Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!

Kenapa Harus Elo Yang Jadi Suami Gue!!!
Ada hubungan apa???


__ADS_3

Sementara itu, Vicky dan Rian sedang bermain basket, Mereka berdua mengabaikan murid - murid yang sudah memenuhi area lapangan basket tersebut.


"Ky, ntar jadi nggak kita rapatnya?"tanya Rian.


"Nggak tau, tapi ntar gue nggak bisa."balas Vicky, memasuk kan bola ke ring nya.


"Gimana sih, lo kan ketuanya. Masa lo nggak hadir."


"Mau gimana lagi, gue benar - benar nggak bisa"balas Vicky.


"Kalau, ntar malam lo sibuk nggak?"tanya Rian lagi.


"kenapa?"


"Kita ngumpul yuk, udah lama banget kita nggak nongkrong!"ajak Rian.


Vicky menghenti kan gerakan nya yang sedang mendrible bola.


"Untuk saat ini gue benar - benar nggak bisa."ucap Vicky.


"Baik lah, tapi gue banyak pertanyaan buat lo. Tapi gue nggak akan nanya sebelum lo sendiri yang menceritakan nya sama gue"kata Rian.


"Thanks."ucap Vicky menepuk bahu Rian.


Hari sudah semakin larut, Sari dan teman - teman nya sedang duduk di kafe langganan mereka.


Tadi sepulang sekolah Sari meminta izin pada suami nya, untuk pulang terlambar karena ia ingin


bermain sebentar dengan kedua sahabat nya ini.


Sementara ak jauh dari tempat sari duduk terlihat ada dua orang laki - laki yang sedang berbincang. Awal nya mereka bertiga tapi, karena teman nya yang satu sih Rafael sudah pulang, adi kini tinggal lah Vicky dan Rian duduk berdua sambil Vicky yang selalu mengawasi Sari dari ke jauhan.


Dari kejauhan Vicky melihat Sari dan kedua sahabat nya meninggal kan Cafe. Sari meninggal kan mobil nya di Cafe, mereka pergi dengan mobil nya si Ulan.


"Mau kemana mereka?...."batin Vicky penasaran.


Rian sudah tadi mengamati Vicky, dia tahu kalau pandangan Vicky tidak lepas dari Sari, hal itu semakin menambah kecurigaan pada diri Rian .


"Vick, lo kenapa? Kita pindah aja yuk !..." ajak nya pada Vicky .


"Eh..Ian, yuk cabut , pakai mobil gue aja. Tapi lo yang nyetir ya, ikutin mereka!..."jelas Vicky menyuruh Rian untuk mengikuti ketiga gadis tadi.


"Maksud lo, ngikutin Sari sama teman - teman nya?" tanya Rian tak percaya


"Udah... Cepetan !!!"jawab Vicky singkat.


Rian menuruti Apa yang diperintah kan oleh Vicky untuk mengikuti mobil nya Wulan, yang entah mereka akan menuju ke mana , tapi sungguh Rian semakin penasaran dengan apa sebenar nya Vicky sembunyi kan dari nya .

__ADS_1


" Jelasin semua nya ini ,Vick!" ucap sambil menyetir


"Udah itu nanti aja, lo kan tahu sendiri juga kok" jawab Vicky singkat.


" Maksud lo ?" tanya Rian bingung.


" Maksud gue , lo bentar lagi lu juga tahu." ucap Vicky malas


" Fine ... Kalau lo belum mau kasih tahu ke gue, berarti Lo hutang penjelasan sama gue ." jawab Ryan .


Entah kenapa Vicky males untuk menjelas kan kepada Ryan , dia ingin tahu apa yang akan di lakukan oleh istri nya itu, karena Sari tidak langsung pulang ke rumah , padahal hari sudah semakin malam .


Sementara di dalam mobil Wulan, mereka asyik menyanyi kan lagu kesukaan mereka , meski pun suara pas-pasan bahkan bisa di bilang sangat tidak enak untuk didengar ,tapi dengan pedenya mereka mengeluarkan suara yang mirip orang sedang berteriak .


Tuhan Memang adil memiliki baris yang cantik tinggi bahkan terlihat sempurna di mata kaum Adam tapi tidak dengan suara mereka ketika bernyanyi , yang bisa di katakan sangat hancur.


"Eh...Sar, lu serius kita mau ke tempat Kak Julian ?" tanya Wulan kepada Sari


" Serius dong ... Lagian kan kita juga udah lama nggak ke sana , gue udah mumet banget di rumah tau nggak ." jawab Sari .


Sekitar 1 jam , mereka sampai di sebuah klub malam . Sari membuka sabuk pengaman nya , tapi Wulan dan Manda masih duduk belum bergerak sama sekali , mereka masih sedikit ragu .


