Ketika Bos Dingin Jatuh Cinta (Devano Hanoraga)

Ketika Bos Dingin Jatuh Cinta (Devano Hanoraga)
Episode 63


__ADS_3

Devano berjalan mendekati Angel dan membuka lakban yang menutupi bibir wanita cantik dan seksi itu. Ia menatap penuh kebencian padanya dengan amarah yang memuncak. Rasanya tangannya yang mengepal ingin sekali menghajar wajah cantik itu kalau ia tak ingat Angel adalah seorang wanita.


Chelsea berjalan menghampiri Devano yang berdiri kaku menatap Angel. Ia meletakkan kepalanya dan mengusap dada bidang Devano, tapi Devano tak bereaksi apa pun. Devano tak menolaknya ataupun mendorong Chelsea karena hal itu sudah biasa baginya, tentu saja perbuatan Chelsea membuat Angel membolakan matanya dan murka.


“Menjauh kau dari calon suamiku.” Angel memberontak seakan ingin menca*ik wajah Chelsea yang dengan berani menyentuh Devano.


“Kenapa? Kau marah karena tak bisa berbuat seperti ini padanya? Kau murka karena aku bisa dengan lebih mudahnya menyentuh pria yang kau incar sedari dulu?” tanya Chelsea dengan seringai mengejeknya, ia memperlihatkan bagaimana dirinya bisa dengan mudahnya menyentuh Devano sesuka hatinya, tentu saja Chelsea masih memiliki batasan karena hal yang ia lakukan di depan suaminya dan juga Devano adalah Bosnya sendiri didunia bawah.


Chelsea memutar badannya menghadap Angel dan menyandarkan kepalanya, ia meraih kedua tangan Devano untuk melingkar diperutnya dan Devano menurutinya. Ia tahu apa yang sedang dilakukan oleh anak buahnya itu. Devano, Kris dan Lucas sudah tahu bagaimana Chelsea menghadapi wanita seperti Angel, maka dari itu para pria itu tak pernah berkomentar apa pun dengan apa yang dilakukan oleh Chelsea.


“Kau ingin seperti ini dengannya? Apakah kau mampu melakukannya?” lagi, pertanyaan itu terlontar dari bibir Chelsea, tentu saja membuat Angel semakin murka.


“Dasar ja*ang, enyah kau dari pelukan calon suamiku. Vano hanya milikku dan hanya akan menjadi milikku seorang. Siapa pun yang berani menyentuh calon suamiku akan kuleny*pkan dari dunia ini tak terkecuali,” pekik Angel dengan wajah murkanya.

__ADS_1


Plaaakkkk...


Satu tamp*ran mendarat di pipi mulus Angel membuat wanita itu hampir tersungkur, da*rah segar mengalir dari ujung bibirnya yang seketika membengkak karena saking kencangnya tamparan Chelsea. Jangan salah, meski Chelsea seorang wanita anggun dan selalu berlaku lemah lembut dan manja, tapi ia jago bela diri dan bahkan bisa melawan seorang pria yang menjadi musuhnya.


“Kau sebut aku apa? Ja*ang?” tanyanya sambil mengelap tangannya dengan sapu tangan yang diberikan oleh Kris. “Thankyou Baby,” ucapnya mengusap wajah Kris dan mencium bibirnya sekilas i depan semua orang tak terkecuali Bram.


Chelsea kembali menghadap Angel dan mencengkeram rahang Angel sehingga membuat wanita itu kesakitan. “Jika aku ja*ang, kau bahkan lebih rendah dariku. Kau tak selevel denganku apalagi dibandingkan dengan Nona Yesica, kau tak ada apa-apanya. Aku ja*ang, tapi aku ja*ang berkelas karena mainanku kelas atas, bukan recehan seperti pria yang sering menemanimu. Priaku yang memandikanku dengan uang, bukan sepertimu yang membeli pria untuk menyenangkanmu. Jadi... sudah dapat dilihat di mana perbedaan kita oke.” Wajah Angel dihempaskan begitu saja oleh Chelsea.


Kali ini Chelsea menarik rambut Angel dengan sangat kerasnya, wanita manja itu terlihat begitu kejam saat menangani mangsanya. “Berani sekali kau menyentuh Nyonya muda kami hingga dia kehilangan calon buah hatinya yang bahkan belum diketahuinya. Kau pikir dengan membuatnya celaka Vano akan melihatmu dan menerimamu, begitu? Yang ada kau akan berakhir hanya dengan namamu saja jika sampai Nyonya muda kami sampai mengalami yang lebih dari ini,” dengan geramnya Chelsea berteriak pada Angel yang sedang memekik kesakitan sambil memegang kepalanya, Alex yang berada di kursi satu lagi hanya bisa menggelengkan kepalanya dan memekik seakan ingin mengatakan sesuatu tapi tak bisa karena bibirnya tertutup oleh lakban.


Bram yang melihat hal itu, berjalan menghampiri Alex, dan dengan kasarnya ia membuka lakban yang menutupi bibirnya hingga Alex memekik sakit.


“Kenapa? Apa yang ingin kau katakan, hm?” tanya Bram dengan wajah dinginnya, ia sudah tak bisa menahan amarahnya dan ingin menghajar seseorang kala mengingat calon cucunya gugur begitu saja sebelum mereka mengetahuinya.

__ADS_1


“Tolong ampuni putriku, Tuan Hanoraga. Demi hubungan persahabatan yang kita miliki, aku mohon padamu agar wanita itu berhenti menyiksa putriku, dia masih kecil dan mungkin saja khilaf karena terlalu mencintai putra Anda hingga membuatnya gelap mata dan mencelakai menantu Anda.” Alex memohon agar Chelsea berhenti menyiksa putrinya, tapi bukan Bram namanya jika ia menuruti perkataan orang lain selain istri tercintanya.


“Waaah, percaya diri sekali Anda yah, Tuan Alex yang terhormat yang gila hormat, jabatan dan kedudukan. Demi hubungan persahabatan? Memang, kau pikir siapa yang memiliki hubungan persahabatan dengan Anda? Anda pikir dengan adanya kerja sama antara Emerald Jewelry dan Alexander Group akan membuatku ingin memiliki hubungan persahabatan dengan Anda? Heh, mimpi disiang bolong. Bram Hanoraga, pemilik Emerald Jewelry tak pernah memiliki hubungan persahabatan ataupun kekeluargaan dengan siapa pun selain keluarga dan orangnya sendiri, tak terkecuali dengan Anda yang dari keluarga biasa saja tapi sudah berlagak sok sukses,” ucap Bram seketika membuat Alex tercengang dan kaget, hubungan yang selama ini ia anggap sebagai hubungan persahabatan, bahkan kekeluargaan ternyata dimata seorang Bram tak berarti apa-apa.


Alex menyadari sekarang jika rumor yang beredar tentang pemimpin Emerald Jewelry dari generasi ke generasi adalah selalu orang yang pantas dan juga kejam dan tak memiliki hati. Ia sekarang sadar , bahwa apa yang sudah dilakukan putrinya itu adalah sebuah petaka yang membuatnya hancur.


**********


Kak tolong ramein dong cerita baruku, masih sepi banget kayak kuburan belanda🤧🥺


Tapu baru 2bab sih😂


__ADS_1


__ADS_2