
Beberapa bulan kemudian...
Jam masih menunjukkan pukul 05.30,, tapi Vicky sudah siap dengan baju kantor nya ... pagi ini Vicky bangun lebih awal , berbeda dengan batik cantik yang berada di kamar mereka, dia masih pulas akan tidurnya .
Vicky memandangi wajah cantik istri nya , kemudian dengan lembut yang menghancup kening istri cantiknya itu
Sari membuka mata indah nya dengan pelan, tampak lah wajah suami nya yang menurutnya sangat tampan itu , Sari tersenyum dengan manis nya yang di balas Vicky dengan senyum tampan nya pula .
" Good morning Sayang ..." siapa Vicky pada istri nya yang baru saja bangun .
" Morning too..." balas Sari dengan suara khas orang yang baru bangun tidur
" Kamu mau ke mana?..." tanya Sari yang melihat suami nya sudah rapi padahal hari masih begitu pagi .
"Hari ini aku harus ikut Papa meeting , Oh iya aku juga punya sesuatu buat kamu yang ..."jelas Vicky
Deg, dada Sari mulai bergemuruh ....
Pasal nya setiap kali Vicky memanggil Sari dengan sebutan sayang lagi dan lagi hal itu dapat membuat Sari sedikit tegang Sama hal nya ketika pertama kali Vicky memanggil nya sayang .
Akh... Suami tampan nya itu tak henti-henti nya membuat Sari terkejut , meski pun Sari selalu mencoba bersikap senang mungkin di hadapan nya .
" sayang ,,,, ini ..." Vicky menunjuk kan sebuah alat tespek ... bahkan ada tiga jenis .
Dan itu sukses membuat Sari semakin terkejut ,Bagaimana Sari tidak terkejut nya, dia sendiri bahkan lupa tentang hal itu .
"Ky, ini???,..." tanya Sari menunjuk kan alat tespek tersebut.
" Iya tadi pagi-pagi sekali Bunda udah ngasih kan itu ke aku ." jawab Vicky dengan wajah tampan nya
Sebenar nya Sari sudah mewanti-wanti Bunda nya untuk tidak membelikan nya alat ini . Karena menurut nya hal ini terlalu dini , tapi sekarang mau bagaimana lagi ya kan . Mau nggak mau sari harus mencoba nya biar suami dan Bunda nya tidak kecewa.
Sari tahu kalau Vicky sangat lah mendamba seorang anak secepat nya di antara mereka , tapi Sari sebenar nya belum siap dengan hal itu . Tapi mengingat Vicky yang sebatang kara. Sari tidak bisa menolak, dia tidak ingin melihat suami nya kecewa atau pun bersedih .
Selain suami nya , Bunda dan juga mama Maya juga sangat mengingin kan seorang cucu . dan entah dari mana bunda nya mendapat kan alat itu pagi-pagi begini ...
Atau mungkin karena semalam Ia yang sempat mual-mual mangkanya Bundanya bergegas untuk membelikannya.
jadi tadi malam tuh saat mereka mengadakan makan malam bersama dengan mama Maya dan juga apa Mail. Sari sempat mual-mual, dan mama Maya dan juga bunda menganggap hal itu sebagai tanda kehamilannya.
"Gue deg-degan..."jawab Sari yang dapat tatapan tajam dari Vicky.
"Upss.. sorry ,maksudnya aku ya aku.." jelas Sari Kikuk. begitulah Sari saat dia yang sudah biasa menggunakan lo gue dan sekarang dia harus terbiasa dengan aku kamu Jika dengan suaminya .
" Udah sana mandi , Aku tunggu di bawah ya..." ke atas Vicky . berlalu keluar kamar begitu saja dan hal itu membuat sari sangat kesal.
" nggak ada gitu kecupan selamat tinggal atau apalah sebelum keluar , dasar suami labil...." gerutu Sari kesel.
Sari langsung menuju kamar mandi, dan Vicky dia langsung menuju ke bawah , di bawah dada kedua orang tuanya dan juga kedua mertuanya serta kedua sahabat istrinya ya Siapa lagi kalau bukan Manda dan Wulan.
" gimana nak?... Sarinya udah bangun ???" tanya bunda Mia kepada menantunya itu.
" Udah kok bun, dia lagi di kamar mandi ..." jawab Vicky sopan .
" harus nya tadi malam Ky, tapi ayah sama Bunda tahu kamu dan istrimu sedang bekerja keras ya kan .." sambung Ayah Izam membuat Vicky terkejut sedang kan yang lain hanya tertawa.
