KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA

KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA
Kehangatan


__ADS_3

Lio memakan makanan yang di pesan nyonya Erika dengan lahap, masakan restoran milik orang tuanya sangat enak pantas saja orang-orang menyukainya.


'Setelah selesai makan mamah pengen kalian buat periksa pembukuan ini" tunjuk nyonya Erika pada sebuah data yang ada di komputernya


'Sebentar mamah print dulu" ucapnya kembali


'Leon yang memeriksa kan mah?" tanya Lio polos


'Enak saja, lo yang periksa" balas Leon


'Sudah, kalian ini ya seperti kucing dan tikus saja, mamah putuskan biar kalian berdua yang periksa secara bersamaan, kalian bisa bertanya pada papah kalau kurang faham" ucap nyonya Erika


'Baik mah" ucap mereka bersamaan


'Dan kamu Lio, kenapa memakai pakaian seperti itu, anak gadis harus cantik, masa keluar hanya memakai kaos saja" nyonya Erika menatap penampilan Lio


'Leon tidak memperbolehkan Lio untuk mandi dan ganti baju mah" adu Lio


'Kamu ini ya Leon" nyonya Erika menatap Leon tajam sedangkan Lio menjulurkan lidahnya mengejek Leon karena nyonya Erika membelanya


'Alah dia mandi gak mandi sama saja mah, jelek seperti kerbau" balas Leon


'Mah tuh kan dia mengatai aku kerbau" rengek Lio hal itu membuat nyonya Erika tersenyum senang karena merasa Lio sudah sangat terbuka padanya


'Uang harian kamu mamah potong Leon!" putus nyonya Erika membuat Lio senang


'Terseralah mom, uang ku banyak" balas Leon tersenyum mengejek pada Lio


'Cih" kesal Lio menatap Leon


'Apa kalian sudah selesai? Pulanglah mamah pulangnya agak malam jadi makan duluan, tidak perlu menunggu mamah" terang nyonya Erika dan Lio serta Leon mengangguk mengerti


Mereka berdua pun akhirnya pulang setelah mendapatkan berkas pembukuan.


Se sampainya di rumah Lio segera mandi dan mengganti bajunya dengan memakai kaos berwarna putih.


Lio menuruni tangga dan melihat Leon yang tengah duduk dengan tuan Alfa.


'Duduklah sayang" tuan Alfa menepuk-nepuk sofa di sampingnya membuat Lio tersenyum senang


'Apa sudah mandi?" tanya tuan Alfa sambil mengelus kepala Lio


'Sudah pah" balas Lio


'Pah, tidak perlu mengelus kepalanya itu, Leon yakin dia tidak keramas" ucap Leon mengajak Lio untuk ribut


'Enak saja, aku keramas kok, memangnya kamu belum mandi" balas Lio judes


'Gue mandi gak mandi tetap handsome" ucap Leon membuat Lio menganga sedangkan tuan Alfa menggelengkan kepalanya melihat kedua anaknya yang adu mulut

__ADS_1


'Pede banget sih" ucap Lio mencebikkan bibirnya


Tuan Alfa mengajari mereka berdua memeriksa pembukaan itu sesekali Leon mengusili Lio dengan mengata-ngatainya menikah dengan pria tua hal itu membuat Lio kesal sehingga mereka kebanyakan ribut, tuan Alfa hanya diam tanpa mau mencampuri adu mulut mereka.


Malam harinya Lio duduk di meja makan dengan wajah muramnya.


'Kenapa sayang?" tanya tuan Alfa menatap Lio


'Kapan mamah pulang, Lio pengen makan bareng" ucapnya sedih


'Dih, tadi pagi mamah udah bilang akan telat pulang, lo kebanyakan bergaul sama pria tua makanya suka lupa" ucap Leon dan Lio hanya acuh


Tidak lama kemudian terlihat nyonya Erika yang pulang membuat Lio senang.


'Mah" panggilnya


'Kalian belum makan malam?" tanya nyonya Erika melihat piring mereka bertiga yang masih kosong bahkan piringnya masih terbalik


'Belum mah, kami menunggu mamah" ucap Lio


'Kan mamah udah bilang, tidak perlu menunggu mamah Karena pulang lama, yasudah ayo makan" ucap nyonya Erika ikut duduk


Mereka makan dengan lahap dan sesekali Leon yang mengajak Lio ribut .


