil menggosok rambut nya dengan handuk kecil.
"Buset, ni cewek tidurnya lasak bener." ujar Vicky, saat melihat posisi tidur Sari yang sudah tidak pada posisi awal.
Tadi setelah mengganti pakaian cewek itu, Vicky lmeninggalkan nya dengan posisi kepala berada di atas bantal. Lalu ini kenapa kaki nya yang ada di bantal, entah bagaimana cara gadis itu tidur.
Vicky kembali memperbaiki posisi tidur istrinya itu, ia sangat kesulitan karena Sari yang kembali berulah. Sekarang bukan lah sebuah racauan tapi sebuah rabahan.
Sari terus meraba - raba tubuh Vicky, "Lu jangan nyiksa gue dong, Ai." ujar Vicky yang berusaha menjauhkan tangan gadis itu dari tubuhnya.
"Ngggggg...."
"Malam ini, lu ganteng banget.."ucap Sari menatap Vicky genit.
"Baru sadar kalau gue ganteng"balas Vicky memakai kan selimut pada tubuh Sari.
"Mau kemana?"tanya Sari saat Vicky yang hendak pergi.
"Kenapa? "tanya Vicky singkat.
"Jangan pergi, disini aja sama gue."pinta Sari menarik tangan Vicky dan menyuruh cowok itu untuk berbaring di samping nya.
Vicky tidak menolak, ia menuruti semua permintaan istri nya itu. Sari tersenyum memandang wajah Vicky.
"Kenapa liatin gue kayak gitu?"tanya Vicky.
"Boleh cium nggak?"tanya Sari memperhatikan bibir Vicky.
"Hah?"
CUP
Tanpa aba - aba Sari sudah mengecup bibir Vicky singkat. Vicky Kaget, ia membulat kan mata nya.
Sementara Sari tersenyum setelah mengecup bibir Vicky.
" Jangan salahin gue, lu yang mulai duluan" ucap Vicky.
Vicky mulai mencium bibir Sari, ia mengecup bibir yang selalu menggoda nya selama ini. Sari menutup mata nya dan menerima semua perlakuan suami nya itu.
...****************...
__ADS_1
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
Terimah kasih💜