Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!

Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!
Curhat


__ADS_3

Sari pergi ke perpustakaan, dia duduk di meja yang biasa ia duduki. Hanya perpustakaan tempat yang selalu terlintas di benak nya jika dia sedang kacau.


Ulan dan Manda datang, Mereka duduk di sisi kanan dan kiri Sari.


"Sar, lo kenapa?" tanya Ulan


"Nggak apa - apa. Kalian kenapa malah nyusulin gue kesini? Makana nya gimana?" tanya Sari


" Nggak apa - apa gimana, Kalau nggak apa - apa terus kenapa lo pergi?" Tanya Ulan. Sari hanya diam.


"Sar, Kalau ada masalah lo bisa cerita ke kita. Jangan di pendam sendiri" kata Ulan, memegang bahu Sari


"Lo nggak sendiri Sar, lo ada kita. Kita akan selalu ada buat lo. Ingat kita ini sahabat." sambung Manda.


Sari terdiam " Gue bakal cerita kalau gue udah siap. tolong kasih gue waktu, Nggak semudah itu gue bisa cerita semuanya" kata Sari


"Lo nggak percaya sama kita?" tanya Manda


" Bukan gitu Man, Tapi..."


"Husttt... Udah gue ngerti" potong Ulan memeluk Sari, dia mencoba untuk memberi kan ketenangan pada sahabat nya itu.


Manda yang melihat Ulan dan Sari berpeluk kan, dia pun ikut memeluk mereka berdua.


Sari merasa sangat terharu dengan ke pedulian para sahabat nya pada nya.


"Makasih"ucap Sari


___


Pulang sekolah Sari menghubungi Bunda nya dan mengata kan kalau dia akan pulang terlambat. Sari sudah memutus kan untuk mencerita kan semua nya pada kedua sahabat nya, terserah mereka jika kelas akan membocor kan semuanya pada orang lain.


Mau sampai kapan Sari menyembunyikan semua nya, lagi pula Manda dan Ulan juga sudah tahu dia telah menikah dengan Vicky.


Sari dan kedua sahabat nya pergi ke kafe biasa tempat mereka nongkrong, sudah lama rasa nya sari tidak ke kafe itu.


"Eh, kak Sari audah lama nggak keliatan , kemana aja?"tanya pelayan kafe.


"Ha... Itu kemaren gue lagi banyak urusan , jadi nggak sempat kemari."jawab Sari. Ulan dan Manda hanya diam memperhati kan.


"Baiklah, kalian hari ini mau pesan apa?"Tanya pelayan.


"Kita pesan yang biasa aja, ya." sahut Ulan, dia ingin pelayan itu cepat pergi.


"Baik lah di tunggu ya kakak"Pelayan itu pergi meninggal kan meja mereka.

__ADS_1


Sari diam seolah - olah tidak terjadi apa - apa. " Sar!..."panggil Ulan.


Sari mendongak, "What?..."tanya Sari.


"Tc, ayo mulai cerita nya, ntar keburu malam dan lo nggak sempat mencerita kan semua nya."kata Ulan.


"iya bener tu Sar, lo kan sekarang udah punya suami ,jadi ntar kalau lo pulang telat dan suami lo marah Gimana? Kan kasihan lo jadi di marahin" sambung Manda.


"Kalian mau dengar yang dari mana?"tanya Sari


"Dari semua nya, "jawab kedua nya.


"Baik lah."sahut Sari.


"Pernikahan gue terjadi dari 3 bulan yang lalu, kalian pasti tahu lah sejak kapan itu di mulai iya kan?" tanya Sari dan kedua sahabat nya menggeleng.


"Masa kalian nggak tahu, kata nya sahabat masa gue berubah aja kalian nggak menyadari nya sih."kata Sari kesal.


"Udah lo nggak usah sok sok kesal,ceritain aja semua nya beres kan dan nggak usah tanyain kita karena kita nggak akan ingat lo tau sendiri otak kita cetek semua"kata Ulan.


"Ayo buruan, gue udah kepo banget ini" sambung Manda.


"Tapi kalian nggak boleh menyela cerita gue sampai gue selesai, oke." kata Sari, dan kedua sahabat nya pun menganggukkan kepalanya.


"3 bulan yang lalu ayah gue mengalami kecelakaan, dia sempat kritis karena ada pembengka kan di otak nya dan gue lupa apa itu nama nya.


Dan sebelum kecelakaan ayah pernah bercerita ke bunda kalau dia itu sangat ingin melihat gue menikah dengan anak sahabat mereka. Dan Bunda pun memaksa gue untuk melakukan hal konyol itu.


Sebelum gue bersedia menikah dengan Vicky, bunda bersikeras tidak mau membawa ayah ke Singapura. Kata nya percuma kalau keinginan ayah nya saja nggak di penuhi.


Awal nya gue nggak tau kalau orang yang mau di nikahin sama gue itu Vicky, gue juga sempat menolak nya, karena gue pikir permintaan bunda gue itu mengada - ngada dan gue juga benar - benar shok.


Malam itu setelah mendengar permintaan ayah gue sangat kacau dan stress. gue pergi dari rumah sakit buat nenangin pikiran gue. Pas tengah malam, gue lagi tidur di rumah, tiba - tiba aja mang ujang dan mbok Darmi mengatakan kalau ayah kembali drop dan kami pun bergegas pergi ke rumah sakit.