Tadi malam memang keluarga Vicky datang ke rumah besan nya itu, serta kebiasaan bakteri yang ikut datang untuk memberi kejutan buat Sari tapi ketika mereka akan memberikan kejutan untuk Sari, Bunda Mia dan juga Mama Maya yang tadi nya akan memanggil mereka di kamar nya mengurung kan niat nya...
Mereka mendapati kamar Vicky dan juga Sari di kunci begitu juga saat Vicky dihubungi berulang-ulang kali tak dapat jawabannya dan ya mereka tahu kalau suami istri muda itu sedang bekerja keras di kamarnya ...
Beruntung Vicky yang hampir lupa dengan hari spesial istrinya itu dibantu oleh keluarganya ... kalau tidak , sudah dipastikan istri cantiknya itu akan sangat kecewa atau bahkan ngambek berhari-hari dengannya .
Mendengar suara dari atas mereka semua segera bersiap-siap termasuk juga Mang Ujang dan juga Mbok Darmi yang sudah ikut membantu untuk menyiap kan kejutan untuk Nona muda di rumah itu.
" Kiky..." Panggil Sari saat mendapati rumah yang tampak sepi ...
" Pada ke mana sih, kok sepi banget ya ...."gue mamsari sambil mencari-cari keberadaan suami serta kedua orang tua nya . jadi Sari belum tahu kalau sahabatnya Wulan dan Manda juga ada di rumah nya .
Tak seorang pun yang Sari temui ,termasuk Mbok Darmi dan juga Mang Ujang .
Saat Sari akan melangkah menuju taman belakang tiba-tiba dia di kaget kan dengan suara letupan balon juga yang lainnya....
__ADS_1
" Happy birthday to you ... Happy birthday to you ... Happy birthday to you ....🎉🎊" nyanyian untuk orang yang sedang merayakan ulang tahun terdengar oleh Sari...
Bunda Mia membawa kan sebuah kue yang berukuran sedang beserta lilin berbentuk angka 18 tahun... ya tepat tadi malam Sari ulang tahun yang ke-18.
dengan mata yang berkaca-kaca Sari memanjatkan doa lanjut dengan meniup lilin yang sudah berada di depannya .
sehari seperti sudah tidak bisa berkata dengan apa yang dilakukan keluarganya itu ...dia sendiri lupa dengan momen bahagianya hari ini .....
setelah memeluk kedua orang tuanya dan juga kedua mertua serta kedua sahabatnya hari langsung melirik ke sekitar , tanpa ada seseorang yang melewatkan momen ini ...
dia adalah suami tampannya , Sari berpikir kalau Vicky sudah lupa dan berangkat ke kantor Papanya untuk menghadiri meeting ... tapi Bukankah papa Mail masih berada di rumah ??? Bahkan Papa main sendiri juga ikut memberinya kejutan, lalu di mana suaminya berada sekarang....
batin Sari terus bertanya-tanya , sampai lamunannya dibayarkan oleh sesosok pria tampan dengan setelan jasnya ... dia mendekat menuju ke arahnya... diikuti oleh Rian yang juga baru datang Entah dari mana mereka tadi.
Vicky jongkok di depan Sari , dia menunjukkan sebuah kotak kecil yang entah Sari sendiri belum tahu apa isinya ...
" happy birthday to you ... my wife, Thank you for being a part of My Life, hope you have the greatest birthday ever... I love you so much cari Puspita ..."
( Selamat ulang tahun untukmu istriku ... Terima kasih sudah menjadi bagian dalam hidupku, Semoga ulang tahunmu menjadi yang terhebat yang pernah ada ..aku sangat mencintaimu Sari Puspita ) ucap Vicky dengan penuh ketulusan .
membuat sari tak bisa lagi membendung air matanya untuk tetap bertahan di sudut mata indahnya ...
Sari langsung memeluk Vicky dengan erat, semua yang di sana merasa sangat terharu dengan kedua pasangan suami istri itu...
setelah melepaskan pelukannya , Vicky mencium kening Sari dengan ketulusan cintanya , dia beralih ingin mencium bibir Sari tapi dengan spontan Rian memberi deheman yang membuat mereka berdua tersenyum kikuk.
Vicky menyerahkan sebuah kota kecil kepada Sari, yang langsung dibuka oleh Sari, seketika membuat Sari kembali memeluk Vicky.
"Terima sayang..."ucap Sari pada Vicky.
"Kamu suka?"tanya Vicky pada Sari, yang di angguki oleh Sari.
