Ketika Bos Dingin Jatuh Cinta (Devano Hanoraga)

Ketika Bos Dingin Jatuh Cinta (Devano Hanoraga)
Episode 58


__ADS_3

“Tidakkah malam ini kita akan melakukan malam pertama?” tanya Chelsea dengan wajah cemberut karena Kris sudah mapan di atas tempat tidur dengan posisi telentang dan memejamkan matanya, mendengar ucapan wanita yang kini sudah sah menjadi istrinya, ia membuka matanya dan menoleh pada Chelsea yang duduk di sampingnya tidur dengan bibir yang dimanyunkan.


“Bukankah kita sudah melakukan malam pertama saat kau dalam keadaan mabuk karena patah hati pada Lucas yang sudah memiliki wanita pujaannya, apakah kau tak ingat kalau kau hampir saja dibawa oleh pria kadal buntung jika aku telat datang?” tanya Kris meminta istrinya itu untuk mengingat lagi apa yang terjadi waktu itu setelah beberapa hari pernikahan Bosnya.


“Aku tak ingat, yang aku ingat aku melakukan hal itu denganmu,” sahutnya dengan entengnya seperti tak terjadi apa pun yang mengkhawatirkan, dia tak tahu bagaimana emosinya Kris saat itu kala melihat pria yang dengan seenaknya saja ingin menyentuh wanitanya.


Kris menarik tangan Chelsea lembut dan membawanya ke dalam pelukannya. “Jika tak ingat ya sudah, lebih baik kita tidur, aku sangat lelah. Kamu tahu kan, jika pernikahan kita aku sendiri yang menyiapkannya. Malam ini beri aku istirahat, esok akan kubuat kau tak bisa berjalan karena aku memiliki dua hari untuk menyiksamu di tempat tidur,” ucapnya sudah memeluk tubuh istrinya.


Chelsea tak berkomentar lagi, ia menuruti apa yang dikatakan suaminya itu. Memang benar jika pernikahannya, Kris turun tangan sendiri untuk menyiapkannya. Meski hanya sederhana, tapi bagi Chelsea pernikahannya sangat berarti.


Chelsea memejamkan matanya, ia ikut tertidur dalam pelukan suaminya itu, aroma tubuh Kris sungguh menenangkannya membuatnya candu.


***


Dikamar lain, Devano yang sedang melakukan malam panasnya dengan istri kecilnya. Ia selalu saja tak bisa menahan has*atnya jika dekat dengan Yesica. Baginya tubuh istrinya itu sudah seperti narkoboy yang membuatnya candu dan tak bisa jauh sedikit pun. Devano berharap alau istri kecilnya itu cepat lulus dari kuliahnya, ia ingin segera menikahinya secara resmi.


Melihat Kris menyematkan cincin dijari manis Chelsea, membuat dirinya pun ingin segea menyematkan cincin pernikahannya dijari manis tangan kanan istrinya itu. Ia juga tak sabar ingin mengumumkan pernikahannya dan mengadakan resepsi besar-besaran agar semua orang tahu jika ia sudah memiliki wanita yang dicintainya.


“Va ... no ... ah ...,” racau Yesica dengan suara seksinya menikma*i permainan suaminya itu.

__ADS_1


“Mendes*hlah yang keras, suaramu sangat seksi membuatku tak ingin menyudahi permainan ini,” ucap Devano dengan suara yang parau karena ia juga merasakan hal yang sama dengan istrinya itu.


“Aku sudah tak tahan, ah,” terasa cairan yang keluar dari miliknya membuatnya mengejang nik*at, Devano menyeringai sambil masih memimpin permainan itu. Tak lama ia pun merasakan akan ada yang hendak keluar dari junior, er*ngan keras terdengar dari bibir seksi Devano, seketika ia ambruk dan memeluk tubuh polos istrinya, laharnya telah menyembur ke tempat yang seharusnya.


Devano mengusap perut istri kecilnya. “Semoga dia cepat hadir di sini,” ucapnya penuh harap.


“Berdoalah agar dia cepat hadir,” balas Yesica yang memegang tangan Devano yang mengusap perutnya.