"Ayoooo... turunn..." ajak Sari pada kedua sahabatnya


" Lu serius kita mau ke sini ??..." tanya Wulan sekali lagi untuk memasti kan dengan tujuan sari,


" Ya Serius lah ... Udah sampai sini juga kurang serius apa lagi gue coba ?" tanya Sari


" Udah tenang aja ,Kalau masalah dia mah biar gue yang tanganin. Lagian dia juga nggak bakalan tahu kalau kita ke sini ." balas Sari .


Memang dulu beberapa bulan yang lalu , mereka pernah ketahuan sama sepupu nya Sari yang bernama Daffa. Pada saat itu Daffa sangat marah saat mengetahui kalau adik sepupu nya itu sedang berada di tempat yang tidak pantas untuk dikunjungi oleh mereka. pesan itu mendapat hukuman , dengan sebulan tanpa fasilitas mewah termasuk ponsel juga .


Itu baru kemarahan sepupunya Sari, mereka sudah tidak bisa menangani nya. dan bagaimana dengan kemarahan suami nya Sari yang mereka ketahui pria itu tidak punya hati dan lupa segalanya jika sedang marah.


Mereka bertiga turun dari mobil. kemudian masuk ke dalam klub tersebut . Sebelum nya mereka sudah berganti pakaian dalam mobil , tentu itu bukan lah hal yang ribet untuk mereka , Tanpa mereka sadari dari tadi ada mobil yang terus mengikuti mereka dari belakang .


"Wahhh... parah, mereka ke klub Vick. Ngapain sih mereka ke sini? cukup Badung juga rupa nya mereka." ucap Rian tidak percaya dengan apa yang dilihat oleh nya .


" Dasar gadis nakal .... Awas aja kalau berani macam-macam di dalam ." batin Vicky mengepal kan tangan nya .


" Ayo masuk "Ajak Vicky kepada Rian.


" Tunggu Vick, lu dari tadi ngikutin Sari apa mereka semua sih ? Sebenar nya ada hubungan apa sih lu sama Sari ?" tanya Rian penasaran .


" Gue udah bilang nanti lu juga tahu sendiri...." jawab Vicky yang sudah kesal melihat kelakuan istri kecil nya itu .


Mereka berdua memasuki klub yang tadi ketiga gadis cantik itu masuki . Sesampai nya di sana Mereka melihat Sari, Ulan dan Manda . Sedang mengobrol dengan seorang cowok ganteng dengan postur tubuh yang tinggi tapi sepertinya lebih dewasa dari pada Vicky dan juga Rian.

__ADS_1


Mereka duduk di sofa dan memesan minuman , mata Vicky tak lepas dari Sari, entah apa yang sedang istri nya bicara kan dengan cowok di sebelah nya itu .


"Kak Jul.." sapa Sari


"Loh dek, kok pada ke sini?" tanya Julian


"Hee... Pengen nenangin pikiran aja Kak ,Boleh ya Kak?? Jangan bilang sama Kak Daffa juga ... Please.." jelas hari kepada Julian .


"Siap...Tapi Kakak nggak tanggung jawab Lho ya kalau sampai dapat hukuman dari Daffa lagi." jelas Julian yang di anggap oleh mereka bertiga.


"Ehhh.. Ada kita berdua loh di sini , udah kayak tiang aja kita" celetuk Ulan


"Eh... iya Sorry Lan, MAN , Gimana kabar kalian ?" tanya Julian kepada Wulan dan Manda


" Kabar kita baik dong Kak " jawab mereka kompak


" Kalian kalau mau pesan bilang aja ya, Ingat nggak boleh yang berbau alkohol ..." jelas Julian.


" Siap Kak .."jawab mereka kompak


"Kalau gitu Kakak tinggal bentar ya .." Sambung Julian lagi , yang di jawab mereka dengan acungan jempol .


Meski pun Julian sudah lama tidak bertemu dengan Daffa, tapi dia sudah menganggap Sari sebagai Adik nya sendiri dan Julian juga selalu membantu Sari setiap ada masalah dengan kakak nya Daffa.


"Ehhh.. Kita joget yuk !" ajak Wulan


" Nggak mau gue masih capek ." jawab


" Yaelah bentaran doang ." ajak Wulan lagi


" Lo bilang sama Kak Julian deh sana."" suruh Sari


" Oke, bentar ya ." ucap Ulan bergegas menghampiri Julian .


"Sar, gue mau tanya" Manda tiba-tiba .


" Tanya aja kali, mau tanya Apaan sih lo ? tanya Sari kepada Manda .


" lu sama Jefri ada hubungan apa ?" Tanya Manda yang langsung membuat sari terkejut.


Uhhhuuuk... Uhuhhhukk... Sari yang terkejut dengan pertanyaan Manda pun langsung tersedak .


" Nih minum..." ucap Amanda mendengarkan gelas ke Sari.


" Lo apa - apaan sih Man, lucu banget deh pertanyaan lo...." jawab Sari berusaha bersikap sebiasa mungkin.


...****************...

__ADS_1


Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.


Terimah kasih💜


__ADS_2