"Sini, biar aku pakai kan." Pintas Vicky yang kembali dijawab Sari dengan angkutan kepala
Vicky memakaikan kalung yang terdapat bandul berbentuk huruf S dan V, Setelah itu mereka kembali berpelukan...
"Ehem,..." deheman Ryan yang kembali membuat mereka segera melepaskan pelukannya.
" Selamat ya Sar, panjang umur jadi istri yang baik dan cepat dapat momongan.." ucapan selamat dari Rian.
" sayang... anaknya Bunda, ulang tahun ya sayang, doa Bunda yang terbaik untukmu, love you ya nak..." ucap Bunda Mia memeluk erat Putri kesayangannya itu sambil mencium seluruh wajah cantik Sari.
Sari membalas pelukan Bundanya dengan berlinangan air mata, dia tidak menyangka di umurnya yang baru genap 18 tahun dia sudah berumah tangga dan tidak lagi tinggal dengan orang tuanya...
" Sar.. Happy birthday ya... sehat selalu dan selalu bahagia ya, dan kita doain lu cepat dapat momongan...." Uca Manda dan Wulan yang membuat sari langsung memeluk kedua sahabatnya itu dengan erat.
Ini pertama kalinya mereka berpelukan setelah beberapa bulan tidak bertemu... sepertinya mulai dari sekarang mereka akan sangat Jarang bertemu karena kedua sahabatnya itu memutuskan untuk kuliah sedangkan Sari tidak melanjutkan sekolahnya. Dia ingin lebih fokus untuk mengurus rumah tangganya dengan Vicky.
" Makasih ya, gue kangen banget sama Lu pada tau nggak .." balas sari dipelukan kedua sahabatnya .
" sayang... Selamat ulang tahun ya ,Jadilah istri yang baik , ingat Ayah sudah Pengen menimbang cucu ..." ucap Ayah Izam yang membuat tari kesal tapi juga senang dan memeluk sang ayah .
"Ikh... Ayah permintaan nya nggak ada yang lain apa..."balas Sari, yang di balas gelengan sama ayah Izam.
" selamat ulang tahun Sari nantinya papa ... Papa tidak akan meminta lebih selain cucu dari kamu..." kata papa Mail membuat semua orang tertawa dan juga membuat Sari malu
"Terima kasih Pah... "balas Sari dengan sopan, dan membalas pelukan papa mertua nya itu.
Kini giliran Mama Maya yang memberikan ucapan untuk menantu kesayangannya itu...
" Selamat ulang tahun sayang ... sehat selalu, Mama selalu menyayangimu , Semoga apa yang kamu inginkan terwujud ya .." Ucap nama Maya mencium Sari dan memeluknya dengan penuh kasih sayang .
hal itu cukup membuat Bunda Mia terharu, Dia sangat bersyukur putrinya itu dapat keluarga yang sangat menyayanginya ...
" Makasih ya Ma ... Sari juga sayang sama Mama." jawab Sari membalas pelukan hangat mertuanya yang baik itu .
Ehem... Tadi kenapa cuman gue yang nggak dapat pelukan dari lu ?" tanya Rian tiba-tiba membuat semua orang menatapnya, apalagi Vicky yang sudah mengeluarkan sinar laser dari matanya.
" Lu nggak takut apa sama itu..." tunjuk Sari kepada Vicky dengan arah matanya sontak membuat semua yang berada di sana tertawa melihat Vicky yang sudah menatap Ryan dengan tetapan mautnya.
" alamak.... ampun dah... kalau berurusan dengan bos gue nggak berani dah..." jawab Rian lagi-lagi membuat mereka tertawa .
__ADS_1
setelah Mbok Darmi dan Mang Ujang memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Nona mereka yang tersayang, Mereka pun kembali ke tugas masing-masing. berbeda dengan Kedua keluarga itu mereka asyik mengobrol di taman belakang.
"nak.... Apa kamu sudah memakai alatnya ?" tanya bunda Mia yang membuat Mama Maya, papa Mail , Rian ,Wulan dan juga Manda mengerutkan keningnya heran.
Sari mengangguk malu ... Bunda Mia tersenyum sedangkan Vicky dan ayah Izam penasaran dengan hasilnya... berbeda dengan keluarga sebelah Vicky yang semakin penasaran dan terheran-heran .
" Bunda boleh lihat hasilnya nggak ??" tanya bunda Mia pelan yang dijawab Sari dengan anggukan kepala .
Setelah itu Sari mengambil alat tespeknya yang tadi masih berada di dalam kamar.... Sekalian juga mengambil tasnya untuk berangkat pergi shopping atau healing dengan teman-temannya .