“Apakah pria dengan dunia hitam sepertiku layak untuk berdoa? Aku tak berani meminta sesuatu padanya, mengingat aku adalah pria dengan dunia hitam yang menakutkan dan mengerikan,” ucapnya dengan suara lirih.


Yesica mengusap pipi suaminya yang ditumbuhi bulu tipis. “Entah seperti apa duniamu, tapi aku yakin kalau kau tak melakukan kejahatan, jika kau melakukannya pun, aku percaya semua itu pasti ada alasannya sehingga kau berbuat seperti itu,” ucapnya membuat hati Devano selalu saja luluh dengan ucapan lembut istri kecilnya.


“Untuk apa aku takut, kau suamiku, kau tak mungkin menyakitiku karena aku adalah istrimu,” sahutnya dengan yakin.


“Aku adalah Bos besar dari sebuah organisasi hitam, bisa disebut aku seorang Bos mafia. Kris, Lucas dan Chelsea adalah anak buahku. Tapi aku bisa menjamin kalau aku dan organisasiku tak pernah melakukan hal yang melanggar aturan negara. Organisasiku berdiri di luar negeri, tepatnya Amerika. Ana buah yang ikut bersamaku hanyalah mereka bertiga dan beberapa anak buah Kris lainnya yang bertugas melindungiku dan keluargaku dari musuh. Itulah sebabnya Emerald Jewelry yang sekarang lebih berjaya saat berada ditanganku dibanding dengan yang dulu, karena aku menjalankannya dengan tegas dan menghukum langsung mereka yang berani berbuat kotor di perusahaanku. Bagiku hukum tak berarti apa-apa karena mereka lemah dan mudah untuk dimanipulasi, apalagi jika sudah berurusan dengan uang, hukum bagai tak ada arti apa-apa bagi mereka yang berduit.” Devano memberitahu siapa dirinya pada istri kecilnya, ia tak ingin menyembunyikan apa pun dari Yesica. Yesica sempat terkejut, tapi ia percaya kalau suami tampannya itu berkata jujur.


Yesica memandang wajah suaminya itu dengan senyum yang khusus diberikan padanya. “Siapa pun kamu di luar sana. Saat bersama denganku, kau tetap suamiku yang mencintaku dan menerimaku apa adanya tanpa memandang rendah siapa aku,” ucapnya dengan tatapan mantap tanpa takut sedikit pun.


“Love you, aku berharap saat ini aku sudah memiliki hatimu dan menempatinya,” ucap Devano lembut.

__ADS_1


“Kau memang pemilik hatiku sekarang, kau suamiku, jika bukan kau lalu siapa lagi. Hatiku sudah terbuka untukmu lama,” balas Yesica seketika membuat Devano senang.


“Apa kau juga mencintaiku seperti aku mencintaimu?”


“Aku tak tahu apa itu cinta. Yang aku tahu, aku nyaman dan bahagia saat bersama dengan suamiku ini. Saat jauh darimu, aku merasa ada yang hilang, hatiku selalu menyebut namamu. Tapi saat bertemu, hatiku begitu berbunga-bunga seperti saat ini. Sentuhan yang selalu kamu berikan padaku membuatku candu dan tak mampu untukku menolaknya,” sahut Yesica dengan jujur. Ia memang sudah mulai menyukai suaminya itu, ia selalu merasa rindu pada pria yang selalu meratukan dirinya itu, saat bersama dengannya ia selalu merasa bahagia, apalagi jika bukan cinta namanya.


Devano yang bahagia mendengar pengakuan istrinya itu langsung memagut bibir ranum Yesica dengan lembut.


“Terima kasih karena kau sudah bersedia membuka hatimu untukku menempatinya. Aku tak akan mengecewakan dan menyakitimu. Setialah padaku maka aku akan membuatmu seperti ratu, jangan pernah kecewakan aku juga karena aku tak sanggup jika harus kehilanganmu,” ucapnya dengan wajah bahagia yang terpancar sangat jelas, Yesica yang melihat rona bahagia di wajah suaminya pun ikut bahagia.


“Aku janji.”


Keduanya saling berpelukan dengan perasaan bahagia dalam hati masing-masing, mereka terlelap dengan senum bahagia mengukir dibibirnya.


**********


Mampir ke sini yuk👇


__ADS_1


__ADS_2