Ketika Bos Dingin Jatuh Cinta (Devano Hanoraga)

Ketika Bos Dingin Jatuh Cinta (Devano Hanoraga)
Episode 50


__ADS_3

Devano menatap wanita yang datang dengan ia paruh baya itu dengan tatapan menghunus membuat siapa saja yang melihatnya bergidik ngeri.


“Lepas,” pintanya dengan nada dingin.


“Jangan terlalu kasar pada Angel, Vano. Dia seperti itu karena merindukanmu. Bukankah ini kesempatan bagi kalian untuk saling lebih dekat satu sama lain lagi? Mumpung kau ada di negara Singa ini, jadi mengapa tidak kau menghabiskan waktu dengannya, toh cepat atau lambat kalian juga akan menikah pada akhirnya,” ucap pria paruh baya itu yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Devano, ia melepaskan paksa pelukan wanita yang ternyata adalah Angel dengan paksa dan kasar, Devano melangkah menghampiri istrinya dan menggenggam erat tangannya.


“Maaf Tuan Alex, saya tak akan menikah dengan putri Anda karena saya sudah menikah dengannya. Dia adalah gadis yang sangat saya cintai dan ingin menghabiskan sisa hidup saya dengannya, jadi mulai dari sekarang jangan membahas pernikahan antara saya dan putri Anda lagi karena hal itu tak akan pernah terjadi. Jangan menjodohkan saya dengan putri Anda secara sepihak lagi, mau Anda mengatakan hal itu pada Tuan Bram sekalipun t akan merubah apa pun itu. Saya permisi, selamat malam.” Devano pergi meninggalkan Angel dan Papahnya, Alex, dengan menggandeng mesra istri kecilnya membuat Angel menghentakkan kakinya kesal.


“Awas saja kau gadis bau kencur, aku tak akan membiarkan Vano menjadi milikmu lama,” umpatnya.

__ADS_1


(ada yang ingat Angel gak yah hayo🤔. Angel yah bukan Angela. Kalau Angela rivalnya si Vivi😂)


Yesica menoleh pada Angel yang menatapnya dengan tajam padanya.


“Tak perlu kau lihat mereka, mulai sekarang kau harus hati-hati jika bertemu dengannya. Bisa saja setelah ini dia akan mencarimu cepat atau lambat di kampus untuk mengancammu. Jika hal itu terjadi abaikan dia, jangan menemuinya dan langsung pulang saat Kris sudah menjemputmu, paham,” ucap Devano.


“Tapi dia terlihat sangat menyukaimu, Mas. Apakah tak ada sedikit saja perasaan untuknya?” tanya Yesica, Devano menghentikan langkahnya.


Pameran berjalan dengan lancar, Devano selaku penyokong dana pameran tersebut pun ikut ambil bagian dalam acara tersebut. Ia tak lupa memperkenalkan Yesica sebagai istrinya pada seluruh tamu undangan yang hadir, tentu saja hal itu membuat Angel naik pitam melihatnya, apalagi saat Devano mengatakan akan mengundang seluruh tamu undangan yang hadir saat resepsi nanti, tentu membuatnya dan sang Papah kesal.

__ADS_1


*


Acara pameran berakhir sesuai dengan harapan, Devano kembali ke hotel bersama dengan istri tercintanya untuk istirahat.


Esoknya Devano membawa Yesica untuk mengelilingi negara Singapura, Devano membelikan bayak barang untuk istrinya itu. Yesica hanya bisa menerimanya saja, ia tak ingin memprotes apa yang dilakukan suaminya padanya karena itu percuma saja, Devano tak akan mendengarkannya.


“Sebagian nanti bisa kamu berikan pada sahabatmu yang bekerja dengan Lucas itu,” ucap Devano kala Yesica memprotes barang yang dibelinya terlalu bayak dan membuang banyak uang.


Beberapa hari di Singapura, hari ini mereka kembali ketanah air membuat Yesica senang karena bisa bertemu dengan sahabatnya itu. Esoknya disiang hari yang cerah, Yesica sudah janjian bertemu dengan Vivi, ia sudah mendapat izin dari suaminya untuk bertemu di rumah lama.

__ADS_1


“Bolehkah aku menginap di rumah lama?” Yesica memohon agar suaminya itu memberinya izin, ia ingin melepas rindu dengan sahabatnya itu.


__ADS_2