Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!

Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!
Amarah Vicky


__ADS_3

Meski pun Julian sudah lama tidak bertemu dengan Daffa, tapi dia sudah menganggap Sari sebagai Adik nya sendiri dan Julian juga selalu membantu Sari setiap ada masalah dengan kakak nya Daffa.


"Ehhh.. Kita joget yuk !" ajak Wulan


" Nggak mau gue masih capek ." jawab


" Yaelah bentaran doang ." ajak Wulan lagi


" Lo bilang sama Kak Julian deh sana."" suruh Sari


" Oke, bentar ya ." ucap Ulan bergegas menghampiri Julian .


"Sar, gue mau tanya" Manda tiba-tiba .


" Tanya aja kali, mau tanya Apaan sih lo ? tanya Sari kepada Manda .


" lu sama Jefri ada hubungan apa ?" Tanya Manda yang langsung membuat sari terkejut.


Uhhhuuuk... Uhuhhhukk... Sari yang terkejut dengan pertanyaan Manda pun langsung tersedak .


" Nih minum..." ucap Amanda mendengarkan gelas ke Sari.


" Lo apa - apaan sih Man, lucu banget deh pertanyaan lo...." jawab Sari berusaha bersikap sebiasa mungkin.


" Gue tahu, Kemaren pas lo pingsan dan di gendong sama Vicky Jepri tu ngelihat nya, kaya orang yang cemburu. Atau lebih tepat nya kayak seorang pacar yang lagi cemburu. Jadi, nggak mungkin nggak ada apa - apa kan di antara kalian??" sambung Manda.


" Gue sama Jefri itu nggak ada apa-apa kok... Ya mungkin itu Perasaan lu aja kali, lu kan tahu sendiri Jefri bagaimana sama gue." jawab Sari sombong .


" Ya beda kali Sar ... Tatapan naksir sama marah , gue lihat dari mata dan siapa itu kayak nahan amarah gitu." jelas Manda lagi, yang membuat Sari sedikit terkejut .


" Lo itu ya ngaco aja, lagian gue lihat nya dari jauh kan ? Bisa aja lu salah lihat kan , Apa lagi waktu itu kan lu juga ikutan panik saat gue pingsan," Jawab Sari yang mencoba membuat Manda agar tidak ada kesalah pahaman.


Wulan tiba - tiba muncul dengan kak Julian , setelah membujuk cukup lama, akhir nya kak Julian pun memperboleh kan mereka untuk berjoget di depan bersama yang lain, dengan syarat di temanin pegawai nya.


Sari dan Wulan segera menyeret Manda untuk maju ke depan bersama mereka, tentu dengan satu karyawan club yang di tugas kan oleh Julian untuk menjaga tiga gadis cantik itu malam . Sari Wulan, dan Manda, pun berjogan dengan erotis nya .


"Akhhh.... Ini bener - bener buat gue lupa sama si Vicky yang menyebalkan itu.. Vick benar - enar menyebalkan batin Sari.


Sari yang sudah merasa lelah, Iya kembali ke sofa dan meninggal kan kedua sahabat nya yang masih asik berjoget ria di depan. Tidak lama saat Sari pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka nya , tiba-tiba ada seseorang yang masuk dan mendorong sehari masuk ke dalam kamar mandi lalu mengunci nya .


Ketika sari tahu siapa yang mendorong nya, Sari begitu terkejut ,kenapa bisa Vicky berada di sini???...


"Lu???... Lu ngapain Di Sini ?" tanya Sari tidak percaya dengan keberadaan Vicky.


"Tc, aku yang seharus nya tanya gitu sama kamu ,ngapain kamu di tempat seperti ini ??" tanya Vicky dengan nada menekan .


"Gu.... Gueee... Main di sini. Kan tadi gue juga udah izin sama lo kan. dan lo udah ngizinin gue buat main, jadi salahnya di mana ?" jawab Sari dengan gugup.


" Main ???... Di tempat seperti ini ?? Malam-malam begini ???" tanya Vicky dengan senyum smirk nya .


" Biar aku kasih tahu, kalau cewek main di tempat beginian itu sama aja bitchh..." jelas Vicky dengan nada tinggi kepada Sari.

__ADS_1


Vicky yang sudah emosi pun mendorong tubuh Sari sampai ke tembok. dia mencium bibir Sari dengan kasar , lalu ******* nya masih dengan cara yang kasar.


Sari yang mencoba merontak, tentu saja tetap kalah dengan tenaga nya Vicky. kedua tangan Sari dipegang ke atas dengan kuat oleh Vicky , hingga membuat Vicky leluasa menciumi Sari.


Vicky yang dari tadi ******* bibir Sari dengan kasar, kemudian turun ke bagian leher. Dia mengecup dan menghisap, sengaja agar terdapat tanda merah pada leher Sari, Vicky benar-benar akan memberi Sari hukuman tapi tidak sekarang Iya bener-bener akan mengikuti istrinya ini di rumah,Anggapl ah ini sebagai teguran buat istrinya itu .


" Please Lepasin Gueeeee...." rengek Sari sambil terus menangis, dia benar-benar kaget dengan perlakuannya Vicky.


Vicky menatap Sari, pipinya yang sudah basa karena air mata Sari, Begitu juga dengan bekas kiss mark Vicky yang begitu banyak di lehernya. membuat Vicky menyudahi aktivitas nya, ada rasa bersalah pada diri Vicky tapi dia juga masih dengan rasa marah dan juga nafsu .


" Itu teguran buat kamu , kalau berani macam-macam dan tunggu hukuman yang sebenar nya di rumah nanti." ucap Vicky kepada Sari .


" Sekarang kamu harus pulang sama aku ..." sambung lagi .