" Bunda ini, tapi Ai belum lihat hasilnya ... aku takut ngecewain kalian .." ucap Sari menyerahkan alat tespeknya yang sudah dibungkus dengan tisu tadi.
" tidak apa-apa sayang, kamu nggak usah takut , apapun hasilnya kita nggak akan pernah kecewa kok." jelas Bunda Mia membuat sari sedikit merasa lega .
"ini ada apa sih Mia ? apa sehari melakukan kesalahan ?"tanya Mama Maya yang tampak sedikit khawatir .
" tidak May , nanti kamu juga akan tahu sendiri ..." jawab Bunda Mia
" kalau gitu Sari berangkat dulu ya Bun, Terima kasih untuk semuanya ."Pamit Sari lalu mencium tangan kedua orang tuanya dan juga mertuanya .
setelah itu Sari dan kedua sahabatnya pun berlalu pergi, diikuti dengan Vicky dari belakangnya setelah tadi dia juga udah pamit pada kedua orang tuanya dan juga mertuanya .
" biar aku yang antar ya .." ucap Vicky membuat sari menoleh.
" nggak usah , kita bawa mobil kok. tujuannya juga berlawanan arah, nanti kamu bisa telat lagi ke kantornya ." kata Sari
" Nggak apa-apa udah ayo masuk .." jawab Vicky, masuk ke dalam mobil tanpa membukakan pintu untuk Sari terlebih dahulu, Vicky terlihat bersikap sedikit dingin kepada Sari ,, tidak tahu kenapa itu terjadi.
sebenarnya Vicky sedikit kecewa karena Sari tadi dengan polosnya langsung mengasihkan hasil tespeknya ke bunda Mia Bukannya ke suaminya terlebih dahulu . tapi mau gimana lagi risiko sih ya punya istri yang polos dan juga penurut.
Setelah itu tak ada lagi percakapan di antara mereka Selama perjalanan , bahkan suasana di dalam mobil sangatlah mencekam . membuat bulan dan juga Manda bergidik ngeri ... Sesampainya di sebuah Cafe mobil Vicky berhenti tepat di depan pintu Cafe tersebut .
" Aku turun dulu ya ..." ucap Sari menarik tangan Vicky untuk Salim tapi dia langsung berlalu begitu saja tanpa memberikan kecupan manis seperti biasanya pada suaminya itu .
Vicky yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala... Harusnya kan Vicky yang kesal kenapa malah jadi Sari yang ikut-ikutan kesal ...
Sari dan kedua sahabatnya pun masuk ke dalam Cafe tersebut.
mereka berniat akan menghabiskan sehari penuh untuk melepaskan rasa rindu yang tertahan beberapa bulan ini .
dan Vicky pun sudah memberikan hak sepenuhnya kepada Sari , katanya khusus untuk hari ini karena Sari sedang ulang tahun.
____
di tempat lain, Vicky sedang bersiap-siap untuk mengikuti meeting bersama Papanya .
dia terus tersenyum Begitu juga dengan papa mail yang tampak bersemangat karena kabar yang begitu membahagiakan tadi ...
"dih... yang senang bentar lagi jadi Daddy..." ledek Rian tapi Vicky hanya menanggapinya dengan senyuman .
"Vick, top cer juga ya ledek Rian lagi .
" Iya nggak kayak lo lembek .." jawab Vicky ngasal .
" sialan lu, gue Perkasa gini lo bilang lembek. BTW Kapan nih lu bakal kasih tahu ke sarinya ??" tanya Rian .
" nanti setelah kita selesai meeting .."jawab Vicky.
" Gue heran deh sama Sari, masa dia yang hamil orang lain duluan yang tahu ." sambung Rian lagi
" iya daripada lu yang hamil gue yang tahu ..." jawab Vicky ngelantur.
" Wuihhh... garing.." ucap Ryan membuat Vicky ketawa.
" udah nggak usah main-main,Ayo kita ke ruangan papa." Aja Vicky pada Ryan .
mereka menuju ruangan Papa mail untuk membahas apa saja yang akan menjadi bahan dalam meeting kali ini .
Ryan tak henti-hentinya terus menggoda Vicky yang akan menjadi seorang ayah . menurut Ryananak Vicky dan Sari nanti pasti akan menjadi seorang wanita yang sangat cantik Jika dia perempuan dan akan menjadi lelaki yang tampan jika dia bayi lelaki.
...************************...
__ADS_1
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
Terimah kasih💜