Sesampai nya di rumah sakit, Bunda memohon ke gue untuk bersedia menikah. Dan karena panik gue pun mengiya kan, gue kira iyain aja dulu. Ntar kalau operasi nya udah kelar gue bisa batalin pernikahan nya itu yang gue pikir kan.


Ehhh.. Tau - tau nya bunda udah nyiapin semua nya dan memaksa gue buat nikah pada saat itu juga. Sumpah saat itu gue benar - benar merasa tertekan banget. Gue nggak tau lagi apa yang harus gue lakukan..


Dan lebih parah nya lagi, saat gue tau calon suami gue ternyata adalah orang yang paling gue benci selama ini. Rasanya saat melihat wajah nya, gue ingin lari dan menengelam kan diri di sungai. Tapi hati gue menolak melaku kan gue kembali mengingat kesembuhan ayah.


Dan malam itu pun kami menikah dan gue rasa malam itu adalah malam terburuk yang pernah gue alami, dan gue juga berharap kalau itu hanya lah mimpi buruk. Tapi mau gimana lagi semua itu tidak bisa di elak kan lagi, gue sekarang yang ada di hadapan kalian ini adalah istri dari seorang famous sekolah Vicky Saputra."Sari menghenti kan cerita nya, ia menghapus air mata yang keluar di sudut mata nya.


Ulan beranjak dari duduknya dan mengahampiri Sari , dia memeluk erat sang sahabat dan begitu pun dengan Manda. Mereka sangat kasihan dengan nasib sahabat nya itu.


"Elo kuat banget Sar, gue nggak habis pikir dengan orang tua lo. tapi lo rela mengorban kan semua nya demi orang tua lo" ucap Ulan mengusap punggung

__ADS_1


"Kenapa nggak lo cerita sama kita sih Sar? Kenapa lo pendam sendiri?"tanya Manda.


"Gue takut kalian akan menjauhin gue." kata Sari


plak! Ulan memukul bahu Sari." Dasar bodoh, kita nggak akan melakukan itu, lo pikir kita ini apa, huh."kata Ulan.


"Apa pun masalah lo, tolong jangan di pendam sendiri Sar, cerita ke kita. "tambah Manda. Sari mengguka, dia senang karena para sahabat nya tidak membenci nya dan mereka terlihat sangat prihatin dengan nasib Sari.


Ulan melepas pelukan nya. " Terus selama kalian menikah, apa si Vicky itu pernah jahatin lo? Lo nggak di apa - apain kan?"tanya Ulan khawatir. Karena Ulan tau kalau Vicky itu selalu ngusilin Sari dan mereka itu nggak pernah akur.


Sari menggeleng. " Dia baik sama gue, malahan gue yang sering merepot kan dia." kata Sari tersenyum. Manda dan Ulan saling pandang.


"Apa lo bahagia dengan pernikahan ini?.."tanya Manda.


"Pertanyaan macam apa itu, Manda. Lo kan tau sendiri kalau Mereka itu musuh jadi menurut lo Sari bakal bahagia gitu?"tanya Ulan nggak habis pikir dengan pertanyaan yang di lontarkan Manda.


Sari tersenyum."Awal nya gue emang nggak bahagia, tapi setelah gue tau yang sebenar nya. Apa yang terjadi di masa lalu, akhir nya gue tau kalau Vicky sangat baik dan dia mencintai gue." kata Sari,


"Kebenaran apa maksud lo."kata Ulan.


"Jadi, saat Vicky lagi sibuk - sibuk mengurus persiapan hiking kemaren. Gue pergi ke rumah orang tua nya dan disana gue menemu kan surat yang menyata kan kalau bukan Vicky yang telah membuat gue di bully dulu.


Tapi Risa dan Dila lah dalang dari semuanya, mereka sengaja menfitna Vicky ke gue, biar hubungan persahabatan gue sama Vicky hancur.


Malahan Vicky membatu gue buat membersih kan nama baik gue, tapi sayang nya itu dia lakukan di belakang gue.


Saat gue pindah sekolah, dia juga sangat sedih dan bahkan dia pernah di rawat di rumah sakit karena dia terlalu merindukan gue." kata Sari mencerita kan secara singkat.


"Astaga, jadi selama ini lo salah paham sama dia. Terus, apa lo udah menyatakan perasaan lo ke dia?"tanya Ulan. Sari menggeleng.


"Lah kenapa?"tanya Ulan lagi.


"Karena gue ragu, apa dia masih mencintai gue atau tidak. Kalian kan lihat sendiri dia lagi dekat banget sama Tiara."kata Sari.


"Lebih baik lo ungkap kan secepat nya deh Sar. Lo nggak usah pikirin perasaan orang lain, yang jelas sekarang dia itu suami lo. Dia milik lo, dan jangan biarin orang lain masuk ke kehidupan kalian."kata Manda.


"Bener tu kata Manda, lo harus gercep Sar."ucap Ulan


"Iya, Makasih ya guys. Kalian udah mau dengerin cerita gue"kata Sari memeluk kedua sahabat nya.


"Jadi mereka menikah karena paksaan. Lo harus jadi milik gue Sar, gue nggak akan biarin lo dengan dia."


...****************...


Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.

__ADS_1


Terimah kasih💜*


__ADS_2