Sari masih terdiam dia marah dengan perbuatan Vicky barusan, ini sudah sangat keterlaluan untuk sari


Vicky segera keluar dari planet tersebut , di susul Sari yang sudah memakai jaket Vicky untuk menutupi leher nya yang begitu banyak tanda merah karena kelakuan Vicky barusan .


Rian yang mengerti maksud Vicky segera menghampiri nya.


"Vick, lu mau pulang??" tanya Rian.


"Iya, mana kunci mobil??" tanya Vicky


Rian pun tanpa banyak tanya menyyerah kan kunci mobil kepada Vicky, dilirik nya sari yang menunduk dengan wajah sendu.


"Lu benar - benar hutang penjelasan sama gue.." sambung Rian.


___


Wulan dan Manda yang capek brjoget pun pergi ke sofa, mereka menunggu Sari yang dari tadi belum juga kelihatan.


"Ehh... Man, Sari lama banget ya ke toilet nya??" tanya Wulan.


"Iya, dari tadi belum kelihatan juga tu anak.." ucap Manda.


"Apa jangan jangan dia di kunci lagi dan pingsan di kamar mandi???" Sambung Manda lagi.


"Kita samperin aja yuuk.." ajak wulan.


Belum sempat mereka ke kamar mandi, mereka sudah di cegah oleh Rian.


"Loh Rian? Lo di sini juga??" anya Wulan.


"Iya, lo pada pasti lagi nyariin Sari kan??" tanya Rian.


"Iya, lo kok tahu?" tanya Manda.


"Barusan Sari udah pulang bareng Vicky, kayak nya dia lagi sakit deh... " ucap Rian.


"Ha?... Sari sama Vicky, kok dia nggak kasih tau kita dulu sih? Lu seriusan lihat Sari bareng Vicky?" tanya Manda yang tak percaya dengan perkataan Rian

__ADS_1


"Iya, cerita nya sangat panjang, yang penting sekarang tu Sari udah pulang dangan baik dan aman, ok."


" Yaudah kala gitu kita cabut juga yuk , Lan..." ajak Manda


"Sari nggak jadi nginap dong di rumah gue?" ucap Wulan.


"Gue aja yang nginap di rumah lu, gantiin Sari gimana??" tanya Rian cengengesan.


"Boleh tapi kita ke KUA dulu.."kata Wulan mengedip kan sebelah matanya pada Rian. Manda yang melihat nya pun hanya bisa geleng - geleng kepala.


"Hahaha..." Rian tertawa mendengar jawaban Wulan.


"Tunggu bentar ya, gue pamit sama kak Julian dulu." kata Wulan meninggal kan Manda dan Rian.


Wulan menemui Julian dan mengata kan kalau mereka sudah akan pulang. Tidak lupa Wulan mengingat kan pada Julian untuk merahasia kan kedatangan mereka pada Daffa.


___


Di mobil Sari mau pun Vicky sama-sama diam satu sama lain . Sari yang melihat pemandangan malam ke arah kaca mobil, juga Vicky yang terus menatap ke depan dengan setirnya.


"Akhhhh sial... pasti dia marah banget sama gue..." batin Vicky. melirik ke arah Sari .


"Ehemmmm... "dehem Vicky. tapi cari sama sekali tidak melirik , Kalau Sari bener-bener marah sama Vicky sekarang.


"Kita pulang ke apartemen ." ucap Vicky .


" Nggak mau, kita pulang ke rumah aja !" tolak Sari


"Nggak bisa ." kata Vicky singkat


" Kenapa nggak bisa ??"tanya Sari tak terima dengan jawaban Pria itu .


"Aku bilang ke apartemen ya apartemen. Rumah terlalu jauh dari sini, dan ini sudah terlalu larut " jawab Vicky.


Sari hanya diam memiliki apa yang di kata kan Vicky, Sebenar nya dia ingin menolak lagi seperti nya tidak ada pilihan lain. pulang ke rumah pasti akan makan waktu yang cukup lama sedangkan dia sudah sangat lelah dan ingin cepat-cepat tidur.


Dalam waktu 30 menit mereka Akhir nya sampai di gedung menjulang tinggi , cari tahu kalau itu sebuah apartemen kawasan , dan dia juga sudah pernah di bawa Vicky ke tempat ini .


" Ayo .." ucap Vicky ketika mereka sudah turun dari mobil.


Sari hanya diam dan meneliti semua perkataan Vicky , dia benar-benar tidak ingin berdebat untuk saat ini. yang ada di pikiran Sari sekarang adalah ranjang empuk milik suami nya itu .


Sesampai nya di apartemen Vicky, tari mengikuti langkah Vicky masuk. Terlihat apartemen mewah dengan ukuran yang sangat luas dan rapi , Sari duduk di sofa, dia benar-benar sudah merasa ngantuk, dan tak butuh waktu lama Sari Pun tertidur di sofa .


Vicky yang baru saja selesai mandi menghampiri Sari, dia berniat untuk menyuruh Sari membersih kan diri dan tidur di kamar. Tapi saat melihat cari yang sudah tertidur pulas di sofa membuat Kiki tersenyum. pemandangan yang begitu indah menurut nya ,meskipun tertidur dengan lelapnya tapi wajah Sari tetap terlihat cantik bahkan begitu menggoda menurut Vicky.


"Sorry.. Aku tadi benar - benar emosi... " gumam Vicky menggendong tubuh Sari kedalam kamar. Dilihat nya Sari yang sedang tertidur, dia mengelus pucuk kepala Sari dan mencim nya lalu merebahkan tubuh nya di samping Sari.


...****************...


Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.

__ADS_1


Terimah kasih💜


__ADS_2