***


'Siang darling" sapa Xavier membuat Lio tertawa karena merasa lucu


'Disini sudah malam" balas Lio sambil tertawa


'Ah iya juga, maaf darling sepertinya ucapan saudara kembar mu benar bahwa aku sudah tua" ckekeh Xavier


'Sepertinya iya" balas Lio


'Maaf darling karena tidak mengabari kamu beberapa hari ini karena aku sangat sibuk" sesal Xavier memperlihatkan wajah lelahnya


'Tidak apa-apa, aku faham jadi apa kamu sudah makan siang?" tanya Lio


'Aku tidak sempat untuk makan darling, nanti aku akan makan" Xavier menghela nafas panjangnya


'Aku merindukan mu darling" ucapnya kembali


'Benarkah? Aku juga merindukan kamu" balas Lio tersenyum manis


'Emillya uring-uringan karena kamu tidak ada di rumah" ucap Xavier


'Aku juga merindukan kak Emillya, titip salam padanya" ucap Lio


'Baiklah darling, apa kamu sudah makan malam?" tanya Xavier

__ADS_1


'Sudah, tadi bareng mamah dan papah" ucap Lio antusias membuat Xavier tersenyum senang di ujung sana


'Syukurlah darling, Minggu depan aku akan kesana jadi siap-siap bawa aku jalan-jalan disana" kekeh Xavier


'Baiklah sayang, aku akan membawa kamu untuk jalan-jalan" ucap Lio


'Katakan sekali lagi darling" pinta Xavier tersenyum senang


'Yanga mana? Apa kata sayang?" tanya Lio menggoda Xavier


'Kamu membuatku gemas darling, tunggu saja di sana, saat kita bertemu kamu tidak akan bisa bernafas" goda Xavier membuat Lio bersemu malu


'Dasar mesum" balas Lio


'Aku mesum hanya pada istri dan calon ibu anak-anak ku" ucap Xavier tersenyum menggoda


'Dasar menyebalkan, aku belum jadi istri kamu" ejek Lio


'Apa kamu menolak ku darling?"  tanya Xavier memicingkan matanya


'Apa aku bisa menolak kamu?" Lio balik bertanya


'Tentu saja tidak bisa" Xavier tertawa kuat membuat Lio ikut tersenyum senang melihat Xavier yang bahagia


'Aku tahu itu tuan pemaksa" Lio menatap Xavier penuh kerinduan


'Tunggu aku darling, jangan menatap pria mana pun, termasuk teman pria mu itu" ucap Xavier sedikit kesal


'Baiklah pria pencemburu, aku tidak akan terlalu dekat dengan Arion" ucap Lio mematuhi perkataan Xavier


'Itu baru calon istriku" kekeh Xavier


Mereka berdua bertelepon cukup lama hingga Xavier memutuskan mengakhiri panggilan karena tempat tinggal Lio sudah sangat malam, dia tidak mau terjadi sesuatu pada Lio.


Lio pun akhirnya tertidur karena mengantuk.


Pagi harinya Lio memakai seragam sekolah nya, hari ini hari Senin dan akan ada acara upacara bendera membuatnya harus berangkat lebih cepat.


🌻🌻🌻


Author meminta maaf karena tidak update selama 3 harian ini, author berharap kalian memaafkan author yang lebay ini, awas saja jika tidak memaafkan author teror kalian yaa...


Wkwkwk..abaikan author, author memang gak jelas guys, semoga kalian suka ya dengan chapter yang author buat ini.


Dan sekali lagi author meminta maaf kepada semuanya besok sudah IdulFitri jadi sebagai sesama muslim kita harus saling maaf-maafan, terima kasih kepada seluruh pembaca yang sudah mau membaca novel gaje author ini, apabila tidak ada kalian maka novel author ini tidak akan sempurna, selamat idul Fitri kepada semuanya mohon maaf lahir dan batin.


Love you untuk kalian semuanya.


riri-can

__ADS_1


__ADS_2