
Tuan Alfa menatap setiap sudut kamar Lio yang beberapa bulan ini tidak ditempati oleh pemiliknya.
Air matanya mengalir mengingat semua perbuatan jahatnya terhadap putri bungsunya itu, entah kata apa yang cocok untuk dirinya sekarang.
'Kembali lah sayang, papa merindukanmu. papa janji akan merubah semuanya, papa tidak butuh harta itu lagi nak, kembali hiks.." Raung tuan Alfa memeluk erat foto Lio saat wisuda smp
Ingatannya kembali lagi saat putri kecilnya itu meminjam uang padanya karena tidak bisa membayar uang sekolah dan perlengkapan sekolah.
Flash back On
'T..tuan, apa saya boleh meminjam uang tuan, n..nanti setelah Lio punya uang akan Lio ganti tuan" Lio memohon pada tuan Alfa yang duduk di sofa
'Apa kamu pikir saya tempat meminjam uang? Sadarlah! Kamu hanya anak yang tidak di inginkan keberadaan nya" sarkas tuan Alfa menatap Lio tajam
'Saya mohon tuan hiks..seminggu lagi saya ujian, kata wali kelasnya kalau tidak dibayar nanti saya tidak bisa ikut ujian hiks..saya mohon tuan" Isak Lio memohon penuh harap pada tuan Alfa
'Apa peduli ku! Jangan ganggu aku dengan suara kotor kamu itu, sungguh memuakkan!" tuan Alfa beranjak pergi meninggalkan Lio yang menangis terngunguh di lantai
Flash back Off
'Kembali pada papa Lio, papa janji akan memberikan semua yang kamu minta" tuan Alfa menangis histeris di dalam kamar Lio
'Bahkan kamu tidur di ranjang rongsokan ini sayang, ayo kembali hiks..papa janji akan mengganti semuanya nak, papa akan memberikan semua yang kamu minta" sambungnya lagi sambil menatap setiap sudut kamat Lio
Leon yang berada di balik pintu menatap tuan Alfa prihatin, tidak dipungkiri bahwa dia juga merasa sangat bersalah pada saudara kembarnya itu, apalagi saat mengetahui bahwa pendonor ginjal miliknya adalah Lio semakin membuatnya merasa bersalah.
CEKLEK
Leon membuka pintu kamar Lio sembari menatap tuan Alfa yang sibuk memeluk foto milik Lio.
'Pah, ayo kita makan malam" ajak Leon
__ADS_1
'Papa tidak mau makan Leon, pergilah! papa masih ingin disini" tolak tuan Alfa tanpa menatap Leon
'Pah, nanti papa sakit" bujuk Leon
'Apa peduli ku Leon! lihatlah Lio pergi meninggalkan papa hiks..ini semua gara-gara papa jahat padanya, jemput dia Leon, ayo jemput Lio" pinta tuan Alfa menarik lengan Leon
'Pah, Leon akan bawa Lio pulang, jadi sekarang papa makan dulu" ucap Leon mengiyakan ucapan tuan Alfa
'Papa tidak lapar Leon, papa hanya ingin bertemu dengan putri bungsu papa" tolak tuan Alfa
'PAH!" bentak Leon tanpa sadar
'Jangan seperti ini, Leon juga merasa bersalah pada Lio bukan hanya papa saja, tapi kita butuh tenaga ekstra untuk mencari Lio" ucap Leon dengan nada rendah
Tuan Alfa menatap Leon kemudian dia tersadar akan ucapan putranya itu, seharusnya dia lebih dewasa dibandingkan Leon tetapi karena hati dan pikirannya tengah kosong makanya dia berbuat hal yang memalukan.
'Kamu benar Leon, tidak seharusnya papa bersikap kekanak-kanakan begini, baiklah papa akan makan supaya punya tenaga untuk mencari kakak mu Lio" tuan Alfa menghela nafasnya
'Asal papa tidak lupa, biar aku ingatkan pah, kami hanya beda 7 menit jadi berhentilah mengatakan dia kakak ku" ucap Leon dengan kesal
'Harusnya aku saja yang jadi kakak, dia sangat bo*doh pah! Menjaga diri saja dia tidak tau" kesal Leon padahal dalam hatinya sangat terluka
Tuan Alfa mengiyakan ucapan putranya itu, seharusnya Lio terlahir sebagai anak terakhir supaya dia tidak dikucilkan.
'Sudahlah, papa akan kerahkan semua pasukan papa untuk mencari Lio" putus tuan Alfa beranjak berdiri dan keluar dari kamar Lio di ikuti Leon
'Papa janji nak, papa janji akan memperbaiki semuanya, jadi papa mohon agar kamu segara pulang" pinta tuan Alfa dalam hatinya
Tuan Alfa dan Leon menuruni tangga menuju meja makan yang kini sudah di tunggu oleh nyonya Erika serta Aleysa.
Semenjak kepergian Lio hubungan tuan Alfa dan nyonya Erika sedikit merenggang, karena tuan Alfa sibuk mencari keberadaan Lio sedangkan nyonya Erika malah sibuk dengan bisnisnya serta teman sosialnya membuat tuan Alfa marah, bahkan mereka sering bertengkar dan berdebat.
__ADS_1
Aleysa yang melihat tuan Alfa yang sibuk mencari Lio dan mengabaikannya semakin membuatnya menanam rasa benci pada Lio, dia menganggap Lio ada sumber masalah itu makanya dia merasa senang saat mengetahui kepergian Lio, bahkan dia berdoa agar Lio tidak pernah ditemukan keberadaan nya.
Nyonya Erika memberikan makanan pada tuan Alfa yang masih merenung, sejujurnya di dalam lubuk hati nyonya Erika juga memikirkan Lio hanya saja dia terlalu gengsi, apalagi mengingat perbuatan buruknya pada Lio.
Mereka makan tanpa mengeluarkan suara, semuanya sibuk dengan pikiran masing-masing.
Setelah selesai makan tuan Alfa kembali masuk ke dalam kamar Lio, matanya menatap setiap sudut ruangan.
'Apa kamu duduk disini nak saat belajar?" tanya tuan Alfa menyentuh kursi kayu
'Apa kamu tidak kepanasan di dalam sini?" tanyanya kembali pada dirinya sendiri
'Papa minta maaf nak, pulanglah... Papa janji akan memberikan semua yang kamu minta, pulanglah nak, papa menyesal" tuan Alfa memeluk buku-buku pelajaran Lio yang berada di atas meja
'Cara menjadi anak yang berguna" guman tuan Alfa saat membaca salah satu buku yang di pegang
'Tidak nak, kamu tidak perlu membaca buku ini sayang, kamu sangat berguna, tuhann...apa yang harus aku lakukan sekarang, kumohon bawalah putriku kembali kesini hiks.. aku merindukan dia, apa dia sudah makan? Apa dia tidur dengan nyenyak?" tuan Alfa memeluk buku itu dengan hati yang terasa tercabik-cabik
'Nak, papa menyayangimu jadi papa mohon pulanglah, apa kamu marah padaku? papa janji akan berubah tapi papa mohon agar kamu pulang" Isak tuan Alfa duduk di lantai
Tuan Alfa membaringkan tubuhnya di atas lantai kamar Lio, matanya tertutup mengingat semua perlakuan buruknya pada putri kecilnya.
'aarrggghhh....DIMANA KAMU NAK! PULANGLAH PAPA MOHON!" teriak tuan Alfa di dalam kamar itu
'Papa mohon, kenapa kamu menyiksa papa begini, tidak bisakah kamu memaafkan papa nak, papa janji akan berubah hiks..ayolah papa mohon pulang kesini, papa kangen kamu" tuan Alfa terlihat kacau sekarang
Wajahnya terlihat lelah dengan semua yang terjadi sekarang, hatinya terasa kosong karena kepergian putri kecilnya.
🌻🌻🌻
Hayolohhh...tuan Alfa sudah merasa kesakitan itu karena merindukan Lio, menurut kalian author pulangkan Lio atau tidak nih?
__ADS_1
Semoga kalian suka yaa..
